
"Ini adalah hal terakhir yang akan aku katakan pada kalian semua?!! "
"Bertempur lah untuk tujuan kalian!!! matilah dengan terhormat bersama tujuan itu!!! "
"jika ada kemenengan??? biarkan semua orang sesudah kalian,merasakan hal itu dengan perayaan,untuk mengingat bagaimana kalian berjuang" Zhu Xian mengirim pesan jiwa pada semua pasukan yang berada di pihaknya, yg saat ini mereka semua tengah melesat untuk menggempur pasukan musuh.
Apa yang di ucapkan Zhu Xian, adalah sebuah pesan jiwa yang mampu membakar semangat semua pasukan.
"Matiiiiii...........!!!!!!!! "
DEMMMMMM...............
BOMMMMMMM.... BOOMMMMM...
Tak dapat terkatakan,,, betapa dahsyat dampak dari pertempuran besar di kota HuYan saat ini,setiap dentuman memberikan efek ledakan dan melemparkan banyak pasukan dari kedua pihak ke udara.
Pasukan IZAJIL menggila di medan tempur, dengan memanfaatkan jurus kabut iblis mereka,,, pasukan musuh langsung berjatuhan dengan kepala terpisah ketika tubuh mereka terselimuti kabut hitam,, yang tak lain kabut hitam itu adalah masing masing dari pasukan IZAJIL sendiri.
Pasukan dari kelompok Bunga iblis,,, dengan ke ahlian mereka yang merupakan mata mata handal,dengan jurus menyelinap mereka sangat sulit untuk terlihat,,, hingga ketika musuh akan membabad salah satu dari mereka,,,senjata mereka dengan tidak sengaja megenai teman mereka sendiri.
Pasukan lawan benar benar menjadi mainan bagi pasukan Bunga Iblis dan IZAJIL.
Di posisi lain,,, Komandan Liu, Putri Xin bersama delapan Jendral dan satu juataan pasukannya memborbardir lawan.
Kelihaian putri Xin menggunakan pedang Naga Air,tak bisa di bendung pasukan lawan,, setiap ayunan pedangnya, akan menciptakan air bah,lalu merubah diri menjadi Naga sebelum menerjang ratusan musuhnya.
Komandan Liu sendiri,, dengan keahlian tombak dan pedang,,,memanfaatkan situasi setiap kali putri Xin mengeluarkan jurus pedangnya.
Komandan Liu menjadi eksekutor akhir bagi setiap serangan yang di lakukan putri Xin.
"Pedang Naga perak.... "
"amukan seribu Naga.... "
whioooooooossssss..........
Zhu Xian melempar jauh pedang Naga perak, ke tengah pasukan musuh.
Pedang Naga perak melesat dan berputar sangat cepat menerjang semua tubuh pasukan musuh yang menghalangi lajunya.
Grooooaaaaaaaarrrrrrhhhhh......
BAAMMMMMM..... BAMMMM....
Saat pedang Naga perak sampai di tengah tengah ratusan juta musuh,,, pedang Naga merubah diri ke wujudnya dan langsung mengobrak abrik barisan pasukan.
BOOOMMMMMMMMM........
Tak hanya satu,,, Naga menduplikat diri menjadi ribuan serta langsung menyebar ke segala arah dan posisi dari pasukan yang di pimpin He Long.
"Serang Naga Naga itu!!!! " He Long sekrang memfokuskan serangan dari para Naga,, yang menurutnya sangat merugikan semua pasukan.
Whoooossssss.........
"Pemuda keparat!!!!! " He Long tak lagi bisa menunggu melihat pasukanya di bombardir oleh Seribu Naga Zhu Xian.
Dia langsung melesat terbang, menyerang Zhu Xian yang tengah membantai pasukanya dari udara.
Dengan ranah Bintang Jendral tahap menengah,,, He Long merasa yakin,diri nya akan mampu dan dengan mudah bisa menaklukan pemuda yang menjadi buronan benua tengah.
BOMMMM.........
He long menembakan serangan energi pedang tepat mengenai tubuh Zhu Xian... Zhu Xian yang mendapat sernagan itu tak bergeming.
"Ayah,,, aku akan menggunakan pedang pemberianmu untuk yang terakhir kali"
Whoooosssss.............
Dengan pedang kecil yang sudah tumpul,di tangan,,, Zhu Xian melesat untuk menyambut pertarunganya dgn He long.
Trang.....
trang.....
trang..........
"Perisai Naga"
BOMMMMM.........
He Long selamat dari serangan energi yang di layangkan Zhu Xian,, menggunakan pusaka Zirah Naga Hitam.
"Tidak semudah itu, pemuda keparat!!! " He Long kembali memberikan serangan, pada Zhu Xian.
Zhu Xian cukup terkejut dengan ke ahlian yang di miliki oleh patriak sekte Naga hitam pusat itu.
Zhu Xian harus mengakui, ke ahlian pedang patriak Hel Long,,,dengan kecakapan permainan pedangnya, He Long berhasil membuat Zhu Xian bertahan, dan mempersempit serangan.
__ADS_1
tcah........
Zhu Xian menundukan kepala,, saat pedang He long memgarah pada lehernya.
Dengan kakinya,,, Zhu Xian menendang He Long,,, namun masih dapat di halau dengan belah pedangnya.
"Langkah Naga" srapppppp........
Zhu Xian mempercepat gerakan langkahnya, untuk menipu mata He Long.
"Hah..... kau pikir itu akan cukup??? " ucap He Long.
"Tekanan Naga"
BLAAAAARRRRRRRR............
Siapa sangka??? He Long menggunakan Jurus berikutnya,agar dapat menekan kecepatanya.
"Sial.... " umpat Zhu Xian yang ternyata,,, He Long memiliki anti dari jurus langkah Naganya.
"Raungan Sang Naga" Zhu Xian bersalto ke atas lalu.....
Rooooooaaaaaaarrrrrrr..........
BAMMMMMM............
Dengan jurus raungan Naga nya,,, Zhu Xian berhasil melempar He Long.
Zhu Xian segera melesat ke arah tubuh He Long,dan tak memberikan kesempatan baginya untuk bersiap.
BOOOOMMMMMM.........
Zhu Xian memukul He Long tepat di perut, dan kembali mengirimkan tubunya yang kali ini jatuh ke tanah.
"Marilah keparatttt.....!!!!! " Zhu Xian mengarahkan tangan ke salah satu Naga yang tengah mengobrak abrik pasukan.
Naga itu melesat merubah diri menjadi pedang, yang langsung tergenggam di tangan Zhu Xian, sembari meluncur ke arah bawah, tempat He Long terjatuh.
"Formasi Naga Hitam" He Long,,, yang masih bisa berdiri tegap meski terkena serangan serangan Zhu Xian,,, masih cukup kuat berkat Zirah Naganya.
Kali ini,,mata He Long yang melihat sebuah pedang besar di tangan Zhu Xian,, segera membentuk formasi Naga Hitam.
Di mana,,, formasi itu akan menguras banyak energinya,,, bahkan menurunkan kultivasinya.
Ggrrraaaaaaaahhhhhhhhhhh.........
Se ekor Naga hitam rakasasa, meraung dan membuka rahangnya, menyambut Zhu Xian.
"Hyaaaaaaaaaaa.................. "
Pedang Naga perak menembakkan kekuatan energi yang sangat luar biasa dahsyat,,, dan tepat mengenai mulut Naga hitam hingga menembus melalui tenggorokannya.
BOOOOOOOOOOMMMMMMMMM....
Seketika,,, Naga hitam meledak terkena serangan pedang Naga perak Zhu Xian.
Dampak ledakan Naga hitam, juga membunuh ribuan pasukan He Long seketika.
He Long yang mendapat serangan dahsyat dari Zhu Xian,,, akhirnya harus mengakui kekuatan pemuda kejam trsbt.
He long tak berdaya dan terluka parah, akibat serangan Zhu Xian.
Zhu Xian menginjakkan kakinya di tanah,,, lalu mendekat menghampiri He Long.
Semua pasukan He Long,,, ketakutan melihat pemuda yang dapat mengalahkan pimpinan mereka.
Mereka termundur, mengikuti setiap langkah Zhu Xian yang mendekat pada He Long,, meski mereka mengacungkan senjata pada Zhu Xian.
whoooossssss...........
Zhu Xian merasa risih dengan semua pasukan musuh yang mengelilinginya, namun ragu untuk menyerangnya,,,dengan segera, Zhu Xian melemparkan kembali pedang Naga perak.
Duar..... Duar.... Duarrr........
dalam sekejap,,, puluhan pasukan tewas tertebas pedang Naga perak, yang terus terusan berputar ke arah manapun.
"Krekkkkk....... "
"Khekkkk,,, ahkkkk.... ahkkkk" He Long meronta ronta berusah melawan, saat Zhu Xian kini mencekik lehernya.
"Jadi kau??? kau yang menjadi otak dari semua nya??? " Zhu Xian tak mengendurkan cengkramanya pada leher He Long.
Zeepppppp............
Seperti sebelum sebelumnya,,,, Zhu Xian menyerap ingatan musuh untuk kepentinganya.
"arrgghhhh" He long menjerit,, dia merasa kesakitan saat ingatanya di serap Zhu Xian.
__ADS_1
"Lepaskan aku Bangsatttt!!! "
"Arrrggghhhhhh"
"Jeritan mu, seperti bocah" Ucap Zhu Xian.
BOMM.....
Dengan keji,,, Zhu Xian menghancurkan Dantian He Long, lalu membawa He Long melesat terbang ke arah kota HuYan.
"Kalian?! ikat dia!!! dan awasi dia!! " Zhu Xian melempar tubuh He Long,, di kedai tempat biasa dia sarapan dan minum teh.
Lalu kembali terbang di ketinggian melihat pertempuran yang belum usai.
"Tanpa He Long,,, kalian masih tidak mengendurkan serangan"Zhu Xian sedikit memuji mental lawan, yg meski tnpa orang yng memimpin,,, mereka tak menurunkan semangat tempur mereka.
" Warga HuYan???? "
"Jika kalian masih ingin bertempur??!"ucap Zhu Xian kepada warga kota HuYan, yang terlihat tak sabar dari balik gerbang kota.
" Hu.... Hu..... Hu..... "Semua warga berteriak semangat menanggapi ucapan Zhu Xian.
" Buka pintu gerbang sekarang!!! dan bertempurlah untuk ke hormatan kota HuYan!!! "teriak Zhu Xian lalu di ikuti dengan aksi warga kota HuYan mendobrak paksa gerbang kota.
Mereka akhirnya masuk ke medan peperangan bersama pasukan Zhu Xian lainya.
Pertemperan di kota HuYan, berlangsung selama empat hari tanpa henti.
Warga Kota HuYan, yang sebagian perempuan terlihat hilir mudik memapah setiap orang dari pihaknya yang terluka, dan langsung mendapat perawatan.
Naas bagi pasukan musuh,yang memiliki nasib tak sebaik pasukan Zhu Xian.
Mereka hanya bisa menerima kematian tanpa perlakuan seperti pasukan Zhu Xian.
Seribu Naga perak menyatu kembali pada pedang naga perak..
Setelah Zhu Xian merasa yakin,,, pasukanya akan mampu membereskan sisa sisa dari pasukan musuh yang masih melawan.
Zhu Xian mengarahkan matanya ke semua area pertempuran,yang kini hanya terlihat mayat yang bergeletak menutupi padang rumput yang sangat luas.
Tanah berbau anyir dan lengket saat terinjak karna genangan darah,,, tak ada lagi terlihat rumput atau tanah hitam.
Semua berubah menjadi genangan darah bersama tumpukan mayat.
Zhu Xian mengarahkan matanya pada satu jasad wanita yang tergelak di antara jutaan mayat lainya.
Dia mendekati mayat wanita yang mengenakan seragam sekte bunga persik, dengan sebuah tombak dan panah yang masih menancap di dada, perut dan rusuknya, serta luka sayatan pedang di bagian tubuh lainya.
Zhu Xian pun menatap lembut wajah ayu tak bernyawa itu,, kemudian mengusap darah yang mulai mengering di pipinya,,,Zhu Xian tersenyum lembut, tanpa ada raut haru atau penyesalan.
"Kau berhasil membuktikan diri, bahwa kau adalah wanita terhormat"
"............ Xiao Ru" Zhu Xian tak berhenti mengusap pipi Xiao Ru, kemudian membelai rambut dan merapikan nya.
Dari jauh,,, Putri Xin melihat apa yang di lakukan oleh Zhu Xian.
Putri Xin mengira ngira,, tentang wanita yang kini berada di paha Zhu Xian dengan posisi terpapah namun sudah tak bernyawa.
"wanita yang berada di pangkuan tuan Muda Xian itu, adalah saudari kami Tuan Putri Xin" Shu Qi,,, yang melihat Putri Xin termangu menatap Zhu Xian yang tengah memangku Xiao Ru menyampaikan identitas wanita yang tak lagi hidup itu.
"Namanya Xiao Ru"
"Namun dia memilih keluar dari sekte kami,dan bergabung dengan sekte bunga persik, untuk bertambah kuat"
"Itu semua Xiao Ru lakukan demi satu orang"
"Dan siapa orang itu??? mungkin Tuan Putri tau" tutur Shu Qi, kemudian berlalu setelah menyampaikan identitas Xiao Ru.
"Xiao Ru" gumam Putri Xin, yang masih menatap Ke arah Zhu Xian, dengan pedang bergetar di tanganya, karna emosi nya sebagai wanita tersentuh sangat dalam.
Zhu Xian,yang masih tak menyadari Putri Xin memperhatikan sikapnya, mengangkat tubuh Xiao Ru dan memapah di kedua tanganya.
Whoooooosssssssssss................
Zhu Xian membawa terbang Xiao Ru,berdiri menghadap sinar bulan purnama,seraya menatap keindahanya.
Semua orang yang berada di bawah,,turut menatap bulan yang pandangan mereka terhalang oleh Zhu Xian yang tengah memapah Xiao Ru dengan berdiri tenang di udara.
"Kau wanita yang menghargai lelaki kejam sepertiku"
"Apa kau tau alasan kenapa aku mengacuhkanmu??? "
"aku tak melihat luka dan sakit hatimu?! aku tak melihat perjuanganmu?! bahkan aku tak ingin melihat bagaimana kau memandangku dengan perasaanmu"
"itu Karna aku tak ingin ke hilangan alasan,,, ttg bagaimana aku mengagumimu"
"..........Xiao Ru" Zhu Xian kembali tersenyum lembut pada Xiao Ru, sebelum akhirnya dia melesat terbang dengan sangat cepat membawa Xiao Ru.
__ADS_1
Whooooooossssssssss..........
.............................