
Alvian yang naik jabatan menjadi menejer produksi selalu sibuk hingga tidak pernah ada dirumah seperti awal pernikahan mereka. terlebih Nirmala hanya sendirian dirumah hanya ditemani seorang pembantu membuat hati Nirmala semakin nelangsa.
Mas Vian kapan pulang sih?Mala kangen banget, udah tiga hari mas Alvian keluar kota. hanya menghubungi via telfon itu juga hanya sebentar. keluh Nirmala yang menatap foto pernikahan nya bersama Alvian.
Sayang maafkan mas ya, karena mas baru pulang sekarang
kata Alvian yang baru masuk kekamar mereka.
"Mas Vian" Mala kangen banget!" teriak Nirmala yang langsung berlari memeluk tubuh Alvian.
Mas juga kangen banget sayang, mas mandi dulu ya. habis itu baru kita makan malam bersama. ucap Alvian sambil.mengusap rambut Nirmala penuh sayang.
"Iya mas!" jawab Nirmala dengan senyum bahagia yang terukur dari bibirnya.
Semoga malam ini mas Alvian berhasil menuntaskan malam malam yang gagal. doa Nirmala dalam hati.
Setelah selesai mandi dan makan Alvian dan Nirmala kembali kekamar. Alvian mencumbu Nirmala dengan nafsu yang membara, sayang tubuh kamu indah banget. sih puji Alvian.
Nirmala hanya tersenyum malu malu mendengar pujian dari suaminya.
Sayang" mas akan memasuki kamu ya..dengan lembut Alvian berusaha membobol gawang Nirmala, tapi kembali kegagalan itu harus terjadi dan Nirmala kembali menuai sedih dan kecewa.
__ADS_1
Alvian terus berusaha tapi tetap saja hasilnya sama..
"Mas" coba besok mas konsultasi pada dokter, siapa tau ada solusinya..pinta Nirmala.
Iya sayang besok mas akan menemui dokter untuk konsultasi. maafkan mas ya yang kembali nggak bisa memperawani kamu. kata Alvian dengan rasa bersalah dihati.
"Iya mas" jawab Nirmala dengan senyum dipaksakan.
Besok aku harus menemui dokter agar aku bisa memperawani Nirmala, kan rugi besar uang udah habis tapi aku belum bisa menembus keperawanan Nirmala..ucap Alvian dalam hati sambil memeluk tubuh polos Nirmala.
Setelah pagi tiba Nirmala sengaja berpura pura masih tidur agar tidak kecewa melihat wajah Alvian.
Alvian yang melihat Nirmala masih tertidur lelap hanya menghela nafas karena merasa bersalah.
Sayang banget tubuh oke, masih perawan tapi tidak bisa merasakan kebahagian yang sebenarnya desis Nirmala yang terus melamun.
*******
Nirmala tolong bantuin ibu..teriak Bu Sri yang baru datang.
"Emang ada masalah apa Bu? tanya Nirmala bingung.
__ADS_1
Astrid hamil Mala" tapi pacarnya nggak mau tangung. jawab ucap Bu Sri dengan air mata yang berderai.
"Maksudnya gimana sih Bu? tanya Nirmala bingung.
Astrid hamil Mala, lelaki itu tidak bisa menikahi Astrid. karena dia kere kerja nya cuma ojek onlen!" kata Bu Sri memperjelas ucapannya.
Ya nikah kan aja mereka Bu, dari pada nanti Astrid melahirkan tanpa suami kan kita yang repot..kata Nirmala.
Itu dia masalahnya Mala, lelaki itu tidak punya uang untuk melamar Astrid. oceh Bu Sri terlihat marah.
Ya udah biar Mala aja bantuin ngasih dana nya, agar Mareka segera menikah. kata Nirmala akhirnya.
"Terima kasih Mala" kamu emang menantu idaman ibu, pernikahannya akan dilaksanakan kan sore ini dirumah ibu, Mala. kalau bisa minta sekarang aja uangnya biar ibu bisa nyiapin segalanya dengan cepat..kata Bu Sri dengan menyodorkan tangan nya kearah Nirmala.
Bukannya tadi ibu ngomongnya lelaki itu belum bisa menikahi Astrid, berarti dia belum melamar dong, gimana ceritanya sore ini akan menikah?" tanya Nirmala bingung.
"Ya itu" ibu akan usahakan agar sore ini mereka menikah..makanya ibu kemari minta uang sama kamu, untuk membayar katering dan sewa pakaian pengantinnya. kata Bu Sri dengan gugup.
Nirmala menghela nafas mendengar ucapan ibu mertuanya yang serba aneh juga dadaka.
Ini Bu" Mala Hanya pegang uang cash sepuluh juta, ibu ambil aja.kata Nirmala yang langsung memberikan nya pada Bu Sri.
__ADS_1
"Terima kasih Mala, ibu pulang dulu ya..kata Bu Sri yang langsung berlari menuju pintu keluar dengan raut wajah bahagia.