Promise? Cinta Pertama

Promise? Cinta Pertama
abg yg baik


__ADS_3

pertandingan yg di pilih pihak panitia mos adalah pertandingan lari berpasangan dan meminta tanda tangan anggota OSIS berpasangan dengan undian,


yang membuat iki merengut malas,iya berniat untuk tidak ikut sama sekali,


Ia selalu kesal biasa nya kalau seperti ini ia dan ika tidak akan dapat 1 tim dan ia akan melihat ika nya berdekatan dengan orang lain dan itu sangat menyebalkan


terrnyata sama saja,ika juga berpikiran ia tidak akan mengambil undian,


arghh mls sekali rasa nya melihat cewek yang bakalan menatap miliknya tampa henti,tapi acara kali ini berbeda,ternyata semua peserta mos diwajibkan ikut serta,membuat rizki memasang muka masam dan berjongkok membuat ika mengerjitkan dahi nya, karena terkena sinar matahari,


ika dan rizki memiliki tinggi badan yg berbeda tapi ia selalu memaksa untuk berdiri di depan ika melindungi cewek itu dari panas nya mentari yang sudah hampir naik itu


"nyebelin" rutuknya membuat ika gemes


"ngapain ikii,ika kepanasan lohh" padahal tidak terlalu panas ika hanya bercanda saja, tapi membuat rizki kembali berdiri, ika terkekeh


"panas banget ya ka,bolos ke kantin aja yukk"


"tapi ngak boleh lohh klo ngak ikutan"


"tapi iki ngak mau,entar ika deketan sama cowok lain iki kesel"ika tersenyum gemas


" kan cuma sebentar iki "


"pokok nya ngak mau"


"ya gimana,ngak mungkin kan kita minta tukar sama yg punya nomor sama


" ide yg bagus ika"


"ide apa?"


"entar ika duluan ambil nomor nya,kan abis itu ada jam istirahat nah nanti iki cari deh siapa yg punya nomor sama"


"ngak perlu lah ki"


"harus ka,emang nya kamu mau aku di deketin cewek lain? ngak masalah?"suara iki sedikit besar cuma ia tidak membentak ika,membuat ika mencubit pinggang cowok yg berdiri di hadapan nya ini


"au" sakit ka


"suara iki bisa sampai kedengaran kk² didepan loh" perkataan ika membuat rizki menoleh ke kanan kekiri mendapati siswa-siswi menatap nya dan membuat nye terkekeh sendiri


kakak-kakak panitia membawa 2 kardus berisikan kertas yg sudah di gulung kecil kecil meminta setiap 1 orang mengambil 1 dan sekarang giliran ika dan rizki,

__ADS_1


rizki tampak komat kamit mungkin sedang mengeluarkan jurus ramalan nya hahaha


sedang ika juga Sama cwek itu memejamkan matanya berharap pasangan nya tentu nya iki,setelah sama sama mengambil gulungan kertas itu dan kak² tadi berlalu dari mereka ika dan rizki sama² komat kamit dn membuka nomor mereka


aaaaagghhhh teriak ika kencang membuat semua menatap kearahnya ah cewek kalem itu sudah jingkrak² sekarang beruntung sekali nya 79 dan rizki juga 79,


Kok bisa? ya bisalah,


semua ulah farel yg memang sebelum itu berlari menghampiri panitia dan meletakan nomor nya di bagian atas kedua kotak bertuliskan cewek dan cowok itu,ahh pengertian sekali,Farel memang tampak seperti abg kalau seperti ini,


bukan nya apa Farel tau seperti apa rizki ia kan mengintimidasi orang yg berdekatan dengan miliknya dan itu sangat menganggu farel,2 anak kecil menurut nya itu akan menatap orang² dgn tatapan tidak ramah mereka sesudah nya,


bukan nya mendapatkan teman mereka pasti bakalan mendapati musuh,dan nomor itu memang nomor yang sengaja Farel taruh di bagian atas ternyata mereka beruntung bisa mengambil nya dan pas sasaran


rizki hanya menatap ika dengan senyuman saja,cewek imut nya itu memang seperti itu jika hal yg ia ingikan terjadi dan sebaliknya ia akan memasang muka masam sepanjang pertandingan jika itu tidak sesuai dengan nya


istriahat..


Mereka berdua berjalan beriringan menuju kantin


"bro" yoga yg baru kelihatan batang hidung nya menepuk pundak rizki dari belakang yg ternyata di ikuti 2 teman nya


"gua lihat lu heboh banget tadi ka,dapet undian berhadiah" eja menanyakan yg dilakukan ika di lapangan tadi yg membuat anak2 yg lain membicarakan mereka


"btw dapet no berapa ki" dimas menanyakan nomor miliki iki


"79" jawab nya sntai


"jauh bener ki,gua no 12"rengut yoga


" dn lu tau siapa yg dapet no 12 jga"wajah yoga seketika berubah kesal


"siapa? " ika dn iki menanyai nya bersama an


"cewek menyebalkan itu,muka nya aja udh malesin,andai aja sama ayang tia" yoga mengiba dan menunjuk cewek yg sedang duduk tidak jauh didepan sana


membuat mereka semua menatap arah telunjuk yoga,ika dan rizki menatap heran pasal nya pasangan cowok itu ternyata cewek yg duduk sendirian dengan earphone di telinga nya,yg tidak terlihat aneh sedikit pun,


tapi berbeda dari dari dan ika,dimas dan eja malah tertawa girang,cewek itu adalah cewek paling ketus di sd mereka dulu ya sesama alumi ternyata


"ngapain lu nyebut2 nama gue" tia dn 2 teman nya itu berjalan ke arah mereka


"eh ayang,mau makan bareng jga? "

__ADS_1


"dih ilang selera makan gue"


ika kamu dapet nomor berapa?"putri antusias mendekat ke arah ika


'79, samaan sama iki" ika memamerkan senyuman manis dengan gingsul nya


"iihh kok ngak adil gitu agrhh" rutuk desi


"gue juga pengen lgih sma dimas,yakan dim"


"engak" datar dimas


"frupzzz hahaha" tawa tia dn yoga pecah mendapati desi yg mesih mengejar dimas dan dimas masih seperti dlu


"putri juga mau sama eja,cuma karna eja itu kalau di ajak ngomong ganguk2 doang jadi malas,dn semoga pasangan putri nnti ngak kek eja bakalan bosan bgt tau" cetuk putri polos ia bahkan mengatai orang didepan muka orang itu sendiri


eja tidak tersinggung sama sekali cowok itu terlihat bodo amat dengan ucapan putri


"itu bisa langsung samaan,kalian nyogok panitia nya ya" yoga menebak eh lebih tepat nya menuduh


"kita jodoh" santai rizki menggandeng tangan ika berlalu dari sana, kembali berjalan kearah kantin


pertandingan di mulai,setelah banyak nya perserta yg mendapatkan giliran mereka,


kini rizki dn ika berdiri di pinggir lapangan habis ini adalah giliran mereka dan yg berada di lapangan adalah putri dan eja,cwek yg mengatakan malas jika berpasangan dengan cowok itu tadi malah memamerkan senyum mengambang nya sepanjang pertandingan hingga kaki nya tersangkut kaki sebelah kiri,membuat ia kehilangan keseimbangan dan jatuh,mebuat eja hampir menindih cewek kecil itu jika ia tidak mengorbankan tangan nya yg sekarang lecet karna harus merebahkan diri nya ke samping putri,


ika panik berlari ke arah lapangan yg diikuti desi tia dn ke 3 cowok yg juga ikut mengejar mereka


"kmu ngpp put" ika tampak cemas


"pantet putri sakit huaaa" tangisan cewek itu membuat eja yg duduk di samping nya menutup telingga sebelah kiri nya dn meminta dimas mencari gunting untuk membuka ikatan yg tdi membuat kaki mereka bergempetan,setelah terbuka ika dn tia membantu putri berdiri sedang desi berlari kearah tas putri mengambil kn minuman anak itu


"tanggan lo ngpp" dimas menatap eja yg menyembunyikan tangan nya di belakang badan


"ngpp,cuma lecet dong kok"


"ke uks aja bersihin terus kasih betadin" saran rizki,karna setiap ia terluka meski kecil ika akan panik dn membawa nya ke uks


"yuk gua temenin" yoga berjalan lebih dulu


"ngak usah gua bisa sendiri,bentar lagi kn giliran rizki sama ika"


"ah iya jga kasihan mas bro kalau ngada gua entar ngak semangat" cengir yoga lebar sedangkan rizki hanya mengeleng² kn kepala nya saja

__ADS_1


pertandingan ika dn rizki dimulai terlihat dua orang itu berada di tenggah lapangan berada di urutan ke 3 dengan riuh teriakan tia,desi dn putri yg sudah terlihat baik2 saja padahal tadi ia menangis seperti anak bayi


__ADS_2