PUISI YANG TERLUKA

PUISI YANG TERLUKA
MENANGIS


__ADS_3

Sudah pukul 00:02


Ibu ku belum juga kembali dari toko laptop


aku merasa sangat khawatir padanya


Kaka ku dan ayah ku juga belum kembali ke rumah itu membuat ku semakin khawatir


ku coba menghubungi nomer handphone ibu ku namun tidak di jawab lalu ku coba menghubungi kaka ku


"hallo kak"


"hallo kenapa menelpon ku"


"aku khawatir dengan mu"


"tidak perlu mengkhawatir kan ku"


"kak kenapa belum pulang? ini sudah malam, mama tadi berpamitan untuk membeli laptop namun sampai sekarang mama belum pulang, ayah juga belum pulang kerja, jadi ku mohon kau cepatlah pulang aku takut sendirian di rumah badan ku juga semakin panas tolong pulanglah"


"jangan khawatir kami semua baik-baik saja kami sedang menginap di villa tadi ayah menyuruh ku dan ibu untuk datang ke kantor dan berangkat bersama ke villa"

__ADS_1


hati ku seperti tersambar petir mendengar perkataan kak zahra aku tidak lagi menjawab dan langsung mematikan panggilan telepon


aku tidak habis fikir bagaimana mereka bisa bersenang-senang tanpa mengajak ku.


"ayah apa kau juga tidak perduli dengan ku, kenapa kau juga membedakan ku dengan kak zahra apa kesalahan ku, aku sedang sakit disini tapi tidak ada satupun di antara kalian yang perduli dengan ku" aku menangis sejadi jadinya sampai mata ku terasa perih


Aku sendiri di kamar yang begitu sunyi badan ku sangat panas penglihatan ku mulai sedikit mengabur tubuhku begitu lemah ,akupun berbaring di ranjang ku dan menutup mata untuk sejenak mengingat kembali kenangan manis sewaktu kecil ku dulu


kulihat diriku semasa kecil yang sibuk bermain boneka tedy beard dan mama sedang menyuapiku makan


aku berkata "cukup ma aku sudah kenyang jangan ganggu zevana ma,aku mau main dengan tedy bear ku ini"


"sayang makanya di habiskan dulu dong baru nanti lanjut main" suara itu terdengar begitu halus dan lembut bahkan suara itu selalu menggema di telingaku membuat ku sangat merindukan masa dimana aku hanya merasakan kasih sayang tanpa rasa sakit


AKU INGIN KEMBALI


Aku ingat saat kau memaksa ku untuk menghabiskan manan yang tersisa di piring mungil berwarna merah


Aku menolak begitu keras paksaan mu dan berkata "aku sudah kenyang,aku tidak mau"


namun kau masih memaksa ku untuk makan

__ADS_1


saat itu aku berfikir kau sangat jahat karena memaksa ku untuk makan.


padahal niat mu baik,kau takut putri kecil mu sakit karena tidak makan manan yang cukup


andai waktu bisa terulang kembali


maka aku tidak akan menolak paksaan mu


tapi aku akan menyambut tanganmu


dengan mulut yang terbuka lebar


sambil berkata "masakan mu sungguh lezat ibu, terimakasih sudah memasak untuk ku"


Andai waktu bisa berputar maka aku akan menghabiskan hari-hari ku dengan bermain bersama mu, memeluk mu dan mengatakan bahwa aku sangat menyayangi mu


dan tidak akan ku biarkan kau marah dengan tingkah ku yang terkadang membuat mu kesal atau khawatir terhadap ku


Ibu aku ingin bersama mu dan mengulang semua yang terjadi di masa lalu


aku ingin kembali ibu...

__ADS_1


aku ingin kembali...


Zevana 16/03/2019


__ADS_2