
"Iblisss,,,, dasar iblis kejam!!! "suara umpatan terlontar dari seorng wanita muda yng sedang menangis sambil memangku jasad adik laki lakinya, dengan wajah mengarah pada Zhu Xian di ketinggian udara.
Zhu Xian yg tengah melesat hendak meninggalkan ibukota yg kini sudah luluh lantak, menghentikan terbangnya.
whooossss......
Tap.......
Tap......
Tap..........
Zhu Xian melangkah pelan menghampiri wanita yg mengumpatinya.
"Pergi dari sini,,, iblis sialan!!! jangan mendekat!!! hiks... hiks... hikss" wanita muda itu mengusir Zhu Xian yang mendekati dirinya.
Zhu Xian menghentikan langkah kakinya, dan hanya berdiri dengan sikap tenang.
"kenapa??? kenapa kau membunuh adik ku Iblis biadab??? "teriak wanita muda yang masih dalam tangisnya.
" aaaa......... "emosi wanita muda itu sudah tak bisa di tahan.
Wanita muda itu mengambil sebuah pedang yang banyak berserakan di sekitarnya, lalu berlari mencoba menyerang Zhu Xian.
Traaaankkkk........
Zhu Xian tak melawan,,, dia membiarkan wanita muda itu menyerang tubuhnya dengan membabi buta.
Zhu Xian sama sekali tak berkelit,, karna wanita muda itu hanya manusia biasa, yang tak memiliki kekuatan,,, hingga setiap sabetan pedangnya sama sekali tak dapat menggores tubuh Zhu Xian.
Beberapa waktu,,, setelah wanita itu mengeluarkan semua emosinya,dia terduduk lemas tepat di kaki Zhu Xian, sembari tanganya masih berusaha mengangkat pedang,dan memukul mukulkanya pelan tanpa tenaga di kaki Zhu Xian.
"Apa kau ingin menyusul adikmu?? " ucap Zhu Xian.
Degghhhhh......
Wanita muda yang kini berada tepat terduduk di depan kaki Zhu Xian tersentak dengan ucapan Zhu Xian.
Dengan pelan,, wajahnya ia angkat ke arah pemuda yang dia anggap iblis.
"Bagaimana??? apa kau ingin menyusul adikmu?? atau,,apa kau masih ingin menjalani kehidupanmu??? " Zhu Xian mengulang ucapanya, yang seketika membuat emosi wanita muda itu kembali meluap.
Wanita muda itu langsung berdiri dan memukuli dada Zhu Xian.
"Aaaa.... aaaa..... Aaaaa,,, hiks... hiks" tangis wanita muda itu makin menjadi, sambil memukuli Zhu Xian yang hanya diam menerima setiap pukulan.
"Kau,,, kau iblis tak berperasaan,,,,"Suaranya pelan, Wanita itu kemudian melemah, dan menjatuhkan kepalanya di dada Zhu Xian.
"Lanjutkan kehidupanmu!!! jika kau mendendam,,, jadilah kuat!!! Aku,,, Zhu Xian,,, akan menunggu saat kau menagih dendam atas apa yang kulakukan hari ini!!! ingatlah nama ku baik baik!! " Ucap Zhu Xian di telinga wanita yang berada di dadanya saat ini, sambil mendekatkan wajah tampanya.
Wanita itupun mendongak,wajahnya bertemu sangat sangat dekat dengan wajah Zhu Xian, kedua pasang mata tajam saling tatap.
"Ya,,, aku,,,Hua Jiaying,suatu saat akan menuntut balas atas perbuatanmu hari ini"
"Iblissss.... " Wajah Hua Jiaying menatap langsung wajah tampan Zhu Xian, dengan tatapan benci.
Airmata Hua, masih membasahi wajah cantiknya saat bertatap wajah dengan Zhu Xian, sambil mengepalkan tangan lembutnya yang berada di dada Zhu Xian.
"Aku akan menanti hari itu?!!! "
__ADS_1
"Jadilah kuat bersama dendam mu untuk ku!!! "
Whoooosssssss............
Hanya Sekedipan mata,,,Zhu Xian lenyap dri pandangan Hua Jiaying, yang langsung ambruk, ketika tubuh Zhu Xian yang menjadi penyangga tubuhnya lenyap.
"Aku akan menmengingatmu Zhu Xian iblis keparatt!!" Hua Jiaying mengeratkan giginya, dan mengeraskan kepalan tangan,menatap arah Zhu Xian melesat terbang.
*
*
Kota HuYan.......
"Senior Gong?? kira kira,, kemana Tuan Muda Xian pergi?? "Meng Sun, walikota HuYan,menanyakan Zhu Xian yang sudah beberapa waktu tak terlihat.
Baik walikota, Gong Qing, Shu Qi, komandan Liu, Putri Xin dan lainya,,, saat ini tengah berkumpul di balai walikota, setelah membersihkan semua jasad dengan cara di bakar,,, yang di bantu oleh semua warga Kota HuYan dan lainya.
" Entahlah,,, Tuan muda tidak menitip pesan apapun semenjak kepergianya membawa jasad Nona Ru"
"Mungkin Tuan muda langsung mengurus hal lain, tanpa ingin ada campur tangan kita" Gong Qing menerangkan pada Meng Sun.
Mendengar penyampaian Gong Qing, Putri Xin langsung merasa tidak nyaman.,, dia pun lalu angkat bicara.
"Ee..... maaf senior Gong!!! sebenarnya,,, sejauh mana hubungan Tuan muda Xian dengan Nona Ru?? " Putri Xin sangat penasaran dengan kedekatan Zhu Xian dan Xiao Ru.
"Tidak ada!! " Gong Qing berkata singkat.
"Maksud senior??? "
"Maksudku!! antara Tuan muda Xian dan Nona Xiao Ru,,, tidak ada hubungan apapun, putri Xin" Gong Qing kembali menegaskan.
Namun,Putri Xin di buat sangat heran dengan jawaban yang tak menjawab dari Gong Qing.
Putri Xin akhirnya merasa canggung, untuk kembali menanyakan hal yang mestinya tidak dia tanyakan.
"Meng Sun?? kemungkinan besar, setelah semua urusan Tuan Muda selesai di benua tengah ini,,, Tuan muda dan kami semua akan langsung kembali ke benua selatan"
"Saya rasa itu akan tertunda Senior Qing" Raja Xin,,, yang baru saja datang di ruang balai kota itu segera menyela ucapan Gong Qing.
"Siapa dia?? " Gong Qing langsung berdiri dari kursinya, melihat kedatangan orang yang tidak dia kenal menyela ucapanya.
Shu Qi yang berada di samping Gong Qing langsung menahan Gong Qing, lalu memberitaukan identitas Raja Xin.
"Ternyata kau Raja Xin???" Gong Qing pun kembali menduduki kursinya setelah tau identitas Raja Xin.
"Ya benar,, aku Raja Xin,,, dan kenapa aku berkata seperti tadi,, itu karna syarat yang pernah aku ajukan pada Shu Qi" ucapnya sambil bola matanya memgarah pada Shu Qi yang berada di samping Gong Qing.
"Raja Xin,,, aku tak pernah bilang setuju, untuk syarat kedua yang kau ajukan" Shu Qi naik pitam namanya di libatkan dalam syrat yang di ajukan Raja Xin.
Beruntung,,, Zhu Xian datang di waktu yang tepat saat Raja Xin akan berdebat dgn Shu Qi.
"Memangnya?? syarat apa yang anda ajukan?? " Sembari berjalan tenang,,, Zhu Xian mendekat pada Raja Xin yang masih berdiri di tengah ruangan, dan berhenti ketika Zhu Xian berhadapan wajah dengan Raja Xin.
Raja Xin,yang baru pertama kali melihat langsung sosok pemuda tampan di hadapannya langsung merasa kagum, dan berpikir bahwa Zhu Xian memang sangat pantas bersanding dengan putrinya.
"Anak muda,,, apa kau yang bernama Zhu Xian" tanya Raja Xin.
"mmm...... " Zhu Xian hanya mengangguk.
"Jawab saja pertanyaanku tadi!!! apa syarat yang sudah anda ajukan pada Nona Shu Qi" Zhu Xian dengan wajah tegasnya tak ingin berbelit belit, hingga Raja Xin menyampaikan, syarat apa yang sudah di ajukan olehnya pada Shu Qi, sewaktu kunjunganya ke kerajaan Xin.
__ADS_1
Zhu Xian yang akhirnya tau,, berbalik badan ke arah Gong Qing dan Shu Qi.
Di tatap oleh Zhu Xian,,, Keduanya langsung berkeringat dingin,,,tubuh keduanya bergetar seperti mengalami ketakutan.
"Aiisszzzzz....... " Zhu Xian menggeleng kan kepala seperti menyesalkan tindakan Gong Qing dan Shu Qi,lalu kembali berhadapan dgn Raja Xin.
"Raja Xin?! "Zhu Xian memulai ucapanya.
"Putri Xin Fei Yin, adalah kecantikan dan bakat luar biasa"
"Lelaki manapun, akan dengan senang hati bersanding dengan putri anda!! "
"Tapi jika itu aku.......???? " Zhu Xian memotong ucapanya,lalu sedikit mengarahkan bola matanya pada Putri Xin dengan melempar senyum.
"Kau sama saja menyia nyiakan putri mu" lanjut Zhu Xian.
"Apa maksudmu??? " Raja Xin, meninggikan suaranya, seperti tau arah dari perkataan Zhu Xian.
"Raja Xin,,, biarkan putrimu berkembang dengan bakat dan ke ahlianya!!! karna wanita manapun,di dunia kejam ini,,, takan mau menjadi beban lelakinya"
"Apa anda mau, putri mu akan selalu merasa sangat lemah??? "
"Aku yakin putri Xin pun berpikir sama sepertiku?! dia ingin menjadi kuat agar dapat bersanding dengan lelaki manapun yang setara"
"Anak muda!! bilang saja kau menolak putriku!!! "
"kau tak perlu bicara basa basi!! " Raja Xin, yang merasa sudah emosi langsung meninggikan suaranya.
"Raja Xin!!! Apa kau akan menolak, jika Aku,,,, Zhu Xian memintamu menjadi kaisar sebagai pengganti kaisar Hong Feng yang sudah aku bunuh?? "
Deggghhhhhh..........
Raja Xin sangat kaget,,, dia merasa tak percaya dengan Zhu Xian.
"Kau jangan bercanda anak muda!!! "Raja xin tergagap
" Apa aku terlihat sedang bercanda??Anggap saja hal itu sebagai ganti syarat kedua!!!"Zhu Xian meyakinkan kembali ucapanya.
"Batalkanlah syarat yang kau ajukan!!! dan jadilah kaisar bagi rakyatmu yang berada di benua tengah,,, dan biarkan Putri Xin, mengembangkan bakat dan ke ahlianya sebelum dia benar-benar siap bersanding dengan lelaki manapun!!! "
"Jangan biarkan putrimu menjadi beban bagi lelaki,dan satu hal lagi!!! kecantikan putrimu akan selalu menimbulkan masalah bagi siapapun"
Deggghhhh......
Kini giliran Putri Xin, yang di buat kaget oleh ucapan Zhu Xian.
Mendengar pengakuan Zhu Xian mengatakan dirinya Cantik,,, membuat Putri Xin yang tadinya marah dengan penolakan Zhu Xian, kini berbunga bunga.
Putri Xin, sekarang paham ttg wanita yang di inginkan oleh Zhu Xian sebagai pendampingnya kelak.
('Jadi seperti ini, caramu memujiku') ucap Putri Xin dalam pikiranya.
Zhu Xian yang melirik Putri Xin, tengah bersikap malu malu dengan bibir tersenyum, hanya menggeleng.
"Baik,,, aku setuju!!! aku akan mengemban tanggung jawab sebagai kaisar di daratan tengah ini!! "
"Namun,,, dengan dukungan mu anak muda!!bagaiman??? "Raja Xin, langsung memyanggupi dan menerima tawaran dari Zhu Xian.
" emmm..... "Zhu Xian mengangguk.
Dan di hari itu,,, semua orang bisa menikmati waktu, setelah masa perang yang singkat.
__ADS_1
............... ............