
40 menit kemudian keluarga fadli ( pratama) datang.
Ayah firman dan keluarganya menyambut mereka di depan teras rumah, kecuali rita yang masih setia di kamarnya
Fadli " Hay apa kabar " Menyapa firman dengan bersalaman dan menepuk bahunya.
Firman " Baik,, kamu sendiri bagai mana? " Tanya balik firman ke fadli
Fadli " Baik juga " Menunjukan senyum yang ramah..
Firman " Ayo masuk semua nya… " Seru firman mempersilahkan mereka masuk
Mereka pun masuk ke ruang tamu yang sudah di tata serapi mungkin untuk menyambut mereka.
Roni tidak merasa asing dengan teman ayah nya ini, dia merasa pernah bertemu tapi entah dimana..
Roni mengerinyitkan dahinya seperti mengingat ingat siapa teman ayah nya ini
Firman " Dli apakah ini Roni anak mu yang dulu suka nangis? "
Fadli " Hahahahaha, iya fir, ini Roni yang dulu kecilnya suka nangis. "
Mereka pun terlarut dalam candaan semasa Roni kecil….sesekali zaki juga ikut dalam candaan tersebut.
Roni yang mendengarkan ke tiga orang ini hanya diam dan terus berfikir siapa teman ayah nya itu, sampai sampai dia tahu masa kecil Roni.
__ADS_1
" Ah ternyata om firman" Gumam nya dalam hati. Dia ingat dulu om firman pernah jadi tetangga sebelah rumah roni saat dia berusia 6 tahun.
Sedangkan bunda ani, mama Mia dan tante rena asik bercanda sendiri sampai sampai sudah sekitar 1 jam mereka mengobrol.
Tante Mia " Eh jeng ngomong ngomong mana rita?"
Bunda ani " Eh iya jeng, sampe kelupaan sama acara intinya "
Mereka pun tertawa karna ke asikan mengobrol… .
Bunda ani " Sebentar ya, saya panggil rita dulu " Ucap nya sambil tersenyum bahagia.
Bunda ani naik ke atas menemui rita di kamarnya.
Tok tok tok tok tok ( ketukan pintu kamar rita).
Rita " Masuk aja bunda, pintunya ngak di kunci! "
Rita " Bunda,,, rita masih pengen lanjut sekolah. " Rengek rita dengan mata yang sudah berkaca kaca..
Bunda ani duduk di ranjang sebelah rita duduk. " Sayang kamu kan bisa kuliah setelah nikah nanti." Seru bunda ani.
Rita " Tapi bunda… "
Bunda ani " Sudah sudah ayo sekarang kamu turun, sudah di tunggu dari tadi.. " Memotong pembicaraan rita.
Akhirnya rita mengikuti bunda ani dari belakang untuk turun.
__ADS_1
Sesampainya nya di ruang tamu rita menyalami keluarga roni.
Mama mia " Wah cantik sekali calon mantu mama" Memuji.
Rita hanya membalas senyuman kepada Mia.
Papa fadli " Yasudah kita mulai saja tukar cincinnya. " Ucap fadli.
Mama Mia pun mengambil sekotak cincin yang berisi sepasang cincin.
Roni berdiri, berhadapan dengan rita. Seketika Roni memandang wajah rita, tapi pandangan itu tidak lama, karna mama Mia Memenepuk bahu Roni dan menyuruh nya memasangkan cicin di jari rita.
Begitupun bunda ani juga menyuruh rita memasangkan cincin di jari riko setelah Roni memasang kan cincin di jarinya.
Tak lupa mama Mia menyuruh adik iparnya yaitu rena untuk mengabadikan moment ini..
Setelah acara tukar cincin selesai, mereka pun duduk kembali untuk membicarakan hari pernikahan putra putri mereka.
Mereka sepakat acaranya bulan depan.
Roni menuruti kemauan 2 orang kepala keluarga itu dengan syarat pesta nya di adakan secara kelurga saja. Artinya tidak ada orang lain yang di undang selain keluarga dari kedua keluarga ini.
Stelah sepakat bunda ani mengajak mereka makan bersama di meja makan. Di sana sudah tersusun rapi berbagai makanan…
Mereka pun larut dalam candaan di meja makan sampai makanan mereka habis dan keluarga fadli pamit untuk pulang.
##############
__ADS_1
****trimakasih yang sudah mau meluangkan waktu ya nya untuk membaca, like dan votenya 😉
author sayang kalian❤****