PERJODOHAN MEMBAWA CINTA

PERJODOHAN MEMBAWA CINTA
bab 17. pindah rumah


__ADS_3

Ketika malam hari seminggu setelah rita ke makam orang tuanya, roni memutuskan untuk pindah rumah esok sore. 


Di dalam kamar, Rita duduk di atas kasur sedangkan roni duduk di sofa kamar. 


"Besok pagi kemasi barang barang mu sekalian juga barang ku, kita pindah rumah"ucap roni yang mengejutkan rita. 


" Hah, apa? Pindah rumah? Kenapa?"


"Banyak tanya, cepat tidur" 


Roni beranjak dari sofa ke kasur dan merebahkan tubuhnya membelakangi rita. 


Sedangkan rita merasa sebal karna tak mendapatkan jawaban dari pertanyaan nya itu… 


"Dasar kulkas" Gumam rita pelan tidak terdengar.


Rita pun membaringkan tubuhnya dan membelakangi roni sambil terus mengumpat hingga ia tertidur. 


Pagi hari roni berangkat kerja tanpa sarapan, karna ada meeting pagi dengan klaien penting. 


"Nak, tidak sarapan dulu?" Ucap bunda ani. 


"Tidak bun, hari ini roni ada meeting pagi dengan klaien." Ucap roni. 


"Oh ya bun yah, nanti setelah pulang kerja roni dan rita akan pindah rumah." Imbuhnya. 


"Kalau memang itu yg terbaik tidak papa Ron, bunda dan ayah ngerti kok pasti kalian pengen mandiri kan?!"


"Iya yah, yaudah ya roni berangkat dulu, asalamualaikum."


"Walaikumsalam"

__ADS_1


Di meja makan tinggal tersisa piring kotor bunda dan rita mbersihkan nya, setelah beres rita pamit pergi ke kamar untuk mengemas pakainan yang akan di bawa ke rumah barunya.


Di dalam kamar rita memilah dan memilih baju di dalam lemari. Setelah selesai mengemasi bajunya, ia pun beralih ke lemari roni. Tanpa sengaja ia menemukan selemabar kertas yang terjatuh dari tumpukan baju. Karna penasaran dengan isinya rita pun membuka dan membaca setelah itu ia letekakan kembali ke asalnya. 


Setelah beres semua rita menghampiri bundanya di ruang keluarga yang sedang menonton TV. 


Mereka berbincang bincang dengan penuh canda dan tawa hingga tak terasa waktu sudah siang. 


"Tok tok tok"suara ketukan pintu. 


"Biar rita aja bun yang buka pintunya"


Bunda ani pun mengangguk kan kepalanya. 


Ketika rita membuka pintu ternyata roni yang sehabis pulang dari kerjanya. 


Roni masuk dan langsung menuju kamarnya rita pun mengikutinya dari belakang.


"Sudah selesai kemas baju?" Tanya roni jutek. 


"Ngak usah, ayo berangkat sekarang!"


"Ta tapi ayah kan belom pulang mas?"


"Tadi pagi kan sudah pamit." Berlalu meninggalkan rita sambil membawa koper yang berwarna merah. 


Mau tidak mau rita pun mengikuti di belakangnya sampai ruang keluarga sambil terus mengumpat di dalam hati. 


"Bun roni sama rita mau berangkat sekarang"


"Loh ron kok terburu buru? Tidak nunggu ayah pulang dulu?"

__ADS_1


"Tidak bun, setelah ini roni masih ada urusan kantor yang harus di selesaikan."


"Yasudah bunda titip rita ya, jaga dia baik baik"sambil menepuk bahu roni. 


"Iya bun"


"Rita, kamu harus jadi istri yang patuh pada suamimu ya nak, penuhi semua kebutuhan suamimu. Dan jangan lupa semau pesan bunda yang tadi ya" Ucap bunda ani sambil mengecup kening dan memeluk rita. 


"Iya bun hiks hiks hiks"


"Udah jangan cengeng,udah punya suami sekarang masa ngak malu." Ledek bunda ani. 


"Sering sering datang kemari ya nak" Imbuhnya. 


"Iya bun"Rita pun tersenyum malu. 


"Yaudah bun roni dan rita berangkat"


"Iya hati hati di jalan nak, maaf ya bunda ngak bisa antar kalian sampe rumah baru kalian."


"Iya bun, gak papa kok"


Roni pun membuka bagasi mobil dam memasukan koper di sana. 


Setelah itu mereka melajukan mobilnya kerumah baru mereka.


###########


jangan lupa like and votenya.


tetap stay di rumah ya man teman jangan ada yang mudik dulu, sayangi orang terdekat kalian dengan cara tetap di rumah.

__ADS_1


jangan lupa jaga kebersihan dan jaga kesehatannya😊


#salam sayang dari author😇


__ADS_2