
hari demi hari mereka lalui dengan banyak kisah-kisah bahagia hampir semua siswa dan siswi di sekolah mereka mengidolakan 2 orang yg makin hari makin mempesona dengan wajah tampan dan cantik mereka
tidak terasa mereka sudah duduk di bangku Kelas 9
baru saja mereka menyelesaikan ujian semester 1,tapi ada perang dingin antara rizki dan ika dari kemarin sore
rizki merasa ika mengkhianati janji nya,rencana nya mereka akan liburan bersama mami dan papi nya,tapi ika malah ikut mama dan papa nya keluar negri,bahkan secara dadakan,
itu baru di ketahui rizki kemarin saat kerumahnya ika dan mendapati cewek itu sedang berkemas,
ika berulang kali meminta maaf dan berjanji akan liburan bersama iki di libur semester 2 nanti,ika tau ia salah bahkan saat semester 2 kelas 8 tadi dia juga mengingkari janji nya ke iki,ika jarang bisa liburan bersama mama dan papa nya jadi ia tidak akan mengatakan bahwa ia sudah ada rencana untuk liburan nya saat orang tua itu mengajak nya untuk pergi
......................
"onty iki mana?" ika berjalan mendekati meja makan
"di kamar nya,ngambek kek nya itu" kekkeh onty ratih
"maafin ika ya onty" ika mendudukkan wajah nya
"loh kok minta maaf sayang, iki pasti ngertiin kok,nanti liburan semester 2 kita atur lagi rencana nya,senyum dong" onty ratih mengelus sayang kepala ika
"emm" ika sedikit tersenyum
"gitu dong masa mau liburan muka nya di terus" sambung om hari
"ika ke atas dulu yaa onty"
"iyaa sayang,nanti kalau iki nya sedikit judes biarin entr juga kengen dia bakalan nelpon kamu kok" kekkeh onty ratih
ika menaiki tangga menuju kamar iki
"kii ika masuk ya" ika membuka pintu kamar iki tampak empunya sedang bergulung didalam selimut menyembunyikan tubuh nya dari ika
__ADS_1
"ika mau Pamitan ki,tanggal 17 nanti ika baru baik" suara ika pelan sambil mendudukkan diri nya di kasur iki
"ika jahat"
"maaf ki,tapi ika jarang bisa liburan sama mama dan papa"
"tapi semester 2 kemaren udah loh ka,ini udah 2 kali ika nggak nempatin janji sama iki
" ika minta maaf ki"ika Mengguncang-guncang tubuh yg berada di bawah selimut itu
sampai terdengar suara teriakan dari mami iki dari ruangan tamu memanggil ika,karena mama nya sudah menunggu ika di luar
"ika pergi dulu ki" ika beranjak dari duduknya menuju ke depan pintu kamar ika
"pergi aja nggak usah temuin iki lagi,iki benci ika" deng perkataan rizki sukses membuat ika sedikit berlari meninggal kan kamar iki dengan air Mata yg jatuh dari pelupuk nya,sakit rasa nya rizki tidak pernah mengatakan hal semacam itu padahal ia sudah meminta maaf
rizki beranjak dari kasur nya mengintip kepergian ika bersama keluarga nya dari jendela yg hanya dibuka sedikit tirai nya,
terlihat ika beberapa kali menatap ke arah jendela rizki,dan saat ini ia akan memasuki mobil ika melambai kan tangan nya ke arah jendela kamar iki dari halaman rumah nya yg memang tidak jauh dari kamar iki,karena tidak ada pagar tinggi jika rizki berdiri di balkon ika akan bisa melihat nya tampa mendonggakkan kepala
saat itu bukan papa ika yg menjadi pilot nya karena ia cuti untuk liburan 15 hari bersama keluarga nya,kedua orang tua ika di temukan 2 hari setelah pencarian dan di nyatakan meninggal dunia,tapi jasad ika tidak di temukan, karena sudah lebih dari dua minggu pencarian,tapi tidak di temukan, pencarian ika di hentikan,cewek itu di nyatakan meninggal dunia
fakta itu mengguncang rizki,ia tidak menerima kenyataan yg di depan Mata nya ia meminta mami dan papi nya mengerahkan Seluruh orang-orang nya menyusuri Seluruh area jatuh nya pesawat,tapi hasil nya masih sama,
......................
saat ini rizki sedang duduk di kamar ika memeluk boneka yg ia berikan tahun lalu sebagai hadiah using tahun untuk cewek imut itu,
Mata nya Memperhatikan Seluruh ruangan,sampai pandangan nya tertuju pada dinding yg di penuhi poto-poto nya dan ika,cewek itu memang gemar berpoto saat akhir-akhir ini
"ikii buruan lama bgt ih,ika ada rapat anggota lo sebelum pertandingan nanti"kesal ika
" sabar ka"
__ADS_1
"eh iki dapet seragam baru juga" seru ika heboh
"iya dong bukan Tim ika aja yg dapat" iki berlari menuju sepeda nya
"yuk" anak nya ke ika
"ikii kita singgah di studio poto yg nggak jauh dari sekolah yuk"
"kata ika buru² tadi"
"nggapapa,iki bentaran aja kan di sana juga studio biasa jadi nggak harus booking dulu
" hmm" rizki menurut saja seperti biasa nya
Air Mata rizki jatuh tidak tertahan kan memegang poto yg memperlihat ia dan ika yg dgn baju club basket dan cheerleader
lalu tangan nya beralih memegang poto ika dan diri nya saat acara anniversary 2 bukan yg lalu,ika dengan senyuman manis nya menatap kamera yg saat itu dipegang papi hari
membuat rizki merosot mendudukkan diri nya di lantai bersandar kearah ranjang ika,semua menangani ia dan ika terputar kembali,sesak semakin sesak saja yg iki rasa kan ia Menlingkup dan menangis pilu memukul² dada nya
"baby boy udah sayang" ratih memeluk rizki dan ikutan duduk di lantai mencoba menenangkan anak kesayangan nya itu
"baby boy kamu nggak gini,yg ada ika akan sedih di sana" papi hari ikut memeluk anak satu-satu nya itu
"karena ucapan iki, ika pergi mi"
"karena iki" raung rizki menjadi
"ikaa iki bohong iki,nggak pernah benci ika,balik ka, iki gimana ka" raung nya semakin terdengar memilukan,sampai tubuh rizki lemas dan ia tidak sadar kan diri
sudah beberapa hari ini rizki tidak menyentuh makan bahkan minuman yg di sediakan mami nya, ia tidak ingin mandi apa lagi keluar dari kamar ika,padahal 2 hari lagi ia harus kembali ke sekolah karena libur semester nya sudah Berakhir
keadaan nya selalu begini setelah kembali dari pemakaman ika,ia tidak ingin bicara dan jika bicara ia hanya mengatakan bahwa ia tidak membenci ika,kata-kata yg terus ia ulang-ulang membuat ratih tak kuasa menahan tangis nya
__ADS_1
kedua orang tua itu tau seberharga apa ika untuk seorang rizki tapi mau bagai mana lagi ini adalah takdir dan tidak ada yg bisa merubah nya
___________________________________________________________