Promise? Cinta Pertama

Promise? Cinta Pertama
Milik ika


__ADS_3

pengumuman khusus siswa baru SMPN cempaka putih telah selesai


"haus ya ka?"


"iyaa,tadi kelamaan nungguin iki jadi ika lupa bawa botol minum yang udah di siapin onty di meja makan,emm" ika berjongkok meneduh di bawah bayanganan iki


"yaudah yuk berdiri kita ke kantin" iki sedikit membungkuk kan badan nya mengulurkan tangan ke ika


"emmm iki tau dimana kantin nya" ika menyambut uluran tangan iki


"hmm ngak tau,kita kelilingin aja sekolah nya sambil jalan jalan"


"ngak ih nntik capek,ika haus ikiii" rengek ika mengikuti langkah kaki iki


"permisi kk kantin nya di sebelah mana ya" iki mencoba bertanya ke salah satu siswi yg memang memiliki postur lebih tinggi dari nya


bukan nya menjawab pertanyaan iki cewek itu malah histeris sendiri


" yg tadi di diparkiran"


"kalau dri deket gini manis banget yaa"


"iyaa ih,ada ig ngak?"


mendapati pertanyaan nya tidak di jawab iki ingin pergi dri kerumunan yang seketika ingin merapat kearah nya membuat ika tiba2 memeluk lengan nya


"maaf ya kk kita nanyain kantin" ucap ika ketus


heboh yg tdi berubah menjadi tatapan sinis dari cewek cewek itu menatap ika,


yang sangat jelas menunjukkan kepemilikan nya dengan memeluk erat lengan iki


sedang kan cewek-cewek itu,jgn kn mendekat,baru berdiri saja iki langsung memundurkan diri nya


"kalian mau kekantin yuk bareng aja kita juga mau ke sana kok" ucap salah satu dri 3 cowok yg tdi juga berada di lapangan


"boleh" jawab iki datar ia memposisikan ika di sebelah kanan nya memepet dinding agar ika tidak berdekatan dengan ke 3cowok ini


...****************...


kantin ramai dengan siswa siswi yg datang dan keluar dri sna,iki memperhatikan semua sudud dari kantin,mencari meja kosong untuk nya dan ika,


Sesaat kemudian mata nya tertuju pada Meja kosong yg baru saja di tinggal kan oleh orang yang tadi menduduki kursi di meja paling pojok kantin


"yuk sini" iki menarik tangan ika pelan membawa nya duduk di meja itu


kebersamaan mereka tidak lepas dari tatapan siswa-siswi yang ada di sana ada yg berdecak kagum dan ada pula yg nyinyir ke mereka


"kn udh gue bilang itu cewek nya,jelas banget loh dari tadi di lapangan cowok itu kan ngelindungin itu cewek dari panas sweet bgt ngak sihh" heboh cewek yg bernama cika


"iyaa ih jadi pingin punya pacar jugaa" sambung dina


"terus apa masalahnya kalau itu cwek nya,jauh cantikan gue kok" ucap cewek yg bernama siska


"iyaa tentu sis lo jauh lebih cantik"


"btw,,kalau ngak salah denger deh yang cowok itu nama nya Rizki dan yg cewek itu ika" seru cika yang ratu nya dari segala pergosipan

__ADS_1


"tau dri mana cik" dina menatap cika dengan tatapan polos nya,dina cukup pintar cuma otak nya sedikit loading kalau di ajak ngobrol


"tdi aku denger kakel ngomongin mereka loh" santai cika sambil menyantap cilok nya


"most wanted nya SMP kita loh kk kls 9 itu,kk siapa sih nama nya itu" cika mengetuk2 kepalanya dgn jari telunjuk mengingat² nama kakel yg cukup terkenal itu,ia biang gosip cuma suka lupa nama orng


"kk tivani?"


"nah iyaa kk tivani dan the gang nya tadi ngomongin dua orang itu,gue kan ngak sengaja lewat jadi gue dengerin aja sekalian" kekkeh cika


"cika ih ngak boleh gitu,ngak baik, kata oma dina ya cik kalau suka nguping obrolan orang nnti bintitan" protes dina


"bintitan itu kalau kita ngintip orng mandi din, ini kan denger in orang ngobrol beda dinaa" kesal cika


"beda ya cik"


"sama..... ya beda lh din lu ih"


"tdi sama abis itu beda gimana sih cik,dina jdi pusing" ucap nya polos


"gue lebih pusing sama lu din"


"berisik amat sih kalian" kesel siska


...----------------...


selesai mencari tempat duduk untuk ia dan ika


iki berjalan ke arah stand makan an menuju stand bakso ia memesan 2 mangkok bakso dan dua buah jus jeruk


tidak lama nunggu akhirnya pesanan iki selesai,ia membawa mampan bakso di ikuti pelayanan kantin yg membawa mampan minuman nya,


"ika" iki meletakkan mampan yg di bawa nya keatas meja dan mendekat kan diri nya di samping ika,mengusap lembut rambut ika dengangn sayang


namun dengan tiba-tiba ika malah memeluk nya, membuat iki menatap 3 orang yg duduk di seberang nya


"ikiii," terdengar suara lirih dri ika yang menyembunyikan wajah nya di dada iki


membuat iki mengusap punggung cewek imut nya dengan ranjang yg mengeras dan tatapan sinis


"kalian apain pacar saya" iki mengeras kan suara nya lebih keras dri suara ribut ribut di kantin, membuat seisi kantin yang memang meperhatikanya mereka secara diam diam sekarang jdi terang terang an


" he ngosah teriak2 kali kita ngak budek ya"sentak dara


"yang sopan sedikit sama kakel"kesal dea


" kita mau duduk di sini,klau lo mau gabung boleh, tapi lo aja,cewek itu cari tempat lain" tivani dengan angkuh nya menunjuk ke arah ika


iki mengebrak meja sampai berbunyi sangat keras seisi kantin riuh mendapati pemandangan di mana most wanted smp mereka di bentak oleh murid baru


"sekarang pergi dari sini, gua duluan yang nemuin meja ini" suara iki sama keras nya seperti tadi menghilang kan sisi lembut nya saat bersama ika


"udh yuk kii kita cari tempat lain aja" ajak ika yang ingin melepaskan pelukan nya,namun iki kembali menarik cewek itu kepelukan nya tak ingin cewek cantik nya itu melihat tampang tidak ramah nya


"lo baruan pergi dri sni atau gua siram"iki tidak main-main dengan ancaman nya tangan nya sudah memegag 1cup jus jeruk yang tdi beli nya,


ketiga orng itu bediri dari ddk mereka memundurkan diri meninggal kan iki dengan tatapan sinis,

__ADS_1


semua siswa-siswi menatap nya congo,pasal nya tidak ada yg beradi dengan tivani sebab selain most wanted ia jga seorang pacar diri ketua tim basket unggulan sekolah mereka,


tentang tivani sudah jadi rahasia umum,bahkan murid baru jga tau hanya saja iki yang tidak tau atau mungkin tidak ingin tau


" yuk duduk"iki melepaskan tangannya dri punggung ika beralih mengengam tangan miliknya itu


"lain kali kalau ada yg berani ngusir ika dari kursi yg iki beriin,teriakin iki entar iki usir mereka" kekkeh iki menyedot jus jeruk miliknya mengembalikan tampang manis dn imut nya dalam hitungan detik saat bersma ika adalah hal yg mudah untuk nya


"tpi iki ngak boleh loh ngebentak cewek kek tdi" ika mengaduk aduk bakso miliknya


"kata siapa?" iki menancap sedotan minuman milik ika lalu mendekat kan minuman itu ke cewek didepan nya


ika mengambil minuman yg diberikan iki dan langsung menyedot nya hingga setenggah


"haus bgt ka" kekeh iki mengambil kan tisu untuk ika


"kata papa,cwok baik ngak boleh ngebentak cwek" ika Memanyunkan bibir nya kebiasaan aneh yg terlihat imut di mata iki


"itu kalau cwek nya ngak ngegangguin milik aku, kalau ngeganggu beda lgi cerita nya"


'tdi mereka bilang apa sama kmu? "


"kata nya klau ika ngak mau ngasihin tempat duduk nya ika mau di di hukum bersihin kamar mandi" ika tidak mengatakan ke3 kakek nya tadi jga membentak nya sebab ia mengatakan tidak ingin memberi Wa iki


......................


beberapa menit yg lalu


"bruakk"ika terlonjak kaget saat saat kesayangan tiga orng yg langsung mengeprak merja didepan nya


"lo cewek yg bareng sama cowok itu kan" tanya dara


"iya kk kenapa?"


"siniin ponsel lo" dea mendekat kerah ika sontak membuat cwek itu berdiri


"untuk apa kk"


"bnyak tanya lu sini in ponsel lo" dara mengulurkan tangan nya ingin mencari sendiri keberadaan ponsel ika


"ini ponsel ika,milik ika kk ngada hak" ika menyembunyikan ponsel di belakang tubuh nya


tivani yg sedari tdi diam saja memperhatikan antek antek nya mengambil apa yg ia mau ikutan bersuara


"gue mau WA nya cowok yg tdi sma lo"


"WA iki?"


"iyaa WA pacar lo"


"buat apa kk"


"denger ya anak baru,semua cwok tampan di sekolah ini milik tivani jadi lo serahin aja cwok lo" dara bicara smbil menunjuk nunjuk ika


"ooh kalau gitu maaf kk,iki itu punya ika dan dia jga bukan barang yg bisa di serahin"


"eh berani ya lo sama kita" dea memajukan drinya untuk lebih mendekat kearah ika membuat cewek itu kembali memundurkan drinya

__ADS_1


jantung nya berdegup kencang,saat badan nya sudah menempel kedinding dan tiba tiba saja ke dua orng itu memundurkan diri dan duduk di samping tivani


ika mengangkat kepala nya saat mendengar suara iki,dan senyum an nya mengambang saat melihat cowok itu berjalan kearah nya membuat ia memiliki initiative memeluk iki,membalas yang di lakukan mereka tdi,sedikit nakal itu tidak apa-apa ika terkekkeh di dalam hati...


__ADS_2