
Tingkah Brunella sudah benar-benar berubah, William keluar. "Kenapa Anda terlihat sangat panik, Tuan?" Tanya orang ke 12 yang berjaga hari ini. "Apa nona perlu bantuan?" Tawarnya, "tidak" jawab William seraya pergi. "Mrs. Hamlet" panggil William yang sedari tadi mencarinya, kemudian ia menceritakan kejadian itu dengan berbisik. "Tenang saja Tuan, aku tahu caranya. Ikuti saya" ajak Mrs. Hamlet, William terus mengikuti hingga berada di depan kamar Brunella. Mrs. Hamlet mengisyaratkan untuk diam menggunakan jarinya.
Tiba-tiba Mrs. Hamlet mendorong William masuk dan menguncinya dari luar, "apa?! Keterlaluan" kesal William. "Nikmati waktu kalian, Tuan" ujar Mrs. Hamlet. Brunella semakin mendekatinya, begitupun dengan William yang terus mundur. "Sadar kau, cepat sadar" perintah William. Brunella terus mendekat dengan senyum yang membuat William takut, "pergi sana" katanya. Brunella tidak menghiraukannya, sangat dekat.... William menyiramnya dengan air, Brunella tersadar. 'Eh?' herannya, "sudah sadar kah?" Tanya William.
#Brunella
__ADS_1
Aku masih menatapnya heran, tapi.... "Aaaaa, dasar mesum" aku memukulnya. Berani sekali dia membasahi bajuku dan membuatnya jadi tembus pandang begini, aku sangat kesal. "Laki-laki mesum, pembohong" kesalku lagi tanpa mendengarkan ocehannya. William menahan tanganku, "dengarkan" pintanya. "Kau tidak sengaja minum obat perangsang tadi, tapi sepertinya tidak sekuat yang ku pikir. Air saja sudah bisa menyadarkanmu" jelasnya.
#Author
Tatapan Brunella berubah tajam, "jadi kau ingin itu hilang dengan cara lain?!" Kesalnya. "Bukan begitu, aku hanya tidak pernah berhadapan dengan pelecehan seperti ini sebelumnya. Untung saja kau tidak melakukannya padaku, aku masih bisa menyelamatkan diri kali ini. Apa yang dikatakan media jika itu benar-benar terjadi, seorang nona Lemington meniduri Tuan muda Lemington?" Canda William mendapat pukulan Brunella.
__ADS_1
Mrs. Hamlet mengangguk dengan wajah berbinar, Glover masuk sesuai perintah William malah berbicara. "Selamat, Tuan muda. Semoga kalian bertiga selalu bahagia bersama" ujarnya. "Apa maksudmu?" Tanya William heran. "Anda dan nona sudah ------, bukan?" Jawabnya. "Apa?! Menikah saja tidak, bagaimana mungkin begitu" kaget William sedikit tidak percaya. 'Ughhhhh, Mrs. Hamlet salah info ternyata' pikirnya. "Maaf, tuan" pinta Glover. "Tapi.. coba katakan, apa Brunella terlihat pantas untukku?" Tanya William.
Glover mengangkat alisnya heran, "tentu saja Tuan" jawabnya. William tersenyum, "jadi dia cocok menjadi nona muda dalam keluarga Lemington?" Tanya William. "Sangat cocok, Tuan muda" jawab Glover. "Baiklah, baik. Kau bisa memujiku lagi nanti, sekarang aku ingin tidur" perintahnya. "baik, Tuan" ujar Glover. William terus menggerutu dan berangan-angan masa depannya dengan Brunella yang terlihat sangat indah. Bahkan ia sudah lupa dengan Glover yang baru akan keluar ketika ia mulai tersenyum-senyum dengan pandangan lurus ke depan.
__ADS_1
Di tempat makan waktu pagi...
William berdeham, "menurutmu apa kita harus pergi ke pernikahan bersama?" Tanyanya, namun saat Brunella hendak menjawab ia kembali menyela. "Oh, tentu saja. Oh ya, dapatkan bucket bunganya untukku ya. Aku akan membayarmu $$$" tawarnya, "benarkah? Hanya bucket bunga? Aku bisa menangkap lebih dari satu jika hanya itu" jawab Brunella. "Baguslah" ujar William dingin. "Ingatlah perkataanmu, jangan membuatku malu" sambungnya.