
Ketika pagi tiba, pintu kamar di ketuk berkali kali oleh bunda ani…..
" Rita rita, bagun…" Seru bunda dari luar kamar.
" Sebentar bun, 5 menit lagi, rita masih ngantuk" Jawab rita.
"Ceklek" Bunda membuka pintu dan berdiri di dekat meja samping pintu sambil berkata
" Ini sudah jam 9 kamu mau bangun jam berapa lagi? Ucap bunda ani.
Rita yang mendengar kata jam 9 pun langsung bangun dan melihat jam dan ternyata masih jam 5.
Bunda ani pun tertawa melihat tingkah putrinya yang gelagapan bangun.
"Aaaaaa Bundaaaaaaa… ini masih jam 5, rita masih ngantuk ah" Rengek rita
Hendak Mengambil selimut dan akan tidur lagi.
" Lagian hari ini kan masih libur" Imbuhnya.
Bunda ani dengan sigap mengambil selimut yang akan di kenakan lagi oleh rita
" No no no, kamu hari ini ikut bunda masak di dapur, ingat ya sayang kamu bulan depan udah nikah jadi mulai sekarang walaupun libur atau tidak kamu harus tetap bangun pagi dan bantu bunda di dapur, supaya kamu terbiasa nantinya ketika tinggal sama suamimu. " Ucap bunda menasehati.
" Sekarang kamu cuci muka lalu turun ke dapur, bunda tunggu di bawah. " Ucapnya lagi dan berlalu dari kamar rita.
Rita berdiri karena rasa kantuknya membuatnya sangat malas dan dengan sekuat tenaga melangkah menuju kamar mandi untuk membasuh muka.
++++++++++
__ADS_1
Di dapur bunda sudah menyiapkan bahan bahan yang akan di masak nanti.
Di perjalanan menuju dapur, rita selalu mengupat kesal karena harus bangun sepagi ini dan harus Ikut masak.
" Seharusnya hal ini tidak akan terjadi secepat ini jika ayah tidak memaksakan kehendak nya. "
" Tapi apalah daya ku jika ingin menolak perjodohan itu adalah hal mustahil" Imbuhnya dalam hati lalu dia menarik nafas dalam dalam dan membuangnya kasar.
*****************************
Siang hari di kantor pratama grup, roni yang sudah selesai dengan pekerjaannya tiba-tiba mendapat pesan chat dari yana ( pacar roni).
"Sayang dimana? "
"Di kantor"
"Lagi apa yank? "Tanyanya
" Aku bosen di rumah, jalan yuk" Ajak yana
" Gak bisa aku lagi sibuk, besok saja. " Jawab roni berbohong.
Karena roni tidak mau di ajak jalan jadi yana punya inisiatif untuk datang ke kantor.
Setibanya di kantor, seperti biasa dia langsung membuka pintu ruangan roni tanpa mengetuk dan menghampiri roni yang sedang melamun menatap luar kantor.
"Hay Sayang " Sapa yana dengan senyum.
" Hey,, kamu kenapa sayang? " Tanya nya Sambil menggoyang goayangkan bahu roni karena roni saat di panggil tadi tidak ada respon.
" Eh iya kenapa? " Tanya roni yang tersadar dari lamunannya.
__ADS_1
" Kamu yang kenapa? Dari tadi di panggil malah melamun? " Jawab yana.
" Eh iya maaf yank, emang tadi kamu tanya apa" Ucap roni
" Hem gapapa cuma manggil kamu doang tapi kamu nya tidak respon, emang kamu ada masalah ya? Sampe melamun begitu? " Tanya yana, karena selama yana pacaran sama roni,baru kali ini dia melihat roni melamun
" Eee enggak enggak ada kok yank" Jawab roni.
" Kamu ngapain ke sini? " Imbuhnya.
" Ini nah sayang ada tas keluaran terbaru, bagus banget, aku pengen " Rengek yana manja, sambil melihatkan gambar tas yang ada di ponselnya.
" Tas kamu kan sudah banyak sayang, baru minggu lalu kamu minta tas harga 35 juta loh. Sekarang sudah minta lagi, buat apa?" Jawab roni.
" Plisss ya sayang,,,ini itu limited Edison loh. Gak mahal yank cma 50 juta kok. " Jawab nya merayu.
Roni pun menarik nafas nya dalam dalam dan membuang nya secara kasar…..
" Yasudah kamu pesen deh, nanti aku yang bayar" Ucap roni.
" Beneran yank" Tanya yana kegirangan.
" Iya" Jawab roni
" Yasudah kamu pulang gih, aku masih banyak kerjaan" Imbuhnya.
" Oke sayang, aku pulang dulu ya, emmuachh (cium jauh) " Jawabnya karena roni tidak ingin dicium ataupun di peluk oleh wanita lain walaupun itu pacarnya sekali pun kecuali mamanya.
Yana pun berlalu meninggalkan ruangan roni.
Setelah Roni melihat yana sudah berlalu dari ruangan nya, ia pun mengusap kasar wajahnya dan menarik napasnya panjang lalu membuang nya secara kasar.
__ADS_1