
Setelah bercanda, Suasana mulai terasa serius.
Om fadli " Firman Jadi bagaimana perjanjian kita yang dulu?"
Ayah firman " Apanya yang bagaimana dli, tentu saja jadi"
Om fadli " Baiklah, jika kau setuju minggu depan aku dan anak ku akan ke sini lagi untuk melamar anakmu rita.
Ayah firman " Tentu saja saya setuju, semoga dengan adanya ikatan di antara anak kita, kita akan lebih erat lagi dalam persahabatan kita.
Di sisi lain rita yang mendengar perbincangan ayah nya dan om firman merasakan sesak yang teramat di dalam dada nya. Rita menahan pertanyaan pertanyaan yang siap di luncurkan ke ayahnya.
#############
Setelah om fadli dan tante Mia pulang.
Rita membuka suara.
Rita" Ayah? Maksudnya apa ini? "
Ayah firman " Ya maksudnya kamu bakal di lamar sama anaknya om fadli dan nikah sana dia"
Rita " Hah nikah?? " "Tapi ayah aku masih mau lanjut kuliah, rita belum siap untuk menikah. Kenapa ayah tidak bertanya ke pada rita dahulu sebelum memutuskan. " Air mata mulai mengalir membasahi pipi nya.
__ADS_1
Ayah firman " Nak, ayah melakukan ini demi kebaikan mu. "
Rita " Ayah, rita mohon, rita masih mau lanjut kuliah bukan nikah ayah. Selama ini rita selalu memenuhi permintaan ayah, tolong ayah kabulkan permintaan rita yang satu ini" Air mata masih terus mengalir mewakili perasaanya.
Ayah firman " Masalah kuliah itu gampang, setelah nikah kamu masih bisa kuliah nak. Dan kamu tau kan ayah tidak suka di bantah! "Dengan Suara sedikit penekanan di akhir kalimat.
Rita " Bunda, rita ngak mau nikah bunda,, beritahu ayah bunda. " Memohon ke pada bundanya yang dari tadi mengelus elus pundak rita supaya bisa menenangkan dia.
Bunda ani " Nak, kali ini bunda setuju dengan ayah mu, ini semua demi kebaikan mu sayang"
Karena rita merasa tidak ada pembelaan bagi dirinya, jadi dia berdiri dari kursi dan lari menuju kamarnya dengan air mata yang terus menetes.
############.
Bahkan dia tidak sarapan di rumah, rita lebih memilih sarapan di kantin kali ini.
Hingga bel berbunyi (tringgg tringgg tringgg) , rita baru menuju kelas nya. Dan langsung duduk di kursinya.
Karena setelah ujian jadi tidak ada pelajaran lagi.
Ida, cici, Tia, Kirana dan helen menghampiri rita yang sedang duduk di kursinya sambil bengong.
Ida " Rita rita rita " Sambil melambai lambaikan tangan nya di depan wajah rita.
__ADS_1
Kirana " Rita oh rita!!! " Dengan nada yang tinggi seperti orang berteriak.
Rita " Hem eh apasih kirana?? " Tersadar dari lamunannya.
Kirana " Lo tuh ya dari tadi di pangilin malah bengong,, ada apasih? Kalau punya masalah cerita kali sama kita kita…. "
Rita " Hmm, gu gue mau di lamar. " Ucapnya lesu.
Helen" Hah apa!? Gue gak salah denger rit? "
Rita " Enggak, papa sama bunda gue nge jodohin gue sama anak temen nya"
Tia " Terus lo trima rita? "
Rita " Mau gak mau gue trima, kalian tau kan sifat papa aku yang gak suka di bantah" Sambil menghirup nafas dalam dalam lalu membuangnya secara kasar .
Mereka pun memeluk rita sahabat nya beramai ramai…
Cici " Sabar ya rita, kita selalu ada buat kamu" Sambil mengelus pundak rita.
" Yaudah yuk kita makan, udah laper hehehe" Kata Tia.
Mereka pun mengambil bekal dan makan bersama seperti biasa.
__ADS_1