Playing Kiss

Playing Kiss
episode 10


__ADS_3

aku hanya bisa diam mendengar ucapan Deby yang seperti menaruh harapan dengan hubungan ku dan ervan, ia sangat berharap jika aku dan ervan bisa bersatu tapi aku hanya bisa diam aku tak ingin berharap karena aku tau ervan tak menyukai ku sama sekali, aku hanya bisa mencintai nya Tanpa berharap balasan cinta...


tak lama kemudian Deby pun sampai di sekolah nya, ia pun turun dari mobil kini hanya ada aku dan ervan


ervan menoleh ke arah ku"pindah ke depan " perintah nya dingin


"tidak biar saya di belakang saja" ucap ku gugup sungguh aku tidak ingin ada di situasi seperti ini


"kau mau aku seperti supir mu? " tanyanya tegas


"tidak " ucap ku menggeleng cepat, mana mungkin aku mau dia jadi supir setampan ini


"cepat pindah" ucap nya pada ku , aku langsung pindah di samping nya


aku tak tau harus bagaimana sekarang untuk pertama kali nya aku dan ervan hanya berdua di dalam mobil....


tak ada diantara kami yg bersuara sepanjang jln hanya ad keheningan dan tiba-tiba aku kepikiran jika ada yg tau aku berangkat sekolah brg ervan satu sekolah akan heboh dan gempar karena itu...


"ervan stop di sini " ucap ku mendadak membuat nya langsung ngerem dan hampir saja kepala ku terbentur ke depan


"ada apa? " ucap nya menatap tajam ku sehingga bulu kuduk ku merinding melihat tatapan nya


"saya turun di sini saja " ucap ku sambil melepas tali pengaman

__ADS_1


"knp? " tanya nya singkat seperti tak Terima


aku yg mendapat kan pertanyaan itu hanya diam dan berusaha menyusun kata supaya si tuan es ini tidak marah


" karena tak mungkin kita dtg ke sekolah bersama kalo itu terjadi akan membuat satu sekolah heboh dan nama baik mu dan saya juga akan di bully karena berani dekat dengan sang pangeran sekolah "jelas ku panjang kali lebar dengan hati-hati takut ia marah


" hmm " ia hanya berdeham sambil menganggukkan kepala nya pertanda ia mengerti


setelah itu aku turun dari mobil nya ervan dan mulai berlari menuju sekolah pasal nya jarak dari tempat ku turun sekarang dengan sekolah sekitar 1 kilometer dan tinggal 15 menit lagi belajar masuk...


aku terus berlari walaupun sesekali aku berhenti untuk mengatur nafas ku yang terengah-engah..


setelah sepuluh menit akhirnya aku sampai di sekolah, aku melihat ervan keluar dari mobil sudah terparkir di parkiran ia berjalan sambil kedua tangan masuk kedalam saku celana nya dgn ekspresi dingin nya banyak para siswi yg menyapa atau berusaha menarik perhatian nya...


"hehe maaf sepeda ku rusak jadi aku harus jalan kaki ke sini nya kalian tau kan aku baru pindah kosan jadi harus berhemat" kilah ku tak ingin kedua sahabat ku tau jika aku berangkat sekolah bersama ervan


diana dan tiara tidak tau jika aku tinggal di rumah ervan yg tau aku tinggal di rumah ervan hanyalah kami berdua ...


kami masuk kelas bersama dengan bergandengan tangan posisi ku di tengah-tengah diana dan tiara...


sampai dikelas kami duduk di meja kami tak lama kemudian jam pelajaran pun di mulai sekarang pelajaran olahraga jadi kami mengganti seragam kami dengan seragam olahraga di ruang ganti....


setelah itu kami berkumpul di lapangan kebetulan jam pelajaran olahraga kelas ku dan ervan sama , disini lah kesempatan ku memperhatikan ervan dari kejauhan terkadang menonton ia main basket dgn teman sekelas nya

__ADS_1


"Teman-teman hari ini pak reno tidak bisa mengajar dan ia memberi amanah kepada saya untuk menggantikan nya jadi sekarang kelas A dan kelas D saya gabung "jelas pak ridho guru olahraga kelas A pada kelas ku...


semua penghuni kelas ku bersorak senang setelah sekian lama berharap bisa gabung bersama kelas nya ervan terutama para cewek banyak yg mempersiapkan diri untuk menarik perhatian ervan....


"aku harus bersiap biar nanti bisa deket sama ervan siapa tau dia jatuh cinta sama aku" ucap salsa cewek paling cantik di kelas ku, menabur kan bedak di wajah nya menambahkan liptint di Bibir nya sehingga ia terlihat sangat cantik dan banyak juga yg melakukan seperti salsa namun tidak dengan ku dan kedua sahabat ku kami lebih memilih memulai pemanasan terlebih dahulu...


"anak-anak hari ini kita mengadakan lomba lari antara kelas A dan kelas D setiap kelas mengirim sepasang untuk mengikuti lomba tersebut " ucap pak ridho pada kami semua


setelah melalu diskusi akhirnya aku dan Rendi terpilih untuk mewakili kelas kami pasalnya aku dan Rendi adalah salah satu pelari tercepat di sekolah ku, sedangkan di kelas A yg terpilih untuk mewakili kelas ya tentu ervan sang pangeran sekolah dan larissa salah satu cewek terpopuler di sekolah ku...


aku melihat di pinggir lapangan sudah banyak yg menonton tak hanya dari kelas ku dan kelas ervan tapi dari kelas lain juga kebanyakan itu cewek, berita tentang sang pangeran sekolah akan lomba lari antar kelas sangat cepat tersebar tak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk melihat sang pangeran sekolah lomba secara langsung mereka semua memenuhi pinggir lapangan untuk menonton nya...


kmi telah bersiap di garis star untuk memulai perlombaan tersebut...


"Siap-siap lah untuk kalah " ucap ervan tersenyum miring dengan tatap tak tau apa arti nya...


"kita lihat nanti " balas ku meninggal kan nya mengambil tempat ku


tak lama kemudian perlombaan di mulai aku dan Rendi berlari secepat kami bisa , aku sedikit melihat larissa seperti mengeluh pada ervan karena merasa lelah sedangkan aku terus berlari tanpa memperdulikan mereka walaupun ada rasa sesak di dada melihat nya tapi aku tak menghiraukan perasaan ku ini...


di pertengahan tiba-tiba entah mengapa kepala ku terasa sangat pusing ,badan ku terasa sangat lemas...


kyk nya anemia ku kambuh Kepala sakit sekali apakah aku bisa mencapai finis, aku harus berusaha sekuat tenaga semangat rain batin ku menyemangati diri ku sendiri sendiri menahan rasa sakit di kepala ku...

__ADS_1


penglihatan ku mulai buram lama kelamaan menjadi gelap aku terjatuh lemas setelah itu aku kehilangan kesadaran ku yang aku ingat ad seseorang yg menggendong ku dan setelah itu aku tak mengingat apa-apa lagi, saat aku bangun dari pingsan ku aku telah berada di dalam UKS dan ervan duduk di kursi yang berada di samping tempat aku berbaring dgn tatap yg tak dapat diartikan oleh ku....


__ADS_2