PERJODOHAN MEMBAWA CINTA

PERJODOHAN MEMBAWA CINTA
bab 12. hotel


__ADS_3

Setelah mengantarkan rita pulang, Roni mendapat pesan dari yana.


Yana "Sayank dimana?"


Roni "Baru sampe rumah"


Yana "Dari mana?"


Roni "Pulang kerja sayank" (Berbohong) 


Yana "Yaudah selamat istirahat"


Roni "Read"


Roni pun tertidur pulas dia atas kasurnya. 


Ketika pagi tiba, roni seperti biasa bersiap siap pergi kerja. 


Setibanya di kantor roni di kejutkan dengan keberadaan yana. 


"Sayank ngapain pagi pagi udah di kantor aku? " Tanya roni


"Aku kangen" Ucap yana manja. 


"Sayank nanti siang antar aku ya ke butik, aku pengen beli baju baru lagi" Imbuhnya dengan sangat manja. 


"Aku sibuk sayank" Jawab roni tegas. 


"Plissss" ucap yana memohon


Roni pun tak menghiraukan perkataan yana, dan memilih untuk bergelut dengan laptop di depannya. 

__ADS_1


"Sayank" Panggil yana lagi. 


"Hemm" Ucap roni tanpa menoleh ke arah yana. 


"Kamu kapan nikahin aku?" Ucap yana yang membut roni kaget dengan pertanyaan yang yana lontarkan. 


"Tunggu mama dan papa restuin kita" jawab roni


"Tapi kapan?, kita udah lama loh pacaran, udah hampir 2 tahun."


"Sabar ya sayank, oh ya tadi kamu mau kemana?"


"Butik" jawab yana cepat


"Yaudah aku anter tapi gak bisa hari ini karna kerjaan aku masih banyak, sekarang pulang dulu besok aku jemput di rumah kamu?" Ucap roni mengalihkan pembicaraan agar tidak tertuju ke pembicaraan pernikahan.. 


"Oke sayank, makasih eeemuach.. (Cium jauh). 


Yana pun berlalu pergi meninggalkan kantor roni. 


" Gimana? Kamu berhasil ngak bujuk dia sayank?." Tanya sesosok laki laki yang memakai jaket berwarna hitam yang tak lain adalah revan selingkuhan yana. 


Yana menggeleng dan berkata "tidak, dia bilang tunggu restu dari mama sama papanya"


"Kamu harus bisa bujuk dia supaya bisa cepet nikah sma kamu, biar kita bisa dapet duit banyak" Ucap revan. 


"Yaudah sekarang aku anter kamu pulang tapi nanti malam kita ke hotel seperti biasa ya." Ajak revan.. 


Yana mengangguk anggukan kepalanya tanda setuju. 


Keesokan nya seperti yang di katakan roni bahwa dia akan menjemput dan mengantarkan yana pergi ke butik.

__ADS_1


Tapi ketika roni sudah berada di depan pintu rumah yana dan mengetuk nya sepertinya tidak ada orang di dalam rumah itu. 


Roni pun memutuskan untuk menelpon… 


Tut..tut..tut..tut ...tut… . 


Sudah 3 kali roni menelpon yana tapi tidak ada jawaban jugak dan akhirnya roni pun memutuskan untuk pergi ke kantor. 


Roni baru saja membuka laptopnya dan hendak mengerjakan kerjaan nya tiba tiba ada suara ketukan pintu. 


"Masuk" Ucap roni dengan tegas. 


Ternyata OB mengantarkan kopi hangat. 


"Maaf Pak menggangu waktu bapak, ini kopinya"


Ucap seorang OB sopan dan meletakkan secangkir kopi di meja roni. 


"Iya trimakasih, oh ya saya mnta tolong kamu belikan makanan untuk saya di kantin" Perintah roni sambil memberikan uang ke OB tadi. 


"Baik Pak, saya permisi dulu" Ucap seorang OB dan pergi meninggalkan ruangan roni. 


Roni pun mengarahkan pandangan ke laptopnya lagi untuk bekerja. 


Banyak tugas yang harus di selesaikan minggu minggu ini sehingga roni tidak sempat untuk sarapan pagi di rumah nya. 


####################################


"**Maaf author lambat UP nya. Semoga kalian tidak berpaling hati dari novel ini😅"


Buat kalian jaga kesehatan dan kebersihan selalu. 

__ADS_1


Dan jangan lupa like and vote nya. 


Trimakasih sudah berkenan membaca**.


__ADS_2