Playing Kiss

Playing Kiss
episode 8


__ADS_3

"lupain ervan yg nggak tau terimakasih itu banyak laki-laki yg mau sama kamu " ucap diana seperti nya geram dgn ervan


"hmm ya aku akan selalu semangat nggak ada lagi yg namanya cinta lagi" ucap ku tersenyum semangat


kami akhirnya bermain hujan bersama sampai tak terasa hari sudah malam. kami pun pulang ke rumah masing-masing


sebenarnya aku enggan untuk pulang karena tak ingin bertemu ervan, jujur hati ku masih terasa sakit waktu ia menghina ku tadi...


aku masuk dengan pakaian basa kuyup karena hujan tadi untung yg lain masih di kamar masing-masing, aku menuju kamar ku untuk membersihkan diri dan solat hari telah menunjukkan waktu solat isyah semua orang solat di masjid yg ada di samping rumah sedangkan aku memilih untuk solat sendiri di kamar ku


setelah solat aku lebih memilih untuk tidak keluar kamar dan melanjutkan menulis puisi untuk lomba bulan depan


...tak tergapai...


...kau bak bulan yang selalu menerangi malam ku......


...kau bak matahari yang selalu menerangi hari ku......


...ingin ku miliki mu agar aku bisa merasakan cahaya mu setiap saat.....


...tapi itu hanyalah angan semata yang tak kan pernah bisa terjadi......


...kau seperti pangeran tampan yg selalu di kejar-kejar oleh setiap putri cantik di dunia ini......


...andai aku seorang putri aku akan berusaha mendapatkan mu......


...tapi seketika aku sadar jika aku dan kau mempunyai perbedaan besar......


...kau di atas langit sedangkan aku hanya di bumi......


...sebesar apa pun aku mencoba aku tak kan pernah bisa menggapai mu......


^^^𝓢𝓻𝓼. 𝓣^^^


aku menyelesaikan puisi yang ku buat ,setelah itu aku membereskan meja belajar ku dan turun ke bawah melihat yg lain sudah berkumpul di ruang keluarga..


"assalamu'alaikum mommy, daddy, deby" ucap ku kepada semua kecuali ervan , aku sama sekali tak ingin menyapa ataupun berbicara pada nya

__ADS_1


"waalaikumsalam kk rain" ucap Deby tersenyum padaku


"waalaikumsalam rain" ucap mommy Mia dan daddy dion bersamaan


"kk rain baru pulang ya? " tanya Deby pada ku setelah aku duduk di samping nya


"kk rain udah lama kok pulang nya tadi kk rain solat di kamar sekalian ada yg kk rain kerjakan" jelas ku pada nya sambil tersenyum


"emang kk rain kerjain apa?" tanya Deby pada ku


"hmm buat puisi dex kk rain dari dulu suka buat puisi sayang" ucap ku lembut pada Deby


"wahh kamu suka buat puisi ya rain?" tanya mommy Mia antusias padaku


aku menganggukan kepala ku mengiyakan pertanyaan mommy Mia


"kamu sama kayak mommy dan ibu kamu dulu hobby banget buat puisi bahkan saking hobby nya kita sampai lupa buat belajar dan nilai kami anjlok semua karena hobby kami dulu" cerita mommy Mia mengingat kenangan nya bersama ibu dulu yang memiliki hobby sama seperti ku juga


"sama dong kayak dia nilai nya anjlok semua bahkan paling rendah satu sekolah" ucap ervan sambil fokus membaca buku sama sekali tak melihat yg lain membuat ku langsung menatap tajam kepada nya..


"awas ya daddy nanti nggak boleh tidur di kamar daddy tidur di luar nanti malam "ucap mommy Mia ketus pada daddy dion


" ya kok gitu mom masa' daddy tidur di luar nanti daddy masuk angin dong dan nanti mommy tidur sendirian dong "ucap daddy membujuk mommy Mia dgn wajah memelas


"hahaha kasian daddy bakalan tidur di luar awas dad nanti ada nyamuk loh" ucap Deby meledek daddy dion sambil tertawa


"awas ya kamu Deby berani ledekin daddy nanti uang jajan kmu daddy potong" ucap daddy dion pada Deby


"berani kamu ya motong uang jajan Deby , daddy sama ervan nggak dapet jatah makan malam ini " ucap mommy Mia berdengus kesal


"kok ervan juga kena sih? " protes ervan karena ia tak Terima ia juga kena hukuman gara-gara daddy nya


"karena kamu juga ngeledekin rain" ucap mommy Mia santai berlalu pergi


"emang bener kata mommy tadi bang ervan ngeledekin kk rain, rasain nggak dapet jatah makan malam wlee" ucap Deby berlalu pergi


"maaf ya gara-gara aku kalian nggak dapet jatah makan malam " ucap ku sesal merasa bersalah

__ADS_1


"udah rain ini bukan salah kamu kok" ucap daddy dion tersenyum


saat malam mommy Mia beneran nggak ngasih jatah makan malam untuk daddy dion dan ervan mereka berdua Tetap di kamar karena tau bagaimana mommy Mia...


sekarang waktu nya aku membawa coklat panas untuk ervan, aku membawa nampan yg berisi makanan dan segelas coklat panas sebelum kekamar ervan aku menemui daddy dion dan memberikan setoples cokis yg kemarin aku buat...


"assalamu'alaikum "ucap ku sambil membuka pintu kamar daddy dan mommy


"waalaikumsalam rain "ucap mommy Mia dan daddy dion dari dalam kamar


"ada apa rain ?" tanya mommy Mia pada ku


"i_ni mommy aku mau nganterin cokis yang aku buat kemarin buat mommy sama daddy mungkin aja kalian suka" ucap ku sedikit gugup


"Ohh terimakasih rain kamu baik sekali"ucap daddy dion dengan mata berbinar sedangkan aku hanya tersenyum


"terus yg di nampan itu untuk siapa ?" tanya mommy Mia pada ku


"Ohh ini untuk ervan karena dia kemarin malam ngomong minta di buat kan coklat panas sebelum tidur" jelas ku pada mommy Mia dan daddy dion di balas senyuman bahagia dari mereka berdua


"kalau gitu rain pamit mommy dan daddy mau nganterin ini buat ervan" pamit ku pada mommy Mia dan daddy dion di balas anggukan oleh ke dua nya


aku keluar kamar daddy dion dan mommy Mia lalu naik ke lantai atas menuju kamar ervan sambil membawa nampan yg berisi secangkir coklat panas dan setoples cokis


tok tok


aku mengetuk pintu kamar ervan "assalamu'alaikum " ucap ku di balik pintu


"waalaikumsalam masuk" ucap ervan di dalam kamar


aku masuk kamar ervan untuk pertama kali di sana terlihat banyak buku-buku yang tersusun rapi di rak buku , banyak sekali piala-piala yang mungkin hasil prestasi nya...


aku melihat ervan yg menyender di ranjang nya sambil membaca buku dengan sangat fokus...


"knp berdiri saja ? bawa kesini " ucap nya sambil memberi kode untuk meletakkan nampan yang ku bawa di meja sambil ia , aku langsung meletakkan nampan tersebut dan hendak pergi namun...


"saya minta maaf karena kejadian tadi siang " ucap nya membuat ku berbalik kepada nya menatap nya bingung

__ADS_1


__ADS_2