PERJODOHAN MEMBAWA CINTA

PERJODOHAN MEMBAWA CINTA
bab 22. Perpisahan


__ADS_3

45 menit sudah mereka menelusuri jalanan menuju sekolah rita dan sekarang mereka sudah samapai di sekolahan itu.lalu Roni memarkirkan mobilnya di parkiran khusus mobil.


Rita turun dari mobil, terlihat banyak sekali teman teman nya berlalu lalang. Ia langsung memasuki area ruang aula dimana acara perpisahan di langsungkan. Disana sudah ada kelima sahabatnya yang tengah menunggu yakni, cici, helen, Kirana, ida, dan Tia. Mereka menyambut rita dengan gembira diruangan itu. 


Ida: "Ritaaaaa!!!!!",berlari menghampiri rita yang di susul oleh cici, helen, Kirana dan Tia juga. 


Mereka semua berpelukan dan bercanda gurau untuk melepas rindu setelah sekian lama tidak berjumpa. 


Waktu telah menunjukan pukul 9:00 am acara pun dimulai. Roni duduk di jajaran tempat wali murid di sebelah ayah firman dan bunda ani. Banyak sekali yang di perbincangkan antara menantu dan mertua ini,Hingga acara hampir selesai. Semua menikmati acara demi acara namun tidak dengan rita, sepertinya dia sedikit risih dengan teman yang duduk di depannya yang sedari tadi menceritakan ketampanan roni. 


"Hisss, dasar cewe cewe genit"gumamnya pelan namun terdengar oleh Kirana yang duduk di sebelahnya. 


"Loe kenapa rit?"tanya Kirana heran. 


"Itu ada cewe yang genit sama suami gua" Berbisik di telinga kirana. 


Sekita Kirana menganga tak percaya apa yang di katakan rita. "Suami??" Ucap Kirana pelan. 

__ADS_1


"Iya, ceritanya panjang entar aku ceritain kalau acara udah selesai."


Sekarang waktunya acara sesi poto bersama satu sekolah setelah itu acara bebas. 


Rita mengajak kelima sahabatnya untuk ke kantin. 


Di situ rita menceritakan semuanya secara pelan pelan tentang setatusnya yang sudah menjadi seorang istri dan keluarga yang ternyata bukan orang tua kandung. Ya walaupun rita sudah mencoba iklas untuk semua kejadian ini namun perasaan sedih di lubuk hatinya yang paling dalam masih ada. Dan akirnya makanan mereka habis namun rita lupa tidak membawa uang,, upps bukan lupa tidak membawa tapi memang dia sudah tidak ada uang. 


"Guys kalian ada yang bawa uang lebih nggak?"tanya rita kepada teman teman nya. 


"Nih aku ada rit, kenapa?" Kata helen. 


Roni yang sedari tadi ada di meja tak jauh dari mereka pun mendengar percakapan yang mereka bicarakan. "Hufffff,, dasar gadis polos" Batinya mengejek istri nya itu. 


Roni beranjak dari kursi menuju kasir dan membayar semua makanan yang ia pesan da juga makanan rita dan teman temannya. Setelah itu ia memberi pesan chat kepada rita. Kebetulan tadi roni meminta nomer handphone rita ke mertuanya. 


"Tinggg" Rita membuka handphone nya karena ada pesan masuk. Rita membelalakkan matanya ketika melihat poto profil si pengiriman pesan yang ternyata si roni. 

__ADS_1


"Cepat, aku tunggu di parkiran, lima menit tidak sampai aku tinggal!."isi pesan chat dari roni. 


"Guys,aku tinggal dulu ya, bye bye"


"Helen jangan lupa bayarkan makanan ku dulu" Imbuhnya dan segera berlari. 


Mereka semua menuju kasir untuk membayar namun penjaga kasir kantin mengatakan bahwa makanan yang mereka pesan sudah di bayar semua. 


Tia"siapa yang bayar mbk?"


Penjaga kasir" Tadi ada seorang laki laki membayar semua makanan kalian. Saya tidak tahu siapa nama dia."


Tia"ooo gtu ya mba,, yaudah permisi mbk."


Mereka semua bertanya tanya sampai berdebat tentang masalah ini samapai area parkir.


.

__ADS_1


**Jangan lupa vote and like nya ya kawan kawan🥺😉😘


Salam sayang dari author ~Rnidhsftri**~


__ADS_2