
Di hari berikutnya,masih di wilayah kerajaan Dou Huo.
"Ketua? Pemuda dengan ciri ciri yang di gambarkan oleh Tuan,saat ini berada di penginapan LuYan,,, menurut informasi,pemuda itu baru dua malam memesan salah satu kamar di penginapan itu" Salah satu mata mata, dari pasukan yang di perintahkan untuk memburu Zhu Xian, menyampaikan keberadaan Zhu Xian dari informasi yang dia dapat.
"Baguss!!! Siapkan semua anggota,, dan juga sampaikan informasi ini pada anggota pasukan Sekte Naga Hitam serta yang lain!!! "
"Kita akan mengepung seluruh area penginapan LuYan saat ini juga,dan setelah semua berkumpul, kita akan langsung menangkap pemuda itu!! "
"Lanjutkan tugas kalian!! Kita akan bertemu di sana!! " Pemimpin pasukan segera memerintahkan anggotanya,untuk menjalankan persiapan penangkapan Zhu Xian.
Sementara,,, Zhu Xian sendiri, kini tengah berlatih di alam jiwa nya dan tubuh kasarnya tengah menyerap energi alam serta mengumpulkanya kedalam Dantian melalui jalur meridian.
"Cukup lama juga, aku tak berlatih? " setelah beberapa jam, Zhu Xian mengakhiri pelatihan, dan segera pergi ke kamar mandi.
Selesai dengan kegiatanya,,, Zhu Xian memilih keluar untuk sekedar mencari angin,dan berjalan kaki di sekitar lingkungan penginapan.
"Aiszzz...... ternyata mereka lumayan cepat juga menemukan keberadaanku" gumam Zhu Xian,merasakan aura dari banyak kultivator yang mengepung wilayah yang menjadi tempat inapnya.
Zhu Xian, pura pura tak menyadari keberadaan mereka,,, dia terus berjalan santai menyusuri jalan dan makin menjauh dari perkampungan itu.
Whoossss......
"Anak muda,,, apa kau yang bernama Zhu Xian,dari benua selatan" sosok pria kekar, menghadang Zhu Xian di tengah jalan dan langsung menanyakan identitasnya.
Zhu Xian hanya menyeringai,melihat sikap sosok yang menghadangnya.
"Apa aku nampak seperti warga benua tengah?? " Zhu Xian bertanya balik,namun seraya dengan cepat menghunus pedang kecilnya dan....
Slaaasshhhhhh........
Bughhh........
Kepala pria kekar yang menghadang Zhu Xian langsung terpenggal,menggelinding,,,, sedangkan tubuhnya masih tegap berdiri dengan kedua tangan berusaha memukul apapun sebelum jatuh tersungkur tewas, dengan darah yang keluar seperti air mancur.
"Bangsattttt!!! "
Seketika,500orang melesat dan mengepung Zhu Xian, pertarungan sengit pun terjadi di tempat itu.
Zhu Xian dengan mudah menangkis setiap sosdokan dan tebasan pedang yang mengarah pada tubuhnya dengan lincah.
Kelihaian Zhu Xian,bukanlah tandingan bagi semua pasukan yang di tugaskan untuk memburunya.
Srakkkhhh.... slassahhhh... sretttt...
Dengan teknik pedang tingkat tinggi,setiap ayunan pedang yang di mainkan Zhu Xian, tak luput memakan korban dan seketika tewas dengan kondisi buruk.
Zhu Xian tak menggunakan jurus, dan murni hanya fisik serta keahlian teknik berpedangnya.
"Kalian terlalu lemah" ejek Zhu Xian, setelah berhasil menebas kepala salah satu dari mereka.
Pasukan yang sebelumnya berjumlah 500orang,, dalam 20menitan hanya menyisakan puluhan orang saja.
mereka yang akhirnya sadar, bahwa Zhu Xian bukanlah lawan yang mudah,berniat kabur dari pertarungan.
Sayangnya,,, Zhu Xian bukan tipe orang yang akan melepaskan musuh musuhnya.
"Aaammm... ppuuunnn, tuan muda!! "
Slassshhhhh........
"Tak ada ampun bagi siapapun yang sudah memutuskan untuk menjadi musuhku"ucap Zhu Xian setelah menebas kepala orang yang meminta ampunan padanya.
" Larilah!!!! jika kalian bisa?!! "wajah pemuda tampan itu, berubah bengis,,, hingga membuat lawan lawan yang tersisa ketakutan.
" tcahhh.... "Pedang kembali terayun,korban tewas pun bertambah.
Zhu Xian meninggalkan banyak mayat dalam kondisi tak utuh,, dengan pedang yang masih meneteskan darah pada bilahnya.
Zhu Xian, memandangi semua korban pembantaianya dengan tenang, tanpa sedikitpun ekspresi di wajahnya.
Setelah memastikan,, semua musuhnya tak bernafas,dengan langkah pelan,,, Zhu Xian meneruskan menikmati waktunya.
"haahhh.... " Zhu Xian membuang nafas, sebelum akhirnya dia lenyap dari tempatnya.
__ADS_1
Whooossss.
*
*
Di kediaman Bangsawan Cu,, saat ini tengah di sibukkan dengan banyak tamu yang datang.
Mereka sengaja bertamu, untuk melayat di hari pemakaman Tuan Muda Cu,,, Suasana duka nampak di kediaman itu dengan semua wajah yang terlihat sedih.
Dari banyak para tamu, mereka membicarakan sosok pembunuh Tuan muda Cu,yang tak lain adalah Zhu Xian.
Bangsawan Cu, dengan intriknya,,, memanfaatkan moment trsebut untuk menarik Sekutu, agar mendapat dukungan dari mereka yang merasa simpati,yang pada akhirnya menjalin kerjasama untuk memburu Zhu Xian.
Hanya saja,,tanpa siapapun menduga, pemuda berpakaian serba hitam dengan rambut panjang sepunggung, serta pedang kecil terselempang itu kini justru tengah berada di depan gerbang kediaman Bangsawan Cu, dan berbaur dengan tamu tamu yang lain.
Semua penjaga pun, tak menaruh curiga pada Zhu Xian,sebaliknya,,, mereka menganggap Zhu Xian adalah bagian dari para tamu,, dan membiarkanya masuk dengan leluasa.
Disaat para tamu layat pergi ke tempat kremasi,,, Zhu Xian memilih menuju tempat lain,, yaitu tempat berkumpulnya seluruh keluarga dan kerabat bangsawan Cu.
"Anak muda!? tempat persiapan pemakaman jenazah ada di sebelah utara!! apa anak muda tersesat? "
Salah satu kerabat keluarga Bangsawan Cu, yang melihat Zhu Xian mendekati tempat kusus keluarga, segera menghampiri Zhu Xian, dan mengingatkanya.
"Tidak,, aku sama sekali tidak tersesat senior"Zhu Xian menanggapi peringatan dari kerabat Bangsawan Cu.
" Aku hanya ingin melihat semua keluarga Bangsawan Cu, sebelum aku membuat mereka menyusul Tuan Muda Cu itu"
Degghhhh.....
Pria sepuh yang merupakan kerabat bangsawan Cu itu tersentak dengan ucapan Zhu Xian.
Dengan tangan bergetar, dia menunjuk Zhu Xian, sambil termudur kebelakang karna terkejut.
"kau,,, kau pemuda yang telah membunuh Tuan Muda Cu.. "
"Penjagaaaaa!!!!! " pria sepuh itu berteriak memanggil penjaga kediaman.
Berbeda dengan semua keluarga dan kerabat Bangsawan Cu yang berada di tempat itu.
Tap.....
Tap........
Tap............
Dengan langkah pelan,sambil menarik pedang kecil yang ada di punggungnya,,, Zhu Xian mendekat pada semua anggota keluarga Bangsawan Cu.
Wanita sepuh, paruh baya, gadis anak anak,,,semua menjerit ketakutan melihat Zhu Xian dengan pedang di tanganya, mendekati mereka semua.
Beberapa pria mencoba melawan dan menyerang Zhu Xian, dengan melemparkan apapun yang ada di dekat mereka.
Namun Zhu Xian tak bergeming dan tetap dengan langkah pelanya....
"Keparat!!! kenapa kau membunuh Tuan Muda kami?? "
"Pemuda sialan!!pergi kau dari sini!! "
"aaaaaa......... "
Anak anak kecil yang berada di dekapan orang tua mereka, menjerit ketakutan dengan keributan yang mereka lihat.
Dari Jauh,, seorang penjaga ke amanan melihat Zhu Xian, yang tengah menenteng sebilah pedang,bersama orang orang yang berusaha mengusirnya dgn melemparkan bangku dan barang barangainya.
Sang penjaga segera sadar....
"Penyusuuuupppp!!!!! "
"Ada penyusuuuuppppp!! "
Whoooosssssss...........
Mendengar teriakan salah satu teman nya,, penjaga kediaman bangsawan Cu yang lain, segera melesat ke tempat yang di tunjuk.
__ADS_1
Tak hanya penjaga,, semua tamu duka ikut panik dengan teriakan penjaga, dan ikut melesat bersama penjaga ke amanan.
Bammmmm...........
Saat semua penjaga ingin menyerang Zhu Xian,,, semuanya terlempar karna merasa menabrak sesuatu.
"keparatttt,,, Penyusup itu memasang formasi pertahanan" teriak salah satu penjaga yang berusaha berdiri.
Bangsawan Cu, yang baru saja sampai di tempat Zhu Xian beserta seluruh keluarga dan kerabatnya,mematung.
Dia tak menyangka, bahwa sosok pembunuh anaknya benar benar membuktikan ucapanya.
"Tuan Muda,, tolong,, tolong ampuni keluargaku!!! "
"Tolong jangan sakiti mereka Tuan Muda Xian!! " Bangsawan Cu memohon pengampunan untuk keluarganya pada Zhu Xian.
Sebagai orang yang menciptakan formasi,, tentu Zhu Xian dapat mendengar perkataan Bangsawan Cu.
Zhu Xian kemudian berbalik badan memandang wajah Bangsawan Cu, tanpa menjawab.
Whoooosssss.....
Dalam sekedipan mata,,, salah satu tangan Zhu Xian kini tengah mencekik seorang wanita,,, yang tak lain adalah istri dari Bangsawan Cu.
Semua penjaga di bantu para tamu,, berusaha memborbardir formasi pertahanan Zhu Xian,,, namun tetap sia sia.
Jangankan menghancurkan,, menggoresnya saja mereka tak mampu.
Wajah semua tamu cemas dan merasa kasian dengan keadaan istri Bangsawan Cu yang saat ini di cekik oleh Zhu Xian.
"Tuan Cu,,, kau hanya perlu melihatnya saja!!! dan tak perlu memohon!! " ucap Zhu Xian, lalu menempelkan pedangnya di leher istri Bangsawan Cu.
Sreeeeeeeetttttt............
Zhu Xian, memotong leher istri bangsawan Cu dengan perlahan.
"Tidaaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkk"
"aaaaaaaaaaaaaaaa,,,,,, keparaaaaatt" Bangsawan Cu berteriak sangat keras, melihat leher istrinya di gorok oleh Zhu Xian tepat di depan matanya.
Bangsawan Cu langsung mengamuk, dan menyerang formasi pertahanan Zhu Xian dengan membabi buta.
Sementara,, Zhu Xian hanya menyeringai melihat usaha dari Bangsawan Cu.
"Bangsat sialan,, kenapa??? kenapa kau melakukanya pada istriku?? " setelah beberapa lama,bangsawan Cu merasa lemas karena mengeluarkan banyak energi dan emosi, dia bersimpuh di bibir lantai, tepat di hadapan kepala istrinya.
Semua tamu yang menyaksikan kekejian Zhu Xian,sebagian banyak dari mereka akhirnya memilih pergi dari kediaman Cu, karena tak ingin terlibat dengan iblis seperti Zhu Xian.
"Inilah kekejaman yang kalian ciptakan"
" aku!!"
"akulah kekejaman itu,Cu Keparat!!!!"
teriak Zhu Xian lalu memenggal semua kepala dari keluarga dan kerabat bangsawan Cu.
Dan tentu saja, yang terakhir adalah bangsawan Cu sendiri, dan semua orang yang ada di kediaman itu, di bantai oleh Zhu Xian.
Namun,Zhu Xian kembali menyerap ingatan bangsawan Cu, sebelum membunuhnya.
Terakhir,,,, Zhu Xian meratakan kediaman Bangsawan Cu rata dengan tanah, tanpa sisa bangunan satupun.
"Kematian mu takan sia sia!! setidaknya kau memberiku banyak informasi"
"Jadi hanya karena sebuah pusaka peninggalan leluhurku, yang dapat mengantarkan siapapun pergi ke dunia atas,,, kalian merencanakan penghapusan sekte yang di pimpin ayahku?? "gumam Zhu Xian
"Aku akan menagih semua dendam ku,,, keparat keparat sialan" Zhu Xian akhirnya benar benar tahu, alasan sebenarnya, yang menyebabkan sekte Naga perak di hancurkan, dan melibatkan banyak sekte dan keluarga bangsawan.
"Sekte Naga Hitam,,,, persiapkan kehancuran kalian" Zhu Xian mengepal keras tanganya,seraya menatap langit, dengan wajah penuh kebencian.
Whoooosssssssss.............
......................................
__ADS_1