
Nirmala dan Alvian sudah siap untuk kerumah orang tua Alvian untuk menyaksikan Resepsi pernikahan Astrid dan suaminya.
Dengan mengendarai mobil milik Nirmala Alvian terlihat gagah dan tampan begitu pun nirmala selalu cantik menawan.
Tiba di depan rumah Bu Sri, Nirmala melihat cukup banyak tamu yang datang. dengan langkah tenang Nirmala berjalan menuju kedalam seperti tamu.
"Sri, itu mantu mu kan, cantik banget!"puji seorang tamu pada Bu Sri yang duduk didekat pelaminan anaknya.
Iya itu mantu ku, jelas aja cantik. kan Alvian ganteng!. kata Bu Sri yang terlihat bangga.
"Bu" sapa Nirmala yang langsung mencium tangan Bu Sri dan suaminya.
"Kamu duduk disini aja Mala, biar pamor ibu naik. kata Bu Sri menunjuk kursi disampingnya.
Apa hubungannya Mala duduk disini, sama pamor ibu yang naik?" tanya Nirmala.
"Ada dong, wajah kamu kan cantik jelita seperti anak raja Eropa..meski dulu orang Belanda pernah menjajah Indonesia, tapi tetep aja bikin bangga.! jawab Bu Sri.
__ADS_1
Mendengar jawaban Bu Sri yang panjang tapi tak mudah dipahami, Nirmala hanya terbengong tanpa bertanya lagi meski pikiran dan hatinya dipenuhi tanda tanya.
Di jajah yang bikin bangga, apa wajahku yang mirip orang Eropa yang bikin ibu bangga?. Gumam Nirmala tak habis pikir dengan ucapan mertuanya yang ambigu.
"Tamunya banyak juga ya Bu!" ucap Nirmala dengan menatap kearah tamu yang berdatangan.
"Tentu saja, ibu kan terkenal di kampung ini!" jawab Bu Sri dengan sombongnya.
"Iya kamu emang terkenal, tapi terkenal karena mulut nyinyir bin usilnya..celetuk seorang tamu yang baru mau menyalami pengantin.
"Ya nggak apa apa, yang penting terkenal. jawab Bu Sri acuh.
"Sri" ya ampun nggak nyangka kamu ngadain acara lagi, tapi ko kali ini pestanya cuma gini aja. padahal Kemarin dinikahkan Alvian mewah banget di hotel bintang lima. kenapa sekarang acara Astrid pindah diteras kaki lima rumah mu?" tanya seorang ibu ibu bertubuh tambun.
Ya mau gimana lagi, uang gusuran rumah udah habis waktu nikahan Alvian untuk bayar hotelnya..jadi sekarang ya terpaksa dikaki lima ini aja!" jawab Bu Sri yang sok kaya.
"Masa sih? bukannya Biaya hotel dan semua nya dibayarin besan mu?"tanya ibu itu lagi.
__ADS_1
"Ko kamu tau, dari mana kamu tau? tanya Bu Sri.
"Dari suamiku! suamiku kan kerja di hotel itu jelas aja tau. jawab ibu itu lagi
Iya besan ku orang kaya, pengusaha ternama. tapi nggak mau ngeluarin duit untuk bantu acara pesta Astrid!"kembali Bu Sri menistakan orang tua Nirmala di depan Nirmala.
Bu bukanya tadi pagi Mala udah kasih ibu uang sepuluh juta, lagi pula seharusnya biaya pesta ini tanggungan suami Astrid bukan orang tua Mala, kenapa ibu malah jelekin orang tua Mala sih?" tanya Nirmala yang sejak tadi jadi pendengar merasa kesal dengan ocehan mertuanya yang tau bersyukur.
"Mala ngasih uang lagi sama ibu, bukanya kemarin Vian udah ngasih uang sama ibu lima belas juta, dan suami Astrid juga ngasih uang seserahan lima belas juta ,emang ibu kemanakan uangnya?"tanya Alvian yang merasa malu dengan sikap ibunya yang suka morotin orang.
"Untuk biaya pernikahan inilah apa lagi!" jawab Bu Sri berusaha mengelak.
"Bohong mas Alvian" uangnya masuk kerekening ibu. kalau untuk acara ini semua pake uang bang Iksan.. kata Astrid semakin menambah panas suasana.
Ibu mau kekamar mandi dulu ya, perut ibu udah sakit mau buang air besar dulu!' kata Bu Sri yang ketahuan berbohong .
Nirmala hanya terbengong mendengar fakta yang didengarnya ..ternyata mertua ku manusia gila harta, awas aja bakal aku kasih pelajaran nanti kedepannya!" ucap Nirmala dalam hati.
__ADS_1
Sementara Alvian yang merasa dibohongi hanya bisa menghela nafas tanpa bisa berbuat apa apa.