PERJODOHAN MEMBAWA CINTA

PERJODOHAN MEMBAWA CINTA
26. minta cucu


__ADS_3

pukul 19:00 mereka sampai di kediaman orang tua Roni. dua orang paruh baya menyambut kedatangan anak dan menantunya.


di ruang makan telah tersaji beberapa menu makanan yang lezat dan siap untuk memanjakan lidah.


setelah makanan habis mereka melanjut kan berbincang bincang di ruang keluarga.


"papa dan mama berharap agar kalian tidak menunda untuk memberi kami cucu"tiba-tiba papa fadli berucap seperti itu dan membuat kedua orang yang di tuju menjadi pucat pasi seketika.


"eh tidak pa, kita tidak menunda kok,iya kan sayang." ucap roni sambil melirik ke arah rita meminta sebuah dukungan.


rita yang menyadari di lirik oleh roni "e eh iya" tersenyum canggung dan malu terhadap kedua orang tua roni.


"syukurlah jika kalian tidak menunda karena kami ingin sekali menimang nimang cucu."timpal mama Mia sambil tersenyum dan membayangkan dia menggendong bayi mungil.


"hehe, doakan saja ma,pa."

__ADS_1


"fyuh permintaan macam apa ini terlalu sulit"


"mama dan papa selalu mendoakan tapi kalian juga harus berusaha ya biar cepet jadi, udah kalian sana istirahat di kamar, ingat jangan lupa bikinin mama dan papa cucu!"


"e e emm,, iya ma,pa"hanya kata kata itu yg bisa keluar dari mulut roni. sedangkan rita sendiri mukanya sudah seperti saus tomat karna malu mendengar permintaan mertuanya yang menurut nya terlalu terbuka.


di dalam kamar dua insan hanya saling diam tidak ada suara sedikit pun yang keluar dari mulut mereka dan sepertinya rita masih ngambek dengan omelan roni sore tadi. Hingga akhirnya mereka memutuskan untuk tidur dan saling membelakangi satu sama lain.


sinar mentari sudah mengintip di sela sela jendela menandakan bahwa pagi telah tiba.


"wah semalam habis lembur ya anak mama sampai jam segini baru bangun" ucap mama Mia dengan snyum senyum menggoda menantu nya.


"eh emm maaf ma, rita bangunnya kesiangan."rita tersenyum canggung dan tidak tau harus menjawab apa lagi. " huff apa apaan lembar lembur, yang ada tidur nyenyak iya..hahaha"batin rita.


"iya tidak papa, sekarang kamu mandi terus ke ruang makan ya, kita makan sama sama."

__ADS_1


"hehe, iya ma."


di ruang makan mereka menghabiskan makan lalu rita membantu mama mertuanya membersihkan sisa makanan.


setelah semua beres rita dan roni berpamitan pulang.


roni mengantar rita ke rumah lalu meninggalkannya untuk pergi ke kantor.


sehari hari roni selalu sibuk dengan pekerjaan di kantornya sehingga sering pulang hingga ralut malam.


kali ini ia pulang lebih awal, sambil membawa sebuah bungkusan di dalam plastik.


niat awal dia ingin memberikan ke pada rita namun rita sudah tidur duluan di atas sofa, karena tidak tega membagunkannya roni menggendong tubuh rita sampai di kamar atas.


roni meletakkan tubuh rita pelan pelan di atas ranjang namun saat roni menarik tangannya perlahan dari tubuh rita, tiba tiba rita tanpa sadar menarik tangan roni dan memeluknya.(mungkin dikira rita guling kali ya,, hahaha).

__ADS_1


mau tidak mau roni tidur di samping rita dengan posisi yang sangat dekat sekali.


__ADS_2