Promise? Cinta Pertama

Promise? Cinta Pertama
pasar malam


__ADS_3

" ikii ih lama banget cuma mandi doang kok"kesal ika


" bentar ka lagi make baju ini"


"ika tungguin di ruang tamu ya sama onty"


"oke ka"


" mna iki nya ka"tanya papi hari


"masih make baju kata nya om" ika mendudukkan diri nya di samping mami ratih


hari ini mereka berempat,akan pergi ke pasar malam,seperti biasa om hari dan onty Ratih selalu tampil mempesona bahkan jika tidak bertanya orang akan mengira ke 2 orang itu kakak rizki bukan mami dan papi nya,kedua orang dewasa yang masih terlihat sangat bucin di usia mereka yang tidak lagi muda ya tidak masalah malahan makin bagus seperti itu,tapi ini


Arggghh mereka membuat rizki menguras tabungan nya,untuk membeli barang² couple dari baju sampai sepatu agar tidak kalah saing dengan mami dan papi nya,yg sudah rapi dengan hoodie berwarna hitam dgn celana senada dan sepatu berwarna putih,rencana nya papi heri akan menggunakan motor jaman SMA nya,tapi karena rizki belum diperbolehkan memakai motor,jadi ia tunda dulu,dan akan menggunakan motor itu nanti berbarengan dgn rizki tentu nya, saat anak tunggal nya itu sudah SMA


tidak mau kalah rizki mengenakannya hoodie couple berwarna krem dengan bawahan berwarna hitam dan sepatu warna vans hitam putih ya tentu nya penampilan ika tidak jauh berbeda


ika dan mami ratih adalah dua orang beruntung yang menjadi pawang 2 orang,yang bak pinang di belah dua,beda generasi,saat berdiri berdampingan seperti ini rizki membuat mami ratih tersenyum bangga sekali,2 cowok yg memiliki paras hampir sempurna itu miliknya,mami ratih berjalan menghampiri 2 orang itu berdiri di tengah tengah mereka dan menggandeng keke dua nya, jika ada yg melihat pemandangan ini orang orang akan iri pada ratih


"buruan ih lama banget" mami ratih menarik dua orang itu ke arah ika,sedikit mendorong anak kesayangan nya mendekati calon menantu nya itu,ia tersenyum gemes iki dan ika adalah potret ia dan hari dulu


......................


"jadi kita mau nyobain apa dulu ka? " iki menanyai ika sebab ia sendiri bingung akan memulai dari permainan apa dulu,semua terlihat menarik untuk di coba,sedang kan orang tua nya sedang asik sendiri entah di mna,sejak masuk tadi mereka sudah berpencar mencari hal yg akan mereka coba masing²

__ADS_1


"gimana kalau naik kuda kuda an dulu,abis itu istana balon,abis itu main lempar gelang terus nangkap ikan,emm naik perahu terus banggalah,terakhir masuk rumah hantu,dan ika mau cobain itu jga(menunjuk barisan mainan lain nya) tapi sebelum itu ika mau permen kapas dulu" cenggir cewek cantik dengan keinginan maruk itu,


rizki hanya geleng geleng kepala saja bagai mna mungkin banyak permainan yg ingin di coba dlm semalam saja,itu pun mereka tidak akan sampai pagi di sini


....


"lo" sapa cewek remaja di depan penjual balon


"lo bareng siapa? sambung cewek rambut di kuncir separuh itu


"loh loh, jangan jangan lo selingkuhi ya,gua cepu in lu" sentak cewek paling kiri sambil memegang pop ice dgn suara agak tinggi


"jahat bgt sih lo"rutuk cewek yang berkuncir 2


"parah lo pura-pura nggak kenal kita"


"saya benar² nggak kenal siapa kalian, sekarang kalian minggir tidak baik menghalangi jalan orang tua" datar hari seperti biasa nya,sikap manis nya khusus hanya untuk Ratih saja,ia menggenggam tangan wanita cantik yg terlihat lebih muda dari umur nya itu,tapi langkah nya kembali di hentikan ketiga remaja itu


" nggak bisa gitu dong,lo bilang apa tadi orang tua hah tua bener lo"kesal cewek yg pertama mengagetkan mereka berdua


" lo hutang penjelasan sama kita,ya walaupun kita baru temanan sama ika tapi kita nggak bakalan Terima lo gini in dia"argghh paham sudah akar dari permasalahan nya ketiga remaja itu mengira hari adalah rizki ternyata,membuat ratih tersenyum gemas tapi berbeda dgn hari yg hanya sedikit menyipitkan mata nya


"itu putri nggak sih? " ika sedang menduga² sosok yg berdiri di depan mami dan papi rizki


"mna? "

__ADS_1


" itu loh ki"ika menunjuk ke arah kiri rizki


"jangan jangan mereka ngira om hari itu kmu" ika sedikit berlari sambil menarik tangan iki


"kalian ke sini jga" sapa cewek yg memiliki suara yg amat mereka kenali sontak membuat ke tiga orang yg berdiri di hadapan hari dan ratih memutar tubuh nya menghadap ke belakang


"Rizki" mata Tia membelalak argghh ia yg paling nyolot tadi


"kalau ini rizki yg di belakang ini siapa" raut wajah desi berubah seketika cewek yg menyukai filem horror tapi takut dgn hal² semacam itu di dunia nyata mulai merapat kan tubuh ke kearah Tia yg berada di samping kiri nya


"Lo kembar" putri mengeluarkan hal yg lewat begitu saja di kepala nya sambil kembali menatap dua orang di belakang nya sedang kan Tia dan desi menunduk malu saja


"yg di belakang kalian itu mami sama papi nya iki" pernyataan ika membuat ke tiga orang di hadapan nya ini hampir kehilangan jantung mereka


"what" teriak ketiga orang itu berbarengan membuat ke 4 orang lain yg jga berada dekat dgn mereka menutup telinga


......................


kini ke 5 remaja dan 2 orang dewasa itu sedang duduk di sebuah cafe mini di pasar malam itu,ke tiga remaja yg nyolot pada awal nya itu menolak percaya,mereka mengatakan jika ratih bilang ia adalah kak dari rizki ya mungkin itu masuk akal,sampai Ratih memperhatikan poto pernikahan nya dan hari,14 tahun silam ya,ia menyimpan semua kenangan nya di sosial media miliknya menambah tanggal nya di sana lengkap dgn poto surat nikah mereka,dan ada poto bersama iki kecil jga,baru lh ke 3 remaja itu percaya,kecanggungan tidak lagi terasa sekarang,berubah menjadi gelak tawa hangat di sana,ratih yg terkenal manis dgn hangat cukup mudah membuat orang orang sekitar nya merasa nyaman,sedang kan rizki dan hari cemberut saja di sofa tidak jauh dari mereka,buyar sudah rencana mereka,kini mereka berdua sudah mirip suami² yg mengantarkan istri istri mereka arisan saja


saat berdekatan seperti ini, baru lh terlihat jika hari memang memiliki wajah yg jauh lebih dewasa dari iki yg masih imut imut nya,tapi jika tidak berdekatan seperti itu, orang akan sulit membedakan dua orang ini


"nasib-nasib keluh rizki"


" nggak jadi romantis romantis an"hari juga mengeluh kan hal yg sama kedua orang itu kompak meminum minuman nya,tampa memperdulikan banyak nya pasang mata yang menatap kagum mereka berdua,dan tidak sedikit jga yg membicarakan mereka sambil menduga duga ke dua orang itu adalah kakak adik

__ADS_1


__ADS_2