
Yo Halo para Readers gua do’ain semoga kalian sehat selalu dan rezekinya dilancarkan Aamiin.
Jika kalian menemukan tanda seperti ini (*Note), itu adalah catatan hati si author yak XD
Dan Buat kalian para ciwi ciwi yang udah mampir cuman mau bilang kalian cantik seperti biasanya.
Dan para cowo cowo yang tentunya juga sempet mampir gua gak bakal bilang kalo kalian ganteng Karna gua masih normal yakan.
Buat kalian makasih karna udah mampir dan.
LEADER Mempersembahkan
*Primadona Kampus Kepincut Bodyguard Serba Bisa*
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hari ini adalah hari penerimaan mahasiswa baru di Universitas Negri Indonesia, Hari yang cerah di mana kicauan Burung Tetangga terdengar sangat ribut di pagi hari, dan Ayam Pak Samad Masih Berkokok seperti biasanya. Eh bentar kalo Ayam masih berkokok berarti indonesia sedang baik baik saja kan yah, oke lanjut.
Reader: Eh Bentar, Pak Samad saha Bambank?.
Leader: Gak tau.
Reader: Trus Napa Lu sebutin?.
Leader: Suka suka gua lah Markonah, Gak suka?, Pen Gelud?.
Reader: Yah Gak gitu juga kali, Yaudah Lanjut.
Di hari penerimaan Mahasiswa Baru ini, Tiara di antar oleh Sopir Pribadi Ayahnya, karna Orang Tua Tiara saat ini sedang berada di luar Negri.
Leader: Luar Negrinya Author gak tau dimana, yang penting sedang berada di luar negri jadi gausah banyak tanya dan Karna di Prolog udah Author ceritain ketika dalam perjalanan, jadi Bab ini kita langsung ke Aula kampus aja yah gan, oke lanjut.
Di Aula Kampus berkumpullah seluruh Mahasiswa dan Mahasiswi yang Telah Lulus Uji Nyali, eh Lulus Ujian masuk Universitas maksudnya, Mereka semua berkumpul dan mendapat sambutan dari rektor serta Dosen dan Senior Senior dari kampus.
“Pada hari ini, Senin Tiga Belas kami Rakyat Indonesia menyatakan dengan ini Kemerdekaannya.” Ucap Rektor kampus yang memberkan sambutan pada Mahasiswa baru di Universitas Negri Indonesia.
Pembaca : itu sambutan apa Proklamasi Markonah?.
Author : Memang terdengar seperti Proklamasi Gan tapi tenang saja, karna Author bilang itu sambutan berarti memang sambutan. Oke lanjut
Setelah sang Rektor memberikan sambutan dengan puisi Bete Manis Manja yang menyejukkan hati, bagaikan sedang membahas masa masa indah ketika kita masih bersama, betapa dunia ini serasa hanya milik berdua dan manusia lain hanyalah figuran atau pelengkap semata.
__ADS_1
Para dosen pun mengumumkan pemenang Ballon D’or yang awalnya ku kira si Nomor Tujuh, namun ternya Malah di menangkan oleh yang ke tujuh.
Reader : Eh Bambank lu ngomongin apa sih?.
Leader : Ngomongin pemenang Ballon D’or kan?.
Pembaca : Inikan lagi bahas novel bambank, gila lu Ndro.
Author : Eh iya lupa, sory sory, oke kita lanjut.
Ketika sang Rektor selesai memberikan kata sambutan, para dosen pun mengumumkan mahasiswa yang yang mendapatkan Nilai terbaik saat ujian penerimaan Mahasiswa Baru.
Mahasiswa yang mendapatkan nilai terbaik dalam tes itu akan memberikan Pidato sambutan sebagai perwakilan Mahasiswa baru tahun ini.
Dan yap kita semua sudah tahu tentunya siapa yang akan di panggil oleh Dosen sebagai Perwakilan Mahasiswa baru untuk mebawakan pidato.
Sang Dosen pun membacaan Nominasi, eh menyebutkan Nama Mahasiswa terbaik yang akan memberikan kata sabutan pada pagi hari itu, tentunya tidak ada suara gendang dangdut atau musik yang mengiringi penyebutan Nama itu wkwk.
“Baiklah Bapak akan memanggil seorang Mahasiwa dengan nilai sempurna pada tahun ajaran baru untuk membawakan sebuah pidato sebagai perwakilan Mahasiswa baru, Dan untuk mahasiswa yang Bernama Adrian Ardiyansyah, silahkan maju kedepan.” Ucap pak Dosen
Mendengar Nama yang terdengar sangat asing itu, membuat susana dalam Aula kampus menjadi ribut karna bisikan Mahasiswa yang terdengar sampai ke tempat Dosen memanggil Nama Mahasiswa yang akan membawakan pidato.
“Siapa sih gak kenal banget gua”
“Lah cok emang Ada mahasiswa yang namanya kek gitu.?”
“Gila lu ndro, gw kira yang bakalan di panggil si Tiara.”
Dan masih banyak lagi kata kata bisikan mahasiswa yang terdengar jelas oleh para dosen itu, hanya saja Author terlalu malas untuk menuliskan semuanya. :D
Di sebuah jalan yang tak jauh dari kampus, Adrian terlihat sedang berlari menuju kampus setelah menolak diantar oleh Ayahnya, dia menganggap bahwa itu akan membuat kedatangannya akan menjadi heboh dan mencolok mengingat Ayah Adrian adalah Pengusaha Terkaya di Indonesia.
Walaupun berlari secepat manusia pada umumnya, Rian masih saja terlambat untuk menghadiri upacara penerimaan mahasiswa baru, bahkan Rian harus melompati pagar karna sudah terkunci.
Sementara itu Di aula kampus tempat upacara penerimaan Mahasiswa baru menjadi semakin ribut, bahkan hampir setara dengan suara Bapack bapack penjual obat yang ada di pasar atau bisa juga di ibaratkan seperti aliansi Ibu ibu penjual ikan yang promosinya gak putus putus.
Setelah beberapa ratus tahun menunggu kedatangan do’i yang belum juga terlihat batang hidungnya, sang Dosen pun memilih move on dan beralih ke hati yang lain, layaknya Cowok cowok Buaya yang dengan mudahnya kepincut sama sesuatu yang lebih Glowing, entah apa yang merasukimu pak Dosen.
(* Kata diatas tidak bermasud menyinggung pihak manapun, jadi tolong di maklumi)
“Karna Nama yang di panggil tidak naik ke panggung, kami akan menyebutkan Nama seorang Mahasiswi untuk menggantikannya.”
__ADS_1
“Dia adalah anak dari salah seorang pengusaha kaya, yang tentunya kita semua sudah kenal, kepada saudari Tiara Ayunindia kami persilahkan dengan hormat.”
Di balik kerumunan para Calon calon koruptor yang meresahkan Negri kita tercinta, muncul seorang Wanita cantik dan berjalan menuju panggung dengan sangat menawan,
Para Mahasiswa dan Mahasiswi lain seketika menganga bagaikan sedang melihat seorang model yang berjalan untuk memperkenalkan pakaian atau lebih di kenal dengan kata Fashion Show.
Tentu saja suara gendang dangdut ataupun back sound lainnya tidak mengiringi langkah si primadona kampus tersebut, tapi sebagai gantinya sorak riuh serta pujian Mahasiswa dan Mahasiswi lah yang mengisi latar suara perjalanan Tiara.
“Eh gilak, tuh cewek cantik banget”
“kak tiara Love you”
“Ebuset, harusnya langsung panggil yang ini aja”
“Eh tuh Cewe pasti model papan atas deh, tapi kok gua baru liat yah.”
“Tiara-Chan Kawaii” kabor ada Wibu awokawok.
Karna kata kata saja gak cukup untuk melukiskan keindahan dan kecantikan Tiara, jadi Author cukupkan pujiannya sampai di sini. Oke lanjut.
Sebelum sampai ke podium, Tiara sempat mengibaskan rambut hitamnya yang lurus dan harum, dan membuat hampir seluruh mahasiswa yang hadir saat itu menjadi dimabuk Cinta, bahkan Dosen Dosen pun hampir terlena dibuatnya.
(* Sadar Pak dah tua, ingat umur, kasihlah kesempatan yang muda mudah kek Author ini)
Setelah sampai di podium, Tiara pun membawakan sebuah pidato yang harusnya biasa biasa saja, tapi karna yang mendengarkan pidato itu kebanyakan Cewe dan Cowo yang lagi bucin bucinnya, pidato itu akhirnya membuat mereka seakan mendengarkan sebuah puisi cinta yang indah nan sejuk di sebuah taman yang dimana bunga sakura berguguran dan menghiasi pemandangan saat itu.
Bersambung.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Reader : Ye bambank bersmbung pas lagi seru serunya.
Leader : Kek lagi di Ghosting gitu yak, yaudah sih kan ada lanjutannya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Yo halo Para Readers gua mau ngucapin permintaan maaf yang sebesar besarnya jika ada sepatah kata yang gak enak di hati kalian, gua gak maksud nyinggung atau menjelek jelekkan pihak manapun kok.
Tetap semangat jalani hari kalian yah, dan jangan lupa untuk selalu bahagia
-LEADER
__ADS_1