
penampilan rizki sangat memukau ia berhasil mencetak banyak angka untuk tim nya,sebagai anggota baru rizki tidak kalah saing saat berada di tengah-tengah Farel dan dion yg menjadi penggoper dan pencetak paling mematikan SMPN cempaka putih,
Awal nya lawan tidak terlalu memperdulikan keberadaan rizki karena dia adalah anak baru diantara 4 pemain unggulan lainnya, hingga ia bisa leluarsa mencetak angka,setiap mencetak angka untuk tim nya rizki selalu saja selebrasi di hadapan ika yg berdiri diantara tumpukan paling tinggi teman-teman nya,dengan membenarkan rambut dan mengedipkan mata sebelah kiri nya,pesona rizki jangan ditanya lagi, yg di lakukan cowok itu sontak membuat cewek² yg duduk di bangku penonton meneriaki nya histeris bahkan dion yg biasa nya sangat di idolai ciwi-ciwi menjadi redup bahkan cahaya nya hampir tidak terlihat,tertutup cahaya menyilaukan seorang Riski
begitu juga dgn ika,ika tidak menyia-nyiakan kesempatan nya untuk membuktikan bahwa ia dan tim nya pantas di akui sekolah,bahkan penampilan ika terlihat lebih energik dari pada seorang tivani,bukan itu saja bahkan kapten tim lawan yg di tujukan sebagai pencetak angka,beberapa kali terlihat tidak fokus sampai kehilangan bola nya, karna sibuk memperhatikan seorang ika yg memamerkan gingsul nya di atas sana,cewek imut,dengan rambut di kuncir dua dan poni itu
pertandingan berakhir dan tim rizki keluar sebagai pemenang,mereka semua bersorak-sorai gembira di ujung sana begitu jga dgn ika dan tim nya ahh lega rasa nya akhir nya usaha mereka berakhir memuaskan,dan latihan mereka tidak sia-sia mereka bisa tampil tampa kendala
......................
"kui,kantin khusus hari ini gue yg traktir" ucap Tia sontak saja membuat grup ika bersorak gembira kan lumayan bisa makan gratis,mereka membesarkan minuman mereka dan berjalan dgn gembira mengikuti Tia yg sudah terlebih dulu berjalan ke arah kantin bersama putri dan desi,
sedangkan ika malah berjalan ke arah rizki yg sedang duduk lesehan di bawang ring basket,argghh ia sendiri pun tidak menduga bisa menggeser posisi dion sebagai mvp sekolah mereka,membuat nama rizki cukup di bicarakan oleh siswa siswi SMP merdeka,bahkan secara terang terangan mereka mengatakan kemampuan rizki sangat hebat,apa lagi ia adalah anggota baru,ini pencapaian luar biasa
"iki,selamat ya" ika tersenyum manis sambil menyodorkan iki air mineral
"iki keren deh" sambung nya
rizki menatap cewek cantik itu dan mengambil minuman yg di berikan nya,meletakkan minuman itu di samping nya dan mengambil hoodie membentang nya dan mengisyaratkan ika untuk duduk,
Hoodie yg tadii pagi ia kenakan ke sekolah,sengaja di bentang nya untuk menjadi alasan duduk ika,perlakuan rizki yg seperti ini yg selalu sukses membuat bungga bungga di taman ika bermekaran dan seperti ada kupu-kupu yang berterbangan,membuat pipi cewek itu memerah tapi tidak menolak,seperti biasa ika tidak protes ia mendudukkan diri nya,dan iki malah merubah posisi duduk nya menjadi rebahan di pangkuan ika,membuat beberapa pasang mata yg masih berada di sana berdecak sinis,seperti farel tentu nya
"ah sudah lh kui cabut"keluh dion berdiri dari tempat duduk mengambil tas nya
" info tiket ke planet mars,bumi berasa kek numpang"kesal Ian
" nasib jomblo,suguhan nya nyesek bener"cetuk dewa,tapi rizki tidak peduli sama sekali,ia memejamkan mata nya yg memang jadi mengantuk berbeda dengan ika yg wajah nya sudah seperti kepiting rebus,
"udh lh gangguin orang,seneng aja kalian" Farel ikutan berdiri sambil menarik Ian dan di susul yoga mereka bertiga jga di terima di tim mereka ya walau pun hanya cadangan
__ADS_1
"kita duluan bro" teriak yoga lantang yg hanya di jawab acungan jempol oleh rizki
"kita jga duluan" eja dan dimas menyusul yoga
"sip" ucap rizki pelan
"kantin yuk kii, ika laper" ika men goyang² kan kepala rizki
"laper banget ya" rizki membuka mata nya menatap minik mata cewek cantik di hadapannya
"nggak banget sih cuma pingin aja"
"yaudah,ayo ke kantin" iki mendudukkan diri nya mengemasi tas lalu berdiri dan mengulurkan tangan nya ke arah ika
"tadi ika ngerasa nggak kalau salah satu dari tim SMP merdeka memperhatikan ika mulu" iki berjalan didepan ika sambil menggandeng tangan manggil itu
"yg mna? " ika mempercepat langkah nya menyamakan langkah kaki rizki
"Ooh tau,iki kn nama nya" ika cekikilan
"serius ika,iki nggak suka"
"dia menatap ika mulu hm" rizki memberhentikan langkah kakinya membuat ika yg kembali berjalan dibelakang nya menabrak punggung cowok itu
"iki ih,nggak usah ngerem dadakan" kesal ika
"tapi iki serius loh ka,iki nggak nyaman bgt ika diperhatiin gitu
" kapten cheerleader nya jga memperhatikan iki"ika berjalan meninggal kan rizki yg masih tidak bergeming
__ADS_1
"ika cemburu? " pertanyaan konyol yg membuat pipi ika kembali memerah
"nggak kok,cuma nggak suka aja"
"kenapa nggak suka hayoo" rizki sedikit berlari menyusul ika
"nggak tau,pokok nya nggak suka"
"kalau iki entar ketemu dia kalau di sapa nggak usah noleh" ika berhenti dan menatap rizki, mendapati ika sedang cemburu rizki malah tersenyum senyum gemas sendiri
"iyaa,iyaa cantik" rizki mencubit pipi chubby ika
seperti tidak tau tempat ya begitulah rizki sampai deheman wanita dewasa mengagetkan mereka
"kalau mau ngebucin lihat lihat tempat dong" itu suara tante mona arghh salah buk mona maksud nya
buk mona adalah guru b.Inggris sekaligus sepupu ayah rizki, wanita yg sangat di kagumi oleh ika itu seorang padahal seorang dosen lulusan universitas Inggris,tapi ia masih mau mengajar di sekolah menengah awal,sifat nya yg ramah dan hangat membuat wanita berusia hampir 27 tahun yg belum menikah itu cukup dekat dgn rizki dan ika
"eh tante" rizki menunjukkan Senyuman Tampa dosa nya sedang kan ika hanya tertunduk malu saja,
mereka baru membaca papan nama ruangan itu yg bertuliskan ruangan kepsek
parah sekali andai saja guru lain yg melihat,mereka pasti kena masalah nanti
"kalian udah makan belum?" mona kembali menanyai 2 remaja itu
"ini baru mau ke kantin tan" ika menjawab Tampa melihat mona,bukan 1 atau pun 2 x mona melihat iki seperti tadi, mencubit gemas dan sedikit mendekat kan wajah nya,tentu saja jika dilihat dari sudut lain akan beda pemikiran orang-orang,tapi tidak dengan tante mona yg sudah terbiasa
"yuk temani tante makan bakso" tampa menunggu jawaban tante mona menarik 2 remaja itu keluar sekolah karena jam kosong
__ADS_1
___________________selamat membaca❤_______________