
Meninggalkan Gong Qing dan Shu Qi,di sungai dengan kebahagiaan mereka....
Zhu Xian sendiri kini berada di suatu kota kecil wilayah timur benua tengah.
Kota Dong, adalah sebuah kota kecil dengan lingkungan kejam,, dimana kota itu adalah salah satu tempat perbudakan dengan kehidupan yang cukup sulit bagi siapapun.
Kota Dong sendiri,di pimpin oleh walikota kejam,, yang mendukung perbudakan di kotanya sendiri,dengan dukungan dari berbagai sekte aliran hitam.
Semua warga kota tak mendengar kabar ttg Kekaisaran Hong yang sudah di hapuskan, ataupun peperangan yang terjadi di kota HuYan.
Mereka sibuk dengan perbudakan dan kejahatan yang mereka lakukan.
Zhu Xian yang sebagai orang asing bagi penduduk kota Dong, langsung menjadi pusat perhatian semua warga yang melihat kedatanganya semenjak memasuki gerbang kota Dong.
"Tuan muda?? apakah tuan muda ingin mencari budak budak cantik?? "
"Benar tuan muda!! Kami memiliki budak budak wanita yang sangat cantik cantik,yang akan membuat tuan muda puas jika tuan muda membeli dari kami"
Zhu Xian langsung di pepet oleh orang orang dan menawarkan budak budak mereka.
"Apa kalian yakin? budak budak kalian akan bisa memuaskanku?? " Zhu Xian yang risih, oleh semua orang yang mencecar dirinya dengan penawaran,, akhirnya mencoba mengikuti kemauan salah satu dari mereka.
"Tentu saja, tuan muda.... mari ikuti kami" ajak dua orang dari mereka lalu mengarahkan jalan pada Zhu Xian .
Zhu Xian di arahkan pada sebuah pintu yang mengarah ke bawah tanah,lalu memasukinya.
Berjalan beberapa puluh meter,, Zhu Xian langsung di suguhi pemandangan yang membuat siapapun miris... dimana ratusan wanita dari berbagai usia berada di dalam kerangkeng penjara dengan keadaan bermacam macam.
Semakin kedalam,, ruangan itu makin luas,, juga terdapat makin banyak budak namun dalam keadaan yang lebih baik dari sebelumnya.
"Silahkan tuan muda melihat lihat dan memilih siapapun dari mereka semua" tutur si penjual budak lalu sedikit menjauh dari Zhu Xian agar dia bisa dengan bebas memilih.
Zhu Xian berjalan mengelilingi ruangan yang penuh dengan wanita yang berada di dalam kerangkeng penjara.
Dengan tenang,, dia menatap satu persatu setiap wajah dari wanita wanita itu,dan berhenti di salah satu kerangkeng.
Baik Zhu Xian maupun wanita yang berada di balik jeruji itu,, keduanya saling tatap.
Zhu Xian dengan sikap tenang nya menatap biasa pada wanita yang saat ini sedang duduk dengan bola mata yang tajam mengarah padanya.
"Nona?? apa kau ingin menjadi budak ku? " tanya Zhu Xian pada wanita yang masih menatap nya.
"tidak!! " wanita itu menjawab singkat.
"Kenapa?? "
"tidak apa apa" wanita itu kembali berucap singkat pada Zhu Xian.
"Bagaimana kalau aku membebaskanmu?? " kali ini Zhu Xian menawarkan hal yang lain pada si wanita.
"Haaahh..... " Wanita itu membuang nafas lalu bersikap malas mendekati Zhu Xian, dari balik jeruji besi.
Kedua tangan wanita itu memegang jeruji besi lalu berkata.
"Tuan muda tampan!! siapapun kamu,,, jika kau benar benar ingin membebaskan ku? aku takan menolak! tapi jangan berharap aku akan menjadi budak mu" ucap si wanita.
Zhu Xian tersenyum mendengar ucapan wanita yang ada di hadapanya saat ini.
"apa kau hanya ingin tubuh ku??"
"Jika tuan muda hanya menginginkan tubuhku,, aku tidak keberatan!!tapi jangan menjadikan ku seorang budak setelah tuan muda membebaskan ku dari perbudakan!! " wanita itu pun kembali duduk di tempat semula dan tak lagi perduli dengan Zhu Xian.
"Senior?? " Zhu Xian memanggil si penjual, dan segera dia mendekat pada Zhu Xian.
"aku ingin membeli budak ini" ucap Zhu Xian, dan si wanita langsung kembali menoleh pada Zhu Xian.
__ADS_1
"Sintinggg.... kau belum mengatakan apapun dan langsung menawarku,?? " wanita itu sedikit marah dengan tindakan Zhu Xian.
"Nona?? siapapun kamu?! di sini bukan lagi tempat untuk sebuah kehormatan dan harga diri,, tapi tempat ini adalah tempat penawar tertinggi"
"Jangan lupa!!! di sini kau hanya barang dagangan, Nona" Kini giliran Zhu Xian yang menunjukkan sikap tegasnya pada si wanita.
"Senior?? Siapa nama dari barang dagangan yang satu ini?? " Tanya Zhu Xian pada si penjual budak.
"Namanya, Xin Fei Ling Tuan muda"jawab si penjual budak.
"Xin....???? "Zhu Xian kembali mengulang nama wanita yang berada di depanya.
" Benar tuan muda,, nama gadis ini adalah Xin Fe Ling"
"Aizzzsss,,,,, barang dagangan ini mengingatkanku pada seseorang"
"Apa maksudmu, bajingan sialan?? " Xin Fei Ling membentak Zhu Xian. dia sangat marah,, beberapa kali di bilang barang dagangan oleh Zhu Xian.
"Baiklah senior,, aku akan membeli budak ini"
"Ah... baiklah tuan muda,, mari kita menemui tuan besar!! " Zhu Xian pun di arahkan untuk menyelesaikan pembayaran pada si tuan besar.
Setelah selesai dengan transaksi,,, Xin Fei Ling di keluarkan dari Jeruji kerangkeng.
"Tuan muda? apa kami harus memasang segel jiwa pada budak anda ini?? " tutur Si penjual menawarkan.
"Tidak perlu!! "
"Dan Nona??? apa aku memang harus memasang segel jiwa padamu?? " Zhu Xian menanyakan hal yang sama pada Xin Fei Ling.
Xin Fei Ling tercekat tak bisa berkata, dan hanya menggeleng kepala pelan.
"Kalau tidak ada hal lain?? aku pergi sekarang senior??! " Zhu Xian pun keluar dari tempat budak bersama Xin Fei Ling yang berada di sampingnya.
Di luar,, Zhu Xian menuju kedai makan dan memesan makanan untuk dirinya dan juga Xin Fei Ling.
"Harganya, 25rb keping emas!! jika kalian ingin membawanya?!! " Zhu Xian dari meja pesanan berkata dengan lantang, yang dapat di dengar oleh semua pengunjung.
Sekelompok pemuda yang sadar suara teriakan itu di tujukan pada mereka lalu menoleh ke arah Zhu Xian.
"Apa katamu?? " ucap salah satu pemuda dari mereka.
"Harga wanita yang saat ini kalian goda itu adalah 25rb keping emas!! apa kurang jelas?? " Zhu Xian kembali menegaskan sambil membawa nampan berisi makanan menuju ke meja Xin Fei Ling.
Zhu Xian meletakan nampan berisi pesanan makanan ke meja, lalu menyuruh Xin Fei Ling untuk memakanya terlebih dahulu,, sementara Zhu Xian berhadapan badan dengan tujuh pemuda yang menggoda Xin Fei Ling.
"Bagaiman??? apa kalian mau membelinya??? "
"Karna gadis ini sudah makan!! sekarang harganya naik jadi 30rb keping emas" Zhu Xian dengan santainya bersikap seperti penjual budal.
"bangsat!!! apa kau sedang mempermainkan kami bertujuh?? " salah satu dari mereka, marah dengan sikap Zhu Xian.
"Kalian tak perlu berfikir terlalu jauh!! jika kalian menginginkanya?kalian cukup membayarnya saja!!?"lanjut Zhu Xian.
" Tidak mungkin,, seorang budak memiliki harga setinggi itu, jika kau tak sengaja mempernainkan kami sialan!! "
"Kalau kalian tidak sanggup membayar??! maka pergilah dari meja kami!! " Zhu Xian mengusir ketujuh pemuda itu lalu mengambil tempat duduknya.
Wheesssss.......
Trankkkk............
Salah satu dari mereka,, tiba tiba menyerang Zhu Xian yang baru hendak mengambil duduknya dengan sabetan pedang.
Zhu Xian dengan santainya, menyentil pedang yang hampir sampai di lehernya dan langsung patah.
__ADS_1
"yang kalian inginkan ternyata hanya kematian, ternyata....??! "
"yaaahhhh,,,,,kalo memang seperti itu,,,,matilah saja kalian!!!""
Sretttt.......
slaassssshhhhhh....
Slaasshhhh.......
Tanpa bergerak dan mengeser tubuhnya sedikitpun,,, Zhu Xian memisahkan tujuh kepala dari badan sekaligus.
Darah dari ketujuh leher, menyiprat kemanapun, tak terkecuali pada makanan yang sedang di nikmati oleh Xin Fei Ling, yang sedari tadi tak perduli dengan pertikaian antar lelaki yang memperebutkanya.
"Hueekkk.... huekkk.. " Xin Fei Ling yang baru sadar,ketujuh pemuda yang ada di hadapannya ternyata sudah tak berkepala,dan makananya terkena banyak cipratan darah dari mereka, langsung mual dan muntah muntah.
Tak terfikir, bahwa pemuda yang telah membelinya, akan berbuat sejauh itu.
"Nona??Apa kau menikmati makananmu?? " tanya Zhu Xian dan di balas dengan tatapan tajam oleh Xin Fei Ling.
"Kenapa kau harus membunuh mereka di saat aku sedang makan, Tuan muda sialan?? "
"apa kau tak bisa menunggu sampai aku menghabiskan makananku?? "
"Sekarang lihat!!! lihat apa yang sudah kau lakukan padaku?? "
"kau membuatku mengeluarkan semua yang sudah aku makan tadi!? "
"Sial,,,, dasar tuan muda sialan" Xin Fei Ling tak berhenti mengumpati Zhu Xian.,, hingga Zhu Xian pun tak bisa lagi menerima cacian dari Xin Fei Ling.
"Krekkkk...... " Zhu Xian langsung mencekik leher Xin Fei Ling.
"Apa kau menganggapku seperti lelaki yang banyak kau temui di semua tempat??? "
"Apa kau bisa seenaknya berkata, hanya karna menganggap bahwa dirimu cantik?? "
"Dan apakah kau percaya?? jika bukan karna Marga 'Xin' aku sudah memenggal kepalamu dari tempat budak tadi?? "
"Di hadapanku!! Jangan menganggap dirimu layak!!! Namun jika saat ini kau ingin kematianmu di segerakan?? aku akan dengan senang hati membunuhmu, barang dagangan!! " Zhu Xian tak memgendurkan cengkraman pada leher Xin Fei Ling,,, wajah wanita itu mulai memucat dan tubuhnya melemah karna cekikan Zhu Xian.
Xin Fei Ling takan menduga, jika pemuda tampan yang membebaskanya akan berlaku sangat kejam pada dirinya, yang padahal selama ini,, semua lelaki akan menuruti apapun yang dia katakan, hanya karna ingin mendapatkan kecantikanya.
Zhu Xian yang selesai memberikan pelajaran pada Xin Fei Ling, langsung melemparkan tubuh wanita cantik itu...
Bruaaakkk..........
Tubuh Xin Fei Ling, membentur meja dan kursi, hingga hancur.
"Geuukkkhhhh.... " Setelah sebelumnya, Xin Fei Ling muntah muntah,, kini dia muntah darah karena perkataan yang sendiri pada Zhu Xian.
Tatapan Wanita cantik itu, kini terkesan takut pada Zhu Xian, setelah tau bagaimana pemuda tampan itu memperlakukan wanita yang bahkan secantik dirinya.
"Pergilah!!! mungkin kau memang selamanya pantas menjadi seorang budak!!! "
"kecuali,jika kau ingin memperbaiki diri,, maka pergilah ke kota HuYan,dan temuilah Xin Fei Yin!!! "
Whooooosssssssss.............
Zhu Xian menghilang dari pandangan semua orang.
Meninggalkan Xin Fei Ling dengan wajah sangat terkejut, atas ucapan terakhir Zhu Xian.
Xin Fei Ling mengingat ingat nama yang di sebutkan oleh Zhu Xian...
"Xin Fei Yin...??? " Gumam Xin Fei Ling, yang tiba tiba, air matanya jatuh,pada wajah cantiknya.
__ADS_1
.....................................