Perjalanan Zhu Xian(Naga Perak)

Perjalanan Zhu Xian(Naga Perak)
Kembalinya Zhu Xian


__ADS_3

"Zhu Xian!? Pemuda yang tumbuh dan kuat bersama dendam"


"mm.... "


"Benarkah, pemuda ini pantas?? "


"entahlah!!Kita hanya bisa percaya pada pilihan Yien'er! "


"Apa pemuda ini tidak terlalu kejam?? "


"Tidak!!kejam adalah hal yang lain, tapi pemuda ini tegas dan itu adalah sikap"


"artinya??? "


"artinya,, pemuda yang di tunjuk oleh Yien'er memang tidak salah serta layak"


"Dan jangan lupa!!! Dia masih keturunan Shen Azure Long, meski garis darahnya sudah tidak lagi nampak"


"Shen Azure Long??? "


"emm.... "


Empat pria sepuh,membicarakan sosok Zhu Xian yang sedang bersikap lotus, berselimut empat energi dengan warna berbeda di tengah mereka.


Mereka adalah Jin Long si Naga emas, Lei Long si Naga petir, Bing Long si Naga es dan Tian Long si Naga langit.


"Baiklah!! sepertinya kita sudah sepakat untuk percaya pada pemuda ini"


"Ya,,, tapi sebelum kita pergi!! lebih baik kita ciptakan dunia untuk pemuda ini!! bagaimana?? "


Ke empat sosok yang merupakan empat leluhur Naga tersebut, lalu menggunakan ke ahlian mereka,,, dan menciptakan sebuah dunia yang lalu di satukan perlahan bersama dengan energi yang menyelimuti Zhu Xian saat ini.


Dunia jiwa yang nantinya,Zhu Xian adalah tuan dari dunia trsbut.


Selesai dengan tugas terakhirnya,, ke empat sosok lalu lenyap,meninggalkan Zhu Xian yang masih dalam sikap tenangnya berkultivasi.


Dalam kultivasinya,, Zhu Xian membutuhkan waktu 10tahun, atau sepuluh bulan di dunia luar,,, selama itu, Zhu Xian larut dalam kenyamananya berkultivasi dan berbalut bermacam energi,, yang terserap oleh tubuhnya.


Dunia jiwa yang sebelumnya seperti sebuah benih biji kecil, kini Zhu Xian telah menyempurnakanya menjadi sebuah dunia,selayaknya dunia nyata.


"Haaahhhh...... " nafas berat di keluarkan dari mulut,lalu mata Zhu Xian terbuka perlahan.


Tak ada ledakan teredam pada tubuh Zhu Xian yang menandakan kenaikan kultivasinya,, namun sekarang Zhu Xian berada di Ranah Prajurit Bintang.


Sebuah ranah yang belum di ketahui di alam rendah, yang sebelumnya hanya sampai pada Ranah Bintang kaisar,, dari urutan


Bintang perunggu


Bintang perak


Bintang Emas


Bintang berlian


Bintang kristal


Bintang prajurit


Bintang jendral


Bintang Raja


Bintang kaisar

__ADS_1


Murid Bintang


Tetua Bintang


Pemimpin Bintang


Prajurit Bintang


Jendral Bintang


Raja Bintang


Kaisar Bintang


(?????)


Zhu Xian naik lima ranah sekaligus,yang kekuatanya kini sanggup menghancurkan area seluas ratusan kilometer hanya dalam sekali serangan puncak.


Whoooosssss.............


Zhu Xian menghilang dari tempat semula, bersama tujuh bangunan rumah yang menjadi tmpt pelatihanya selam hampir dua tahun.


*


*


Banyak hal yang sudah di lewatkan Zhu Xian selama hampir dua tahun ini,dari Kota HuYan yang kini di jadikan Kekaisaran benua tengah, dengan Kaisar Xin yang telah di pilih menduduki kursi tahta Kekaisaran.


Melalui kepemimpinanya,,, semua kebijakan bisa di Terima oleh semua lapisan masyarakat.


Pasukan IZAJIL dan Kelompok Bunga Iblis memilih kembali ke benua selatan dan lebih memilih mempercayakan semua nya pada Walikota HuYan untuk mendampingi Kaisar Xin.


Whooossssss......


Zhu Xian berdiri tenang dgn gagah di atas kota HuYan,, dia menatap kota yang sudah di tinggalkan sebelumnya, kini begitu ramai dan makin berkembang.


Zhu Xian memilih turun di kejauhan gerbang masuk ibukota Kekaisaran yang baru itu, dan ikut mengantri dengan pendatang yang lain memasuki ibukota.


Tap...


Tap....


Tap......


Suara langkah kuda menyibak antrian warga yang hendak memasuki ibukota Kekaisaran Xin.


"Minggir kalian!!! beri kami jalan!! "


"Pangeran Jing akan lewat!!! " dengan arogan, seorang prajurit berkuda berkata kasar pada semua warga yang tengah mengantri.


Zhu Xian tak luput dari perlakuan kasar sang pemimpin prajurit yang sedang mengawal pangeran yang bernama Jing trsbt.


Buaaakkkk.......


Tubuh Zhu Xian di tendang,, namun tendangan dari pimpinan pengawal itu tak membuat tubuh Zhu Xian bergeser.


"Kenapa kau menatap ku seperti itu?? "


"Apa kau mau aku cambuk!! " bentak pimpinan pengawal dengan menatap bengis pada Zhu Xian.


Zhu Xian yang mendapat bentakan dan tatapan tajam dari pimpinan pengawal, melirik ke barisan prajurit yang di belakang,lalu kembali menatap pimpinan trsbt.


BOOOMMMMM.............

__ADS_1


Kuda tunggangan pimpinan prajurit itu di tampar oleh Zhu Xian, dan langsung meledak bersama si penunggangnya.


Hal itu tentu saja membuat gempar di tempat antrian pintu gerbang kota,, terlebih semua prajurit yang berada di baris belakang sebelumnya.


Segera,,, puluhan prajurit yang merupakan anak buah dari si pimpinan yang Zhu Xian ledakan menyerang Zhu Xian.


"Haizzzz........ " Zhu Xian hanya menggelengkan kepala, melihat puluhan prajurit mengarah padanya.


Whoooosssss..........


Zhu Xian melesat sangat cepat, tak terlihat oleh mata siapapun.


Duarrr... duarrr... duarrr... duarrr


Kurang dari lima detik,, puluhan prajurit telah berubah menjadi kabut darah,menyisakan sebuah kereta kuda yang membawa pangeran Jing.


Zhu Xian lalu kembali ke tempat antrian dengan sikap biasa...namun, semua warga yang mengantri ketakutan hanya sekedar berdekatan dengan Zhu Xian krna mereka tidak mau terlibat.


"Diam di tempat!!! " kini giliran pasukan penjaga gerbang ibukota yg mengepung Zhu Xian dengan berbagai senjata.


"Tak perlu menangkap keparat sialan itu!!! cepat!! bunuh saja dia!! " Pangeran Jing berteriak pada pasukan penjaga gerbang kota sambil keluar dari kereta kudanya.


Pangeran Jing melangkah ke arah Zhu Xian yang terkepung oleh puluhan prajurit kota.


Zhu Xian yang mendengar Pangeran Jing menginginkan kematianya,mengalihkan wajah.


"Tundukan wajah jelata mu itu!! dan berlututlah untuk menerima kematian dari hukuman mu, sialan!! " Pangeran Jing tak memelankan suaranya dan kembali meneriaki Zhu Xian.


whooosss.......


Buakkkk...... BOMM...


Satu sosok yang datang entah dari mana,,, menghajar Pangeran Jing, dan mengirimnya kembali ke kereta kudanya sampai hancur,dengan luka yang cukup parah.


Sosok itu sejenak masih menatap pangeran Jing sebelum berbalik wajah pada Zhu Xian.


"Selamat datang kembali,, Tuan Muda Xian" tutur sosok yang berpakaian prajurit lengkap.


Seketika,,, semua senjata di pegangan tangan semua prajurit yang mengepung Zhu Xian, terjatuh.


Mereka semua lalu berlutut satu kaki dengan tangan mengepal memberi hormat pada Zhu Xian.


Dan tak hanya prajurit,,, semua warga yang mengantri, yang mendengar nama dari sosok pemuda tampan itu,,, langsung menjatuhkan tubuh mereka memberi peradatan yang sama.


Mereka semua sudah sangat hafal dengan Nama yang di sebutkan oleh prajurit sebelumnya.


Sebuah Nama dari sosok muda yang sangat kuat, dan di takuti di seluruh daratan tengah.


"Senior Liu terlalu sungkan!! " Ucap Zhu Xian.


"Aku mengira,,, tidak akan ada seorangpun yang mengenaliku?? " lanjut Zhu Xian, yang lalu mendekat pada komandan Liu.


"Itu tidak mungkin Tuan Muda" sambil kembali bersikap biasa,, komandan Liu tersenyum pada Zhu Xian.


"Aku masih berhutang perbincangan dan teh pada Tuan Muda" Komandan Liu sedikit mengingatkan Zhu Xian ttg apa yang pernah dia janjikan.


"Tentu senior!!! sepertinya kali ini aku memiliki banyak waktu" Zhu Xian menagih.


"Eee.... lalu?? bagaimana dengan bocah arogan itu?? " Komandan Liu sedikit meminta pendapat ttg pangeran Jing.


"Memangnya?? siapa dia, senior? "


"Dia pangeran dari Kerajaan Jing Tuan Muda?? "

__ADS_1


"Beberapa kali, dia berkunjung untuk melamar putri Xin Fei Yin" tutur Komandan Liu.


"Owh,,, biarkan dia hidup!! " ucap Zhu Xian Singkat, lalu berjalan memasuki gerbang kota,melewati semua orang yang masih berlutut untuk dirinya.


__ADS_2