
Pagi hari setelah sarapan, ayah, bunda, raka, roni dan rita sudah siap untuk berangkat ke kampung halaman orang tua rita.
Ayah, bunda dan raka 1 mobil
Sedangkan roni dan rita memakai mobil roni
Sudah setengah perjalanan menuju kampung tetapi di dalam mobil roni dan rita suasana terasa sangat hening rita berdehem mencoba membangunkan suasana.
"Ehem"
Roni hanya fokus menyetir dan tak menghiraukan deheman rita, rita yang merasa dihiraukan kembali menikmati pemandangan dan udara segar yang masih sangat terjaga alamnya.
Hingga akhirnya sampai di pemakaman umum, firman, ani dan raka sampai duluan dan menunggu mobil roni dan rita datang.
Ketika sudah datang, firman menunjukan makam ayah dan ibu kandung rita yang berada bersebelahan, karna sebenarnya firman diam diam sering berkunjung kemakan kakanya itu.seketika itu rita tidak dapat menahan air matanya yang terus mengalir ketika menatap makam kedua orang tuanya. Ia tak pernah menyangka jika ia sudah menjadi anak yatim piatu sejak kecil.
Rita duduk bersimpuh di atas tanah dan mencium kedua nisan orang tuanya.
"Ayah ibu rita datang, apa kalian tidak rindu putri mu ini? kenapa ayah dan ibu tega ninggalin rita?" Ucap rita sambil terisak isak tangis di tengah makam kedua orang tuanya.
__ADS_1
"Nak,ini semua sudah takdir.kamu doakan ayah dan ibu mu ya, semoga mereka tenang di alam kubur. Mereka sangat menyayangi mu nak" Ani berusaha menahan air matanya dan mengusap usap pundak rita berusaha memberi kekuatan.
Ani pun mengarahkan rita untuk memberi bunga di atas makam kedua orang tua rita. Setelah itu mereka berdoa bersama di sebelah makam orangtua rita.
★
Di perjalanan menuju rumah orang tua kandung rita, roni yang melihat rita sedari tadi menundukan kepala nya, ia merasa iba terhadap rita namun iya bingung dengan dirinya sendiri harus berbuat apa.
"Jika kau haus kita bisa berhenti sebentar untuk membeli minum" Tawar roni dengan nada datar.
Rita menggelengkan kepala "tidak, kita langsung saja kerumah ayah dan ibu."
"Ayah, rumah ini sepertinya terawat. apakah rumah ini ada yang menempati?"
"Tidak rita, rumah orang tua mu ini memang ayah suruh orang yang merawat. Sejujurnya ayah sering kemari jika ayah merasa sangat frustasi karna pekerjaan yang terlalu banyak."
Di depan pintu masuk terdapat orang laki laki paruh baya yang membuka kunci pintu rumah.
Dan menyapa sopan mereka semua.
__ADS_1
"Selamat datang tuan dan nyonya" Ucap sopan orang tersebut.
"Rita, kenalkan ini pak doni, selama ini beliau yang merawat rumah ini" firman memperkenalkan pak doni ke rita.
Rita tersenyum kepada orang yang bernama pak doni. "Trima kasih pak sudah merawat rumah ini dengan baik"
"Ini sudah tugas saya non, saya merawat rumah ini kan juga di bayar oleh tuan firman. Yasudah saya permisi dulu. " Ucap pak doni dengan ramah dan sopan
"Ayo masuk" Ajak firman.
Semua masuk mengikuti di belakang firman. rasa takjub hadir ketika melihat isi rumah
################################
Trimakasih untuk like and vote nya😁
Semoga kalian sehat selalu 🤲
Dan semoga yang belom like and vote di bukakan hati nya untuk like and vote novel ini🤲🤭
__ADS_1