
Sejak SMP Nirmala selalu jadi idola baik disekolah mau pun dilingkungan sekitar rumahnya,. tapi karena punya dua Abang yang seperti serigala yang siap menerkam mangsa, Nirmala tidak pernah bisa berinteraksi dengan pria mana pun hingga kini usia sudah mendekati dua satu Nirmala masih aja menjomblo padahal Nirmala inggin sekali menikah muda.
Ngenes banget sih nasib gue, punya wajah cantik, body juga oke. tapi nggak bisa ngedapatin kekasih seperti teman teman lainnya semua karena duo R sialan. omel Nirmala yang asik melamun dikamarnya.
Kriiiiiiiiiiiiing....suara ponsel Nirmala yang berbunyi.
"Halo"iya Nesa ada apa, tumben nelfon? tanya Nirmala
"Pasar malam, dimana? oke aku mau. lagian suntuk juga dirumah aja kaya gini!.ucap Nirmala yang emosi karena terus terusan dikurung dirumah sama orang tuanya.
Baiklah ntar malam biar aku aja yang jemput kamu, kamu tunggu aja depan rumah. kata Nirmala dengan perasaan senangnya.
Malam harinya Nirmala berdandan biasa aja agar diizinkan orang tuanya untuk melihat pasar malam.
"Ma, pa!" Mala mau izin jalan jalan kepasar malam sama sesa ya.
Beneran kepasar malam? tanya pak Josep papanya Nirmala.
"Iya pa, boleh ya!.
Boleh" asal diantar sama sopir dan satu lagi jangan pulang kemalaman.
Iya papa,terima kasih" papa!" Mala pergi dulu ya asalamualaikum..
Waalaikum salam. jawab pak Josep.
Tiba dipasar malam Mala dan
Nesa mencoba semua permainan dengan penuh semangat. tanpa perduli jika mereka berdua jadi perhatian pengunjung lain terutama pada Nirmala yang berwajah sedikit kebule bulean.
"Mala"kita masuk kerumah hantu aja mau nggak? ajak Nesa.
"Boleh juga! jawab Nirmala yang pengen uji nyali.
Mereka memasuki rumah hantu sambil berpegangan tangan.
Tiba tiba datang sundel bolong dengan tengkorak mendekati mereka, dengan langkah takut Nesa dan Nirmala berteriak dan langsung berlari kearah paling dalam..
Aaaaaaaaaa..!jerit Nirmala yang kaget karena melihat sosok seperti genderuwo, dengan reflek Nirmala melemparkan ponselnya kearah wajah genderuwo itu dan tepat mengenai mata si gemderuwo.
aaaaaaaaaa ..!'teriak gemderuwo itu yang langsung terjatuh kelantai dan kepalanya terkena palang besi pintu menuju keluar
Genderuwo itu langsung tidak sadarkan diri.
__ADS_1
Melihat salah satu anggotanya pingsan
teman temannya langsung berlarian membantu korban dan membawanya kerumah sakit terdekat dengan Nirmala yang dituntut untuk bertanggung jawab atas musibah itu.
Nirmala terduduk di kursi rumah sakit dengan wajah terlihat takut juga merasa bersalah.
Nona harus bertanggung jawab. karena nona anggota saya masuk rumah sakit.!
ucap ketua anggota rumah hantu dengan tatapan penuh kemarahan.
Iya saya akan bertanggung jawab, saya akan membaysr semua biaya nya.
kata Nirmala dengan tubuh bergetar.
Setelah membayar biaya rumah sakit Nirmala dan Nesa segera pulang.kerumah masing masing dengan menggunakan taksi.
Nirmala yang melupakan mobil serta sopirnya berjalan mengendap endap hingga tiba dikamarnya.
syukurlah papa udah tidur, kalau nggak bisa habis kena ceramah. keluh Nirmala yang langsung Menganti pakaian nya dengan pakaian tidur.
Mala tadi Mala kamu pulang jam berapa? tanya Audy yang sudah menunggu di depan meja makan.
Jam setengah dua belas ma. maaf ya ma!" Mala keasikan main dipasar malam sama Nesa jadi pulangnya sedikit malam deh. kata Nirmala beralasan.
"Iya" lain kali jangan gitu lagi ya nak. ucap Audy.
Setelah sarapan Nirmala langsung pergi kerumah sakit sebelum kekantor milik mamanya.
Tiba didepan ruangan gendoruwo jadi jadian Nirmala membuka pintu dengan perasaan takut takut.
Permisi saya inggin menjenguk korban tadi malam, apa dia sudah sadar?"tanya Nirmala dengan sopan.
"Udah"anak saya udah sadar. kamu siapa, kamu pacarnya ya?" adu cantik nya, Alvian beruntung dapat pacar cantik begini..ini apa nak?" ini untuk Alvian kan. wah kamu baik sekali emang calon menantu idaman oceh ibunya Alvian.
Saya...!belum sempat Nirmala meneruskan ucapan nya.
Mari duduk disini nak, Alvian ini kekasihmu datang menjenguk kamu..kata ibunya Alvian yang langsung menarik tangan Nirmala agar duduk ditempat yang tadi didudukinya.
Nirmala hanya terdiam mendengar ocehan perempuan setengah baya yang sibuk mengunyah buah buahan yang dibawa Nirmala seperti orang yang tidak pernah makan buah buahan.
Maafin ibu saya ya mbak, ibu saya emang begitu. suka sok kenal dan sok akrab sama orang yang baru ditemuinya.. ucap Alvian lirih.
"Iya mas nggak apa apa!" jawab Nirmala yang berusaha untuk memahami situasi aneh didepanya.
__ADS_1
Saya Alvian pahreza mbak...kata Alvian memperkenalkan diri.
Saya Nirmala Josep mas" ucap Nirmala yang juga memperkenalkan diri.
"Senang berkenalan dengan kamu. kata Alvian dengan wajah yang terlihat senang.
"Iya saya juga mas!" jawab Nirmala yang terlihat kaku.
Nak buahnya enak banget apalagi jeruk sama anggurnya bener bener enak, besok kalau kamu kemari bawakan lagi ya..tapi harus ada lengkengnya kalau bisa banyakin angurnya ya..pinta ibunya Alvian tanpa rasa malu sama sekali.
"Iya Bu"jawab Nirmala dengan senyum gelinya.
"Ibu bikin malu aja sih. omel Alvian pada ibunya.
Kenapa mesti malu, kan ibu nggak maksa. lagian kamu kerja dari siang sampai malam beli buah kaya tadi aja nggak bisa, paling banter cuma martabak telor doang kalau udah gajian. gimana kentut nggak bau bangkai..oceh ibunya Alvian acuh.
Bu" udah jangan bikin malu Vian didepan Nirmala. tegur Alvian pada ibunya.
Ibu nggak bikin malu ko, iya kan calon mantu?
tanya ibunya Alvian pada Nirmala
"Iya Bu" jawab Nirmala asal.
Nah calon mantu aja nggak protes, ko kenapa kamu yang protes!. omel ibunya Alvian.
Mas saya permisi ya mau kekantor dulu kata Nirmala yang langsung berdiri dari kursi yang didudukinya.
"Bu saya permisi dulu ya" kata Nirmala berpamitan pada ibunya Alvian.
Nama ibu Sri lestari nak. pangil aja Bu Sr!"i kamu kerja juga ya, kerja dimana?" tanya Bu Sri.
Saya kerja di perusahaan AD company Bu. jawab Nirmala merendah.
Ad company yang perusahaannya dekat restoran mahal itu ya? tanya Bu Sri lagi.
"Iya Bu..jawab Nirmala yang terpakssSih berdiri dihadapan Bu Sri.
Nak Mala pernah nggak makan direstoran mahal itu ?
Sering Bu kalau miting..jawab Nirmala yang terlihat bingung dan berfikir kemana arah pembicaraan Bu Sri.
Bisa nggak kalau kamu besok kesini belikan saya Makanan direstoran itu. soalnya sudah lama saya pengen merasakan makanan disana tapi nggak kesampaian. sekalian bawain buah kaya tadi ya;" pinta Bu Sri yang tidak tahu malu .
__ADS_1
Iya Bu akan saya bawakan. kalau begitu saya permisi dulu ya "asalamualaikum" ucap Nirmala yang langsung ngacir keluar ruangan itu tanpa berpaling sedikit pun kearah belakang.
Apa ibu itu hidup di lautan ya ..ko ngomongnya kaya gitu..gumam Nirmala.