Pernikahan Di Atas Permusuhan

Pernikahan Di Atas Permusuhan
Honeymoon


__ADS_3

Kevin lalu melangkah mendekati sofa di kamar Mika, namun Mika tidak memberikannya selimut karena memilih untuk segera tidur.


Sedangkan AC di kamar Mika sedang hidup, Kevin mendekati Mika yang tertidur.


Lihatlah dia, dengan kasur yang cukup besar dan selimut nya yang lebar, tidak bisa berbagi denganku , dia ingin aku mati kedinginan kah?, gumam Kevin di dalam hatinya.


Kevin masih ragu jika tidur di kasur Mika, karena Kevin tidak pernah tidur satu ranjang dengan Mika ataupun dengan wanita lain.


Telah lama Kevin berdiri dan berfikir, hingga Mika sudah tertidur, dan Kevin sudah sangat mengantuk dan merasa sangat kedinginan, "Kasurnya sangat besar, jadi aku bisa menjaga jarak dengannya", ucap Kevin lalu menaiki kasur dan menyelimuti dirinya.


Pagi


Mika terbangun lebih awal dari Kevin dan melihat Kevin tertidur di kasurnya, meski wajah tampan Kevin sangat jelas, Mika sontak langsung duduk tanpa memedulikan wajah Kevin yang tampan itu.


"Mengapa kau tidur di sini ?", teriak Mika.....memandangi Kevin.


Kevin terbangun kaget mendengar teriak Mika, pelan-pelan membuka matanya.


"Mengapa kau berteriak seperti itu ?", ucap Kevin kesal.


Mika memperlihatkan wajah kesalnya, "Kau tidur di kasurku, bukankah semalam kita sepakat kau tidur di sofa", ujar Mika.


Kevin lalu bangun dari tidurnya untuk duduk juga dan membalas tatapan Mika, "Kau tidak memberiku selimut dan AC juga hidup", balas Kevin.


"Aarrggghh, kau sangat menyebalkan, kenapa kau tidak membangunkan ku saja dan selimut ada di dalam lemari itu", Ucap Mika kesal sembari menunjuk ke arak lemari.


"haah, sudahlah, aku tidak memikirkan itu semalam", jawab Kevin.


"Kau tau, aku tidak pernah tidur satu ranjang dengan lelaki dan kau beraninya tidur di kasurku", ketus Mika.


"hei, jangan berpikir hal buruk tentang aku ya, aku hanya kedinginan semalam", balas Kevin.


Mika langsung turun dari kasurnya dengan kesal dan berdiri melangkah ke kamar mandi tanpa melihat ke arah Kevin lagi.


Setelah Mika memasuki kamar mandinya,


Pernikahan semacam apa ini ?, untuk tidur di kasurnya saja, aku seperti penjahat, bagaimana aku bisa mengatakan jika aku menyukainya, gumam Kevin di hatinya.


Setelah Mika selesai dari kamar mandi dan akan sholat subuh, Kevin bergantian untuk berwudhu juga.


Mika menunggu Kevin keluar dari kamar mandi untuk sholat bersama.


Setelah selesai sholat bersama, Kevin melangkah keluar kamar menuju kolam berenang untuk sedikit berolahraga, sebelum cahaya matahari muncul.


Bintang mendekati Kevin, dimana Bintang telah bersiap-siap segera berangkat.


"Kevin, aku ingin berbica dengan mu", ujar Bintang.


"Bintang, ada apa ?", balas Kevin menoleh ke arah Bintang.


"Apakah kau benar telah mencintai Mika?", tanya Bintang.


Kevin masih terdiam dan heran mengapa Bintang menanyai hal itu.


"Ketika Mika mengatakan ingin menikahimu, dia hanya ingin membuat aku cemburu, dia hanya menjadikan pernikahan ini seperti game yang akan bersaing dengan aku", jelas Bintang.

__ADS_1


"Sudah cukup, kami punya alasan tersendiri untuk memulai hal ini", Balas Kevin kemudian meninggalkan Bintang untuk kembali ke kamar Mika lagi.


.


.


Kevin dan Mika menuruni tangga berdampingan, namun Mika tidak memegang tangan Kevin dan terlihat anggota keluarga berkumpul karena Tomi dan Bintang akan berangkat ke Jerman.


skip--


Hingga Tomi dan Bintang berlalu diantar supir ke bandara.


"Kami pagi ini juga pulang ya yah", ucap Mika kepada Tuan Chen.


"Kenapa terburu-buru sekali, kalian belum sarapan kan, ayo sarapan bersama", perintah Chen.


Kevin dan Mika saling berpandangan, dan mengiyakan permintaan ayahnya.


Saat di meja makan, Mika mengambil sendiri makanan tanpa memedulikan Kevin.


"Mika, ambilkan lah kak Kevin sarapan", ujar Sarah sembari menggoda Mika.


Mika memandang Sarah, Tuan Chen, dan Kevin, akhirnya Mika terpaksa berdiri mengambilkan makanan untuk Kevin.


"Terima kasih", ucap Kevin.


"Heemm".....


Setelah selesai sarapan, Tuan Chen memulai pembicaraan.


"Baik yah", jawab Mika sembari memandangi Kevin.


"Ayah kurang percaya kepada Mika, bagaimana dengan Kevin?", ujar Tuan Chen.


Kevin memegang tangan Mika yang berada di atas meja makan, "Kami baik-baik saja yah, (lalu menoleh ke arah Mika), Kevin akan menjaga Mika dan tidak akan meninggalkan nya", ujar Kevin memberikan senyuman tulus kepada Mika.


"Baiklah, ayah senang mendengar ucapan kalian", balas Tuan Chen.


"Ayah ada hadiah untuk kalian", ucap Tuan Chen dengan bahagia sembari memberikan sesuatu ke Kevin dan Mika.


Kevin mengambil pemberian Tuan Chen yang berupa 2 buah tiket liburan ke phu thap buek, Thailand.




"Tiket liburan ke Thailand yah ?", tanya Kevin.


Tuah Chen mengangguk dan tersenyum.


Mika melihat tiket yang dipegang Kevin, "phu thap buek mountain, Thailand ?, aku mau banget ke gunung itu yah, terimakasih ayah", ucap Mika kegirangan.


"Itu hadiah honeymoon untuk kalian berdua", jelas Sarah.


"Apa?", ucap Mika dan Kevin sontak dan mereka saling berpandangan.

__ADS_1


"Iyaa, Sarah benar, hadiah pernikahan kalian dari ayah, Ayah tau Mika sering membicarakan liburan ke gunung itu", ujar Tuan Chen.


"Kayak nya kita belum bisa liburan yah dalam waktu cepat, iya kan Kevin ?", ujar Mika.


"Kenapa?, kan cuma 7 hari ", tanya Tuan Chen.


"Kevin sibuk yah, iya sibuk", jawab Mika memberi alasan.


Kevin kemudian berpikir, mungkin dia bisa mengungkapkan perasaan nya kepada Mika ketika berada di Thailand nanti.


"Ayah sudah memesankan kita tiket liburan sayang, segala urusan pekerjaan kamu tenang saja, aku bisa memerintahkan Fajar, jadi kita bisa pergi honeymoon dalam waktu 7 hari itu", ujar Kevin yang memperlihatkan wajah tampan dan bahagianya itu.


Mika menoleh ke arah Kevin yang mengatakan mereka akan pergi honeymoon ?.


Hah?, apa yang lelaki ini katakan, aku sudah memberikan alasan supaya tidak jadi pergi, dan dia mengiyakan perkataan ayahnya, gumam Mika sembari memandangi Kevin.


Percakapan selesai di meja makan, Kevin dan Mika pamit untuk pulang.


Saat perjalanan pulang ke rumah Kevin dan Mika, tidak ada yang memulai pembicaraan, Mika hanya terdiam memikirkan pergi liburan hanya berdua dengan Kevin.


di rumah Kevin dan Mika


Kevin ingin berbicara dengan Mika namun Mika tidak berhenti melangkah menuju kamarnya hingga Kevin mengikutinya hingga ke dalam kamar Mika.


"hei kau, mengapa kau mengikuti ku sampai ke dalam kamar?, kau lupa ya, kita sudah di rumah, bukan di rumah ayahku lagi?", ucap Mika kepada Kevin yang masuk ke kamarnya.


"Kau terus terdiam dari tadi, bukankah ayah kau mengatakan jika kau sangat ingin ke phu thap buek mountain ?", tanya Kevin.


"Iya, aku sangat ingin ke sana, tapi tidak dengan kau, apalagi hanya berdua", ketus Mika.


"Kau sangat menyebalkan, kau tau itu tiket untuk honeymoon bukan untuk sendirian, memangnya kenapa jika kita pergi berdua ?", balas Kevin kesal.


"Cukup berbicara mengenai honeymoon terus, aku tidak pernah pergi berdua saja dengan lelaki, aku tidak nyaman dengan hal itu", jawab Mika.


"Kau menganggap aku ini siapa sebenarnya ?", tanya Kevin sembari tersenyum memandangi Mika.


"Hei, berhentilah tersenyum seperti itu melihatku, kau jangan aneh-aneh ya atau aku akan memukulmu, aku tidak tahu kau siapa", ketus Mika melihat kelakuan Kevin.


"Oke, karena kau tidak menjawab siapa aku di kehidupan kau, maka akan aku beri tahu, aku suami kau dan kita akan pergi honeymoon ke Thailand", ujar Kevin dengan penuh percaya diri.


"berhenti mengucapkan honeymoon, kita akan membawa Bi Pae, dan keluar lah dari kamar ku sekarang, keluar", balas Mika sembari mendorong tubuh Kevin karena kesal.


Kevin memegang kedua pergelangan tangan Mika agar ia tidak mendong Kevin lagi. Kevin mendekatkan dirinya ke hadapan Mika.


"Jangan dekat-dekat dengan ku", ucap Mika, namun Mika tidak bisa menjauh karena tangannya masih dipegang Kevin.


"Hanya berdua, tidak akan membawa Bi Pae atau siapapun itu", ucap Kevin lalu melepaskan tangan Mika dan sembari melangkah keluar kamar Mika menuju kamarnya.


BERDUA ?, gumam Mika di dalam hatinya.


.


.


.

__ADS_1


oke, tunggu cerita selanjutnya teman-teman 😁😁, jangan lupa like, komen, dan jadikan cerita favorit nya ya😁😁


__ADS_2