Pria Tua Itu Suamiku

Pria Tua Itu Suamiku
Lamaran dadakan


__ADS_3

Audy yang ketakutan mendengar ancaman Nirmala langsung menjadi lega saat dilihatnya nirmala masih berada dirumah mereka.


Sayang" kamu kenapa ngancam mama sama papa sih? tanya Audy yang memeluk Nirmala dengan penuh sayang.


Nggak apa apa ma..malam ini ada yang mau melamar Mala, makanya Mala mau mama sama papa yang menyaksikan nya, soalnya mas duo R kan lagi diluar negeri sama istri istrinya untuk bulan madu yang telat. kata Nirmala.


Siapa yang mau melamar kamu sayang? perasaan kamu nggak punya pacar deh?" tanya Audy yang kaget.


"Ada deh" ntar mama juga tau. kata Nirmala dengan senyum malu malu nya.


"Non" tamunya udah datang. kata pembantu nya.


Oh iya suruh masuk aja Mbak. Kata Nirmala dengan raut bahagia terpancar dari wajahnya.


Audy dan Josep yang penasaran langsung turun kebawah diikuti Nirmala.


Sementara dibawah. Alvian serta kedua orang tuanya dan RT tempat tinggalnya baru turun dari mobil .


Ya ampun Vian calon istrimu anak orang kaya. rumah nya aja seperti istana.!kata Bu Sri yang tertegun melihat kemegahan rumah milik pak Josep.


Sementara Bu Sri yang begitu heboh melihat kemegahan rumah orang tua Nirmala. di depan rumah Nirmala juga sudah ada tamu yang berpakaian ekslusif yang sudah inggin masuk kedalam rumah Nirmala mendahului keluarga Alvian.


"Ayo Bu" ajak Alvian yang tak sabar.


"Iya"jawab Bu Sri yang terus terkagum kagum dengan isi rumah orang tua Nirmala.


Tiba didalam Alvian tertegun melihat kedua orang tua Nirmala sudah menunggu diruang tamu.


"Asalamualaikum..!ucap ayah Alvian dengan sopan.


Waalaikum salam..jawab pak Josep serta tamu yang lebih dulu duduk didepan pak Josep.


Mari silahkan duduk. kata pak Josep menatap tamu asing yang tidak pernah dikenalnya.


Saya ayahnya Alvian tuan!" kata ayah Alvian dengan gugup memperkenalkan diri pada Josep.


Saya Josep papanya Nirmala dan ini istri saya Audy..kata pak Josep memperkenalkan diri.

__ADS_1


Mari silahkan duduk pak. kata Josep dengan ramah.


"Iya tuan"terima kasih. jawab ayahnya Alvian.


Baru saja keluarga Alvian duduk..didepan ada lagi sekeluarga tamu yang datang dan orang itu rekan bisnis Josep.


"Josep, apa kabar?" kata tamu yang baru masuk.


"Aku baik Johan, ayo silahkan duduk. ajak Josep yang merasa bingung melihat tiga buah keluarga yang bertamu bersamaan kerumahnya.


Pa maksud Nirmala apa? ko ngumpulin orang sebanyak ini?" tanya Audy dengan berbisik.


Papa juga nggak tau ma..jawab Josep yang juga bingung.


Pembantu Audy yang berjumlah lima orang langsung menyuguhkan makanan dan minuman di hadapan para tamu.


Mbak" tolong panggilkan Nirmala sekarang. pinta Audy pada pembantunya.


"Iya nyonya" jawab pembantu itu.


Tidak lama Nirmala berjalan menuju keruang tamu dengan perasaan gugup dan malu.


Kedatangan kami kemari inggin melamar Nirmala Josep, untuk Niko putra sulung kami. kata Johan mendahului pelamar yang lain..


"Lo ko sama" kami kemari juga mau melamar Nirmala untuk Alvian dan Nirmala udah janji mau menerima lamaran Alvian.. kata Bu Sri yang langsung menyerobot pembicaraan.


Kami juga inggin melamar Nirmala untuk anak kedua kami Josep!" kata tamu yang satunya.


Audy menatap suaminya dengan tatapan heran sekaligus bingung.


Saya tidak bisa memutuskan, karena yang akan menjalaninya Nirmala putri kami..jawab Josep dengan tegas.


Mala" diantara tiga pelamar ini siapa yang kamu pilih?"tanya pak Josep.


Mala memilih mas Alvian pa, karena Mala hanya mengenal mas Alvian. sementara yang lain Mala nggak kenal kata Nirmala memberi jawaban.


Kalian dengar sendiri kan, anak saya memilih Alvian dan saya hanya akan menerima keputusan anak saya. kata Josep.

__ADS_1


"Vian"akhirnya Nirmala akan menjadi istrimu kata Bu Sri dengan raut bahagia.


"Iya Bu" jawab Alvian dengan senyum bahagia.


Kalau begitu kami permisi Josep. kata pelamar yang ditolak bersamaan.


Setelah pelamar yang kalah pergi barulah pembicaraan dilanjutkan..


Bu Sri sejak tadi tidak berhenti makan bahkan makanan yang disuguhkan untuk tamu lain dia Embat juga tanpa rasa malu.


Mala apa kamu nggak salah pilih, lihat itu calon mertua kamu ko rakus banget? bisik Audy.


Mala cintanya sama mas Alvian ma, bukan sama ibunya. jawab Nirmala acuh.


Baiklah kami menerima lamaran kalian, jadi kapan pernikahannya akan dilangsungkan? tanya pak Josep.


"Bulan depan pak, soalnya kalau Minggu ini uang gusuran rumah kami belum cair. kata Bu Sri.


Apa hubungannya uang gusuran sama pernikahan anak saya? tanya Audy bingung.


"Ya adalah" kan uang gusuran nya untuk beli rumah sama untuk biaya pernikahan Alvian..


jawab Bu Sri lagi tanpa memperdulikan kode yang diberikan suaminya.


Audy menutup mulutnya menahan diri agar tidak tertawa mendengar jawaban calon besannya yang terlalu jujur.


Bu apa ibu nggak bisa diam aja. biar ayah yang berbicara. kata Alvian menahan malu.


Ya sudah jika itu yang kalian inggin kan bulan depan pernikahannya, setelah kalian mendapatkan uang gusuran rumahnya.. putus pak Josep sambil mengerling kearah Nirmala.


"Iya pak!" kalau begitu kami permisi dulu. kata ayah nya Alvian dengan wajah memerah menahan malu.


"Iya" jawab pak Josep dan Audy bersamaan.


Tunggu bentar Vian. ibu belum mencicipi kue itu, sepertinya enak banget!"kata Bu Sri menunjuk kue yang ada dihadapan Audy.


Bu udah jangan bikin malu.. tegur ayahnya Alvian dengan menarik tangan istrinya.

__ADS_1


Audy hanya mengelengkan kepala melihat tingkah absrut calon besannya yang aneh bin ajaib.


__ADS_2