Primadona Kampus Kepincut Bodyguard Serba Bisa

Primadona Kampus Kepincut Bodyguard Serba Bisa
BAB 08 PAHLAWAN KESIANGAN


__ADS_3

Hei, Tahukah kamu?.


Di dalam lautan terdapat sebuah mahluk raksasa yang masih hidup sampai sekarang loh, Mahluk itu Bernama “Ikan Paus”.


Ikan paus sendiri terbagi dalam beberapa jenis, Diantaranya Paus Bergigi, Paus Beluga, Paus Bryde, Paus Sikat, Paus Bungkuk, Paus sirip dan Paus Biru.


Dari beberapa sumber dikatakan bahwa mahluk terbesar saat ini adalah paus Biru, Paus Biru mampu mencapai Panjang 33 Meter dengan berat sebesar 181 ton atau Lebih.


Salah satu hal yang menarik dari Paus Biru adalah Detak jantungnya yang hanya berdetak sebanyak 2 sampai 8 kali setiap menitnya dan detakannya mampu terdengar hingga jarak 2 mil loh.


Hal tersebut sangat berbeda dengan detak jantungku yang berdetak kencang Ketika berada di sampingmu >///<


(*Sekali lagi Cowok gak termasuk yah Bambank)


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Buat para Reader Yang udah luangin waktu buat mampir, Gua ucapin Terima kasih banyak.


LEADER Mempersembahkan


*Primadona Kampus Kepincut Bodyguard Serba Bisa*


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Di sebuah Gudang, Arya sedang bersiap menyantap mangsa yang baru saja ia dapatkan, Arya mulai mendekati Tiara yang terbaring di tumpukan matras dengan keadaan tangan terikat.


“Tolong, Siapapun Tolong aku.” Teriak Tiara terus mencari pertolongan.


“Percuma Sayang, Gak bakal ada yang nolongin, toh kampus udah bubar dan kampus ini cuman milik kita berdua sekarang.” Ucap Arya dengan senyum Liciknya.


Tiara Hanya bisa memandangi Arya dengan tatapan sinis penuh dengan kebencian, Tiara berusaha melepaskan dasi yang mengikat kedua tangannya, sayangnya Tiara tidak sanggup melepasnya.


Arya mulai mendekati Tiara yang terbaring Di tumpukan matras, Arya Mulai Mengunci pergerakan Tiara dengan memasukkan lutut kananya ke sela sela paha Tiara, Kemudian mengelus lembut Rambut panjang Tiara yang sangat lembut dan harum.


Arya Mulai mengelus pipi Tiara dengan jadi telunjuknya dan perlahan mengelus sampai ke leher Tiara.


“Wah, Kulitmu ternyata sangat lembut yah sayang.” Ucap Arya yang terpesona akan kecantikan Tiara.


“Lepasin Cowok Br*ngsek.” Gertak Tiara Dengan tatapan sinisnya.


Arya tidak perduli sama sekali dengan Gertakan Tiara dan lanjut menyentuh wajah indah Tiara yang sangat lembut.


Arya meraba badan Tiara lalu memegang kaki baju Tiara dan melepasnya secara perlahan hingga pakaian dalam dan kulit indah Tiara pun mulai terlihat dan membuat Arya semakin menjadi jadi.

__ADS_1


“Howa sudah ku duga, Kau memiliki Kulit yang sangat indah.” Ucap Arya sembari mengelus kulit perut Tiara.


Tiara Terus berusaha melawan, sayangnya Tubuhnya sudah sepenuhnya Dikuasai oleh Arya.


Perlahan Arya terus membuka Baju Tiara dan terlihatlah sesuatu yang Bulat tapi Bukan tekad yang Mengakibatkan Tegaknya sesuatu yang bukan keadilan.


Di tengah Kesenangan Arya yang memainkan tubuh Tiara dengan sangat lihai, Tiba tiba terdengar suara Pintu yang terbanting dengan sangat keras.


BRAKK.


Arya sontak kaget dan segera melihat kearah pintu yang di dobrak dengan wajah sedikit pucat pucat.


“Siapa itu?.” Ucap Arya yang mulai panik


Di dekat pintu Gudang berdiri seorang Pria tampan yang baru saja menendang pintu Gudang dengan sangat keras.


Beberapa menit yang lalu, Rian yang baru saja membantu mengerjakan berkas berkas yang menumpuk Milik Rektor Universitas Negri Indonesia langsung meminta izin untuk pulang.


“Udah kan Om?, Kalo Udah aku mau pulang dulu.” Ucap Rian setelah Pak Alvin selesai Memeriksa Berkas berkas yang Rian kerjakan.


“Oh iya silahkan, makasih banyak udah bantuin Om yah, dan salam buat Ayah kamu.” Sahut Pak Alvin.


Rian pun meninggalkan Ruangan Pak Alvin yang berada di lantai Empat Gedung Universitas.


“Gilak tuh orang, Cara nyuliknya Klasik amat, Pake karung kek biar greget.” Gumam Rian Sembari melihat kearah Mereka.


“Eh bentar Itu kan Cewek yang satu kelas ama Gua kan yah, Hadeh Ada ada aja percintaan Anak muda Sekarang.” Rian melanjutkan Gumamnya.


Rian terus memantau dan mencari tau Kemana Tiara akan dibawa oleh Arya, setelah mereka cukup dekat dengan Gudang Penyimpanan yang bangunannya tunggal, Rian pun memastikan tujuan mereka dan langsung berlari menuju tangga untuk menyusul mereka.


“Ini pasti tujuannya Gudang penyimpanan kan yah, Gak salah lagi, gak mungkin menuju kantor polisi kan.” Ucap Rian sambil berlari menuruni tangga.


Rian Lebih memilih menuruni empat lantai bangunan dengan menuruni tangga, karena menurut Rian itu akan lebih cepat baginya daripada menggunakan Lift.


Dalam perjalanan Rian sempat mendengar teriakan Tiara meminta tolong dan hal itu membuat Rian semakin bergegas untuk menyusul mereka.


“Kamu yang sabar yah Markonah, Pahlawan kesiangan akan segera menjemputmu.” Gumam Rian yang sedang berlari sekuat tenaga.


Setelah sampai, Rian langsung menedang pintu Gudang dengan sangat keras, untunglah Arya Lupa untuk mengunci pintunya dan membuat Rian bisa masuk dengan mudah.


“Nah loh, Eh Bambank, kalo mau maen jangan di Gudang lah, hotel kan banyak.” Ucap Rian setelah mendobrak Pintu Gudang.


“Lu siapa An*ing.” Ucap Arya dengan muka sedikit pucat karena kaget.

__ADS_1


“Gua?.” Tanya Rian Pura pura bingung.


Melihat tingkah Rian yang sedang mempermainkannya, Arya yang sedaritadi kaget tiba tiba berubah menjadi sedikit kesal.


“Ya iyalah B*ngs*t, Emang siapa lagi A*j*ng.” Ucap Rian yang mulai kesal.


“Oh kalo gitu Kenalin, Gua rakyat Indonesia.” Ucap Rian berusaha memancing Emosi Arya.


Arya yang merasa di permainkan langsung naik Pitam dan berjalan dengan cepat untuk memukul Rian.


“Si A*j*ng.” Ucap Arya lalu memukul Kearah wajah Rian dengan Kepalan tangannya.


Melihat Pukulan Arya yang mengarah padanya, Rian langsung menepis dan memberinya pukulan balasan, namun Arya berhasil menangkap tangan Rian dan membantin Rian kelantai.


Rian sempat mengeram kesakitan Ketika di banting, namun Rian segera sadar dan menendang Arya yang Kembali menyerang Rian.


Karena Rian telah terbaring dilantai, Arya sempat mengendorkan penjagaannya dan hal itu membuat terndangan Rian mengenai dadanya dan membuat Arya mundur menabrak Pintu Gudang.


Rian dengan sigap melakukan KickUp sebelum Arya Kembali menyerangnya, awalnya Rian mengira Arya tidak memiliki skil Beladiri dan itu membuatnya sedikit terkejut.


Mereka berdua yang awalnya saling meremehkan, sekarang menjadi saling berhati hati setelah mereka saling balas serangan.


Rian yang Berhasil berdiri tegak setelah dibanting oleh Arya Kini mengambil Kuda Kuda dan tidak memperlihatkan sedikitpun celah untuk Arya menyerang.


“Gawat, sepertinya dia cukup hebat di bidang beladiri.” Fikir Rian sembari Fokus akan serangan Arya.


Disisi lain, Arya juga mulai berhati hati pada Rian yang berhasil menahan pukulan dan bahkan mendaratkan serangan padanya.


“Sepertinya dia bukan orang sembarangan, Aku terlalu meremehkannya.” Ucap Arya dalam hati.


Mereka berdua saling mengambil sikap siaga karena sadar bahwa mereka sedang melawan orang yang pandai Beladiri.


Bersambung...


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Yo halo Para Readers gua mau ngucapin permintaan maaf yang sebesar besarnya jika ada sepatah kata yang gak enak di hati kalian yah, gua gak maksud nyinggung atau menjelek jelekkan pihak manapun kok. Jadi Tolong di pahami yah :D


Karena Karya ini Ikut Lomba Yang Muda Yang Bercinta, jadi Dimohon untuk selalu memberikan Dukungannya yah gan hehe.


Tetap semangat jalani hari kalian dan jangan lupa bahagia


See you

__ADS_1


-LEADER


__ADS_2