Petualangan Sang Pendekar Cantik

Petualangan Sang Pendekar Cantik
Perjalanan


__ADS_3

Siang itu udara terasa panas karena sinar matahari yang terik.Gadis itu tampak kebingungan karena sang serigala terdiam cukup lama.sang gadis bertanya


"Kenapa kau diam saja ?"


"Tidak,tidak apa apa aku hanya heran kenapa kau tidak takut saat bertemu denganku?"


"Mengapa aku harus takut padamu?,apakah semua orang yang bertemu denganmu itu takut padamu ?"


"Iya, manusia yang melihatku pasti akan lari ketakutan."


Gadis itu heran kenapa manusia takut peda serigala itu,padahal serigala itu tidak menakutkan.Serigala itu memiliki bulu berwarna hitam mengkilap dan mata yang berwarna merah.Karena merasa heran sang gadis memberanikan diri untuk bertanya


"Shiro, siapakah kau sebenarnya?"


Mendengar pertanyaan yang diajukan oleh sang gadis,serigala itu terkejut dan menjawab


"Apakah kau ingin tau siapakah diriku ini?"


"Iya"


"Baiklah,aku sebenarnya adalah---"


Serigala itu belum sempat menyelesaikan kalimatnya.Mereka merasakan keberadaan orang lain yang berjalan mendekati mereka.


"Heeeh,tidak aku sangka bisa bertemu denganmu disini serigala hutan.Aku sudah sangat lama mencarimu!"


Gadis itu terkejut saat melihat manusia harimau mendekati mereka sekaligus khawatir akan terjadi pertarungan diantara mereka.


Gadis itu melihat ekspresi wajah sang serigala itu yang tampak marah seperti ingin menerkam harimau yang ada didepannya.


"Kenapa kau ada disini kucing kampung!!?"teriak sang serigala.

__ADS_1


"Hahaha,Kenapa?Karena ini adalah wilayah ku, wilayah para harimau!"


"ck!,kau!!!"


Sang serigala sangat marah mendengar perkataan harimau itu.


"Aku adalah sang pangeran harimau namaku Tio!"


"Lalu?,kenapa kalau kau adalah pangeran harimau?. Aku tidak takut denganmu!, lawanlah aku jika kau berani!."Jawab sang serigala.


"Huh,Aku Sangat berani untuk melawanmu!"Jawab harimau.


Mendengar perkataan dari kedua manusia binatang itu membuat sang gadis tidak bisa menahan amarahnya lagi.Gadis itu menjadi marah.Dengan sekuat tenaga gadis itu memisahkan mereka berdua.


"Kalian berdua !,bisakah kalian diam!, jika tidak aku akan membunuh kalian!"


Mendengar suara itu mereka berdua terkejut dan tiba tiba terduduk sambil merenung.


"Baiklah, aku akan memaafkan kalian"


"Ngomong-ngomong,aku baru sadar kalau Tio kau itu harimau putih kan."


"Benar"jawab harimau.


"Wah,aku baru pertama kali melihat harimau putih bermata emas sepertimu.Kau juga sangat putih, menurutku kau lumayan tangguh untuk bertarung."


"Benar,benar! aku sangat kuat,aku bisa mengalahkan tiga ekor singa dengan kakuatan ku."sombong sang harimau.


"Zora,kau terlalu memujinya.Lihatlah kucing ini menjadi begitu sombong."


"Hehehe,tampaknya kau iri padaku,oh iya, manusia namamu Zora kan, selamat kau adalah orang pertama yang menundukkan ku.Sepertinya kau sangat hebat bahkan aku pun bukan tandingan mu."

__ADS_1


"Dia memang sangat hebat atau kaulah yang terlalu lembah."


"Kau!"


"Sudahlah,jangan bahas masalah ini.Ya ampun, sebaiknya aku segara melanjutkan perjalanku!"


" kemanakah kau akan pergi?" tanya mereka berdua.


"Aku akan pergi untuk berpetualang dan berlatih agar menjadi lebih kuat! aku ingin menjadi seorang pendekar terkuat!"


"Kalau begitu ajaklah kami,kami ingin pergi berpetualang denganmu"kata mereka berdua.


"Aku bisa saja mengajak mu tapi, aku tidak bisa mengajak harimau ini."


"Kenapa kau tidak bisa mengajakku? apakah kau membenciku?"kata harimau.


"Bukan,karena kau bilang kau adalah pangeran harimau jadi aku tidak bisa membawamu pergi dari kelompok mu."


"Tenang saja, sebelum aku bertemu denganmu aku sudah mengatakan bahwa aku akan pergi untuk berpetualang mencari lawan yang lebih kuat lagi."


"Baiklah, Kalau begitu ayo cepat jalan! kita tidak bisa membuang waktu lagi.Kita harus menemukan sebuah desa untuk tempat istirahat"


"Aku sudah mengenal tempat ini tapi jarak terdekat dengan desa adalah 40 km apakah kita bisa sampai tepat waktu?" tanya serigala itu.


"HM,ini sepertinya sedikit sulit."


"Tidak perlu khawatir kita pasti bisa!"


"Baiklah ayo jalan!."


Dengan begitu mereka pun berangkat menuju desa dan petualangan ini baru saja di mulai.

__ADS_1


__ADS_2