
" nak ayo kenalan dulu sama rain " ucap mommy Mia kepada orang itu ia langsung mendongak meletakkan buku nya ,betapa kaget nya aku saat melihat siapa dia seseorang yg sangat aku kenal.....
"hmm " ia berjalan mendekati ku dgn ekspresi dingin nya
"saya ervan " ucap nya mengulurkan tangan nya pada ku membuat ku salah satu tingkah setelah sekian lama aku mengenal nya untuk pertama kali nya aku berbicara secara langsung dengan nya
menjabat tangan nya "saya raina panggil saja saya rain" ucap ku sambil menundukkan kepala ku tak berani menatap nya
"hmm udah tau kamu anak dari kelas seni" ucapnya kembali duduk di tempat nya
"ervan antar kan rain ke kamar nya nak " ucap mommy Mia pada ervan
"mommy Deby sekamar sama kk rain ya disebelah kamar kk ervan " ucap Deby meminta izin
"Deby kamu kan punya kamar sendiri " ucap mommy Mia pada Deby yg membuat nya langsung cemberut
"nggak pa pa mommy biar Deby satu kamar sama rain aja" ucap ku membuat senyum di wajah cantik Deby mengembang
"nggak bisa nanti Deby ganggu aku mom, mommy sama juga tau gimana Deby " tolak ervan tidak setuju
"Deby nggak akan rusuh kok" ucap Deby dengan air mata yg berlinang
"Deby sayang jgn nangis ya nanti kapan-kapan Deby bisa kok tidur sama kakak kok tapi jgn sering-sering kan Deby juga punya kamar sendiri" ucap ku lembut membuat senyumnya terbit
"beneran kak " ucap Deby semangat
"ya " ucap ku tersenyum
lalu aku dan ervan naik ke lantai tiga lantai paling atas di sana hanya terdapat dua kamar dan satu kamar mandi kamar ku dan kamar ervan berhadapan kami berbagi kamar mandi
"ini kamar mu dan ini kamar mandi nya " ucap nya menunjukkan kamar ku dan kamar mandi sambil meletakkan koper ku
"Terima kasih atas bantuan nya, maaf saya sudah merepotkan" ucap ku tak berani menatap nya
"hmm" ucap nya berlalu pergi meninggalkan ku
__ADS_1
aku tak tau harus bersikap seperti apa dengan nya di satu sisi aku sangat bahagia bisa satu rumah dengan nya di sisi lain aku juga merasa tidak enak dengan keluarga nya..
...skip malam hari...
saat nya waktu solat maghrib aku keluar kamar untuk mengambil air wudhu tanpa sengaja aku berpapasan dengan ervan yg baru saja keluar dari kamar mandi seperti nya ia baru selesai mengambil air wudhu, sungguh wajah nya tampak bersinar ditambah ketampanan nya dgn tubuh yg atletis tak heran jika banyak yg menyukai nya
"maaf saya mau mengambil air wudhu " ucap ku menundukkan kepala tanpa melihat nya sedangkan ia melihat ku dgn wajah sangat datar
"setelah berwudhu kita turun ke masjid samping rumah" ucap nya padaku dan berlalu pergi
aku segera berwudhu dan kembali ke kamar ku untuk mengambil mukena di saat aku keluar kamar betapa terkejut nya diri ku melihat nya dgn pakaian koko membuat terlihat sangat gagah dan mempesona
"maaf telah menunggu lama" ucap ku menundukkan kepala takut ia marah dgn ku, tanpa mengucapkan satu patah kata pun ia berjalan mendahului ku sedangkan aku hanya bisa mengikuti nya dari belakang
skip masjid
ternyata mommy Mia, daddy dion dan Deby sudah siap untuk solat berjemaah mereka menunggu kami dgn membaca Al-Quran
"maaf mommy daddy rain sudah membuat kalian menunggu " ucap ku meminta maaf tak enak hati membuat yg lain menunggu ku
"tidak apa-apa rain kami memang dtg lebih cepat kok " ucap daddy dion sembari tersenyum hangat pada ku
"sudah kebiasaan kami di sini sebelum solat membuat al-quran dulu " ucap mommy Mia menjelaskan pada ku tentang kebiasaan di rumah nya
sungguh sempurna keluarga ini mereka mempunyai harta yg berlimpah taat dgn agama dan mempunyai kecerdasan diatas rata-rata membuat semua iri dengan ini
"ervan kamu yg jadi imam " ucap daddy dion pada ervan yg langsung di angguki oleh nya
setelah selesai solat maghrib semua kembali ke kamar masing-masing untuk meletakkan alat solat mereka sama seperti aku dan ervan kembali ke kamar bersama karena kamar kami berseberangan
"saya ingin bicara dengan mu " ucap ervan dengan nada serius "iya silakan bicara " ucap ku tanpa melihat nya
"saya tak ingin ada yg tau jika kamu tinggal bersama saya dan saat di luar rumah jgn pernah kamu menyapa saya atau pun yg lain anggap saja kita orang lain " ucap nya penuh penekanan
duarr
__ADS_1
hati bak tersambar petir yg dasyat saat mendengar Ucapan nya dada ku seketika sesak rasa nya nafas berhenti sejenak air mata ku rasa ingin keluar
"saya mengerti, kamu tenang saja saya tak pernah menegurmu atau pun yg lain nya saya anggap kamu tak pernah ada " ucap ku berlalu pergi meninggalkan nya yg masih diam.aku pergi ke dapur untuk masak makan malam bersama mommy Mia dan Deby
"wahh kk rain pintar banget masak nya kayak nya ini semua enak banget pengen makan duluan deh " ucap Deby antusias
"Deby kita makan nya bersama-sama biar tambah enak" ucap ku dgn senyuman melihat Deby yg sangat imut
"bener kata rain kita makan nya sama-sama itu tambah enak" ucap Mommy Mia membenarkan kata-kata ku
"iya deh Deby nungguin yg lain baru makan" ucap Deby membuat ku semakin tersenyum melihat tingkah yg menurut ku sangat menggemaskan
.
"mommy berasa ada, temen lagi di sini rain " ucap mommy Mia menatap ku hangat
"mommy kan selama ini ada Deby juga di sini" ucap Deby cemberut
"beda Deby klo kk rain bisa mommy ajak masak nggak kayak kamu yang bisa makan aja " ucap mommy Mia pada Deby
"mommy kan udah ada buat masak jadi buat apa Deby juga masak lebih baik Deby makan dari pada masak" ucap Deby santai
"dasar anak ini " ucap mommy Mia menggeleng kepala dgn tersenyum melihat tingkah sang putri kecil nya
"Deby panggil abang sama daddy buat makan malam" ucap mommy Mia pada Deby yg langsung di angguki oleh Deby
"kk rain mommy tutup telinga nya" ucap Deby menyuruh ku dan mommy Mia untuk menutupi telinga kami aku hanya menurut saja karena tak tau apa-apa
"BANG ERVAN , DADDY AYO TURUN KITA MAKAN MALAM " teriak Deby menggelegar membuat ervan dan daddy dion juga turun sambil memegangi telinga mereka masing-masing
"daddy sama abang knp kok pegang telinga" ucap Deby dgn wajah tanpa dosa
"biasa ada bom atom meledak di rumah ini bikin telinga daddy sama abang sakit " ucap daddy dion datar
"ayo kita makan ini semua masakan mommy dan kk rain " ucap Deby membuat ku menunduk malu apalagi posisi nya aku pas berhadapan dengan ervan
__ADS_1
"gimana bang enak nggak masakan kk rain" tanya Deby pada ervan yg baru saja menyuap makanan nya
......