
Nama ku zevana tidak ada yang sepecial dari diriku, aku hanyalah gadis malang yang begitu menyedihkan gadis yang tidak di harapkan dalam keluarganya sendiri dan selalu di kecewakan oleh kekasihnya
Aku tidak punya sahabat karena setiap orang yang dekat denganku hanya ingin mengambil keuntungan dariku.
Akulah gadis malang yang selalu merindukan kasih sayang orang tua, kedua orang tuaku masih hidup nama ayahku bram dan Ibuku bernama nayna tapi aku tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari mereka
Aku selalu berusaha menjadi yang terbaik namun itu tidak membuat orangtua ku bangga atau perduli dengan ku.
Aku memiliki kakak perempuan yang tidak pernah menyukai ku dari kecil, aku tidak mengerti mengapa dia selalu membenci ku selalu memancing keributan dengan ku dan setiap kami bertengkar mama ku akan selalu membela kakak ku.
Setiap permasalahan yang terjadi di rumah ini aku yang akan disalahkan, hanya aku yang menangis dalam kesendirian kehampaan dan rasa sakit yang menancap begitu dalam di lubuk hatiku.
__ADS_1
Aku memiliki seorang kekasih yang sangat aku cintai namun berkali-kali dia menyakitiku, mengkhianati ku dan mencampakan ku dengan begitu saja.
kemudian dia akan kembali lagi kepada ku untuk menghapus air mataku dan membuat ku menangis kembali dengan alasan yang sama, jangan tanyakan "kenapa masih mau kembali dengan pria seperti itu?" karena aku juga tidak tau kenapa aku selalu menerimanya ntah karena cinta yang begitu besar atau karena aku yang takut akan kesendirian yang menelan keberadaanku
Aku percaya akan tuhan jika suatu hari aku akan bahagia walaupun kenyataanya tuhan belum mendatangkan hari itu sampai saat ini
Aku begitu frustasi, stress dan mungkin bisa di bilang depresi namun sekuat tenaga ku aku selalu mengingat tuhan agar aku tidak berfikir untuk mengakhiri hidup ku ini.
Aku mengabadikan kesediahan ku lewat sebuah puisi, agar suatu hari jika kebahagian ku tiba aku tidak akan pernah lupa bagaimana sulitnya perjuangan ku untuk mendapat kebahagian yang selalu aku impikan.
Aku tidak tidak tau bagaimana kehidupan ku selanjutnya apakah keinginanku untuk bahagia akan menjadi kenyataan atau hanya menjadi sebuah angan-angan belaka
__ADS_1
dan selamanya hanya ada puisi luka atau ada puisi bahagia dalam hidup ku ini.
Sebenarnya aku pukan orang yang pintar membuat puisi, aku hanyalah gadis malang yang menyampaikan rasa sakit, kesedihan dan rasa kecewa ku melalui pena dan selembar kertas putih nan polos.
Gadis malang yang tidak punya satupun sahabat atau teman yang dekat dengannya
gadis malang yang tidak bisa berbagi penderitaan dengan orang lain.
gadis malang yang hanya bersahabat dengan rasa duka, kesedihan dan kesendirian.
Kemana gadis itu harus mengadu jika dia tidak punya siapapun yang benar-benar tulus mencintai nya dan menyayangi nya selain sebuah pena dan kertas putih nan polos yang selalu setia mendengarkan isi hati gadis malang itu bukan hanya sekali namun setiap saat aku membutuhkan waktu untuk di dengarkan maka aku hanya akan mencari pena dan ketas putih yang selalu bersamaku
__ADS_1
dan mengadukannya kepada tuhanku.
Dengan harapan bebanku sedikit berkurang karena telah berbagi duka kepada tuhanku dan dengan rangkaian kata yang tersusun rapih namun menyayat hati.