
Pagi ini aku sangat semangat karena ini hari pertama ku bekerja sebagai waiters di restaurant seafood, Aku mengenakan seragam kerja ku yang sudah di berikan dari kemarin saat aku di terima kerja
Bajunya begitu ketat rok nyapun begitu mini sampai memperlihatkan paha putih mulus milik ku ini bukan hanya itu saja tapi baju ini juga menunjukan bentuk lekuk tubuh ku, aku sedikit tidak percaya diri mengenakan seragam ini namun karena tuntutan kerja aku harus memakainya
Aku'pun keluar dari kamar dan ingin berpamitan sekaligus meminta restu pada kedua orang tua ku sebelum berangkat kerja karena aku pernah dengar kata orang jika meminta restu pada orangtua kebelum memulai sesuatu pasti akan di permudah urusannya dan akan mendapat hari yang baik tentunya maka dari itu aku selalu ingin meminta restu sebelum melakukan apapun
"Ma, yah aku pamit berangkat kerja dulu tolong doakan aku agar hari ini berjalan dengan baik, dan kak tolong doakan aku juga"
Kaka dan ayah ku hanya menganggukan kepala bahkan mereka tidak menatapku sama sekali hanya fokus pada sarapan di meja
hanya ibu ku yang menatap ku namun menatap dengan tatapan yang begitu sinis
"kenapa kamu pakai baju seperti itu apa kamu ingin membuat keluarga kita malu dengan memakai pakaian yang begitu ketat hah?
"nggak ma tapi ini memang seragam yang di berikan dari tempat kerja ku"
"ganti pakaian mu sekarang juga katakan pada boss mu itu untuk menyediakan pakaian yang sopan untuk semua karyawannya jika dia tidak mau maka kamu tidak perlu bekerja"
"tapi ma ini kan memang tuntutan dari pekerjaan aku gak bisa seenaknya aja nyuruh atasan ku untuk ganti seragam yang sopan"
"zee asal kamu tau ya, kamu kerja sebagai waiters saja sudah buat kami malu di tambah kamu memakai pakaian ketat seperti itu terlihat seperti wanita murahan, apa kamu mau di lirik laki-laki hidung belang"
"zee kata mama mu itu benar sudah jangan buat malu keluarga ini lagi"
"Baik mah,yah"
Sedikit sesak saat mendengar perkataan orang tua ku itu ternyata mereka malu karena aku bekerja sebagai waiters belum lagi mengatakan seperti wanita murahan karena pakaian ketat yang ku pakai
namun aku mencoba untuk mencerna perkataan mama tadi mungkin maksud nya baik dia tidak ingin aku di lirik laki-laki hidung belang namun dia mengatakannya dengan cara berbeda pikir ku dengan positive
Aku menganti pakaian ku dengan rok rampel yang panjang dan baju kemeja berwarna putih aku akan mengembalikan seragam ku itu ntah dia akan mentoleransi keinginan ku atau akan langsung memecat ku.
Seperti biasa aku menaiki transportasi umum untuk menuju tempat kerjaku, saat sampai di restaurant jantung ku berdegup kencang aku takut di pecat namun aku tidak ada pilihan kedua orang tua ku tidak menyukai seragam kerja ku ini yang terlalu ketat
Tok...tok...tok...
"permisi pak"
"ya silakan masuk"
__ADS_1
"loh kamu kan yang kemarin di terima kerja disini tapi kenapa tidak pakai seragam?"
"maaf pak saya kesini ingin mengembalikan seragam kerja saya, seragam ini terlalu ketat pak saya tidak bisa memakai pakaian yang ketat seperti itu, jika bapak tidak keberatan bisakah saya mendapat seragam yang lebih tertutup dan tidak ketat pak?"
"ohh tentu kamu bisa mendapatkan pakaian yang tertutup kamu bisa menukarnya di ruang karyawan, jika kamu tidak tau tempatnya kamu bisa minta tolong kepada karyawan lainnya yang ada di luar"
"Baik pak terimakasih sebelumnya,saya permisi dulu"
Huh terimakasih tuhan orang itu tidak memecatku akhirnya aku tidak jadi di pecat sebelum kerja hahaha itu sangat memalukan jika aku harus di pecat sebelum bekerja
"permisi perkenalkan nama saya zevana saya karyawan baru disini, saya mau tanya ruang karyawan dimana ya"
"karyawan baru udah bikin kesalahan aja, harusnya pakai seragam dari rumah bukan di sini, tuh di sana ruang karyawan sebelah gudang keliatan kan"
"pakaian ini terlalu ketat makanya saya tidak pakai,saya akan menukar seragam dengan yang lebih tertutup, permisi.!"
"dasar sok lugu"
Ada apa dengan perempuan itu dia sangat sinis pada ku seperti punya dendam tersendiri padahal aku hanya bertanya ruang karyawan bukan bertanya tentang pacarnya
Aku mencari pakaian tertutup di salah satu rak pakaian khusus karyawan namun aku tidak menemukan yang tertutup semuanya min dan begitu ketat
"aku karyawan baru disini nama saya zevana, saya sedang menukar serang dengan yang lebih sopan tapi saya tidak menenangkan"
"kamu bisa cari di rak sebelah kanan paling bawah disitu pakaian yang tertutup"
"baiklah terimakasih, ohh ya tunggu nama kamu siapa?"
"nama saya reno"
"terimakasih reno untuk bantuannya"
"sama-sama, saya permisi dulu masih banyak pelanggan kamu juga harus cepat ganti pakaian sedang banyak penggan sekarang"
"Siapp saya akan selesai secepatnya"
Wah aku tidak mengira bekerja sebagai waiters begitu melelahkan sampai aku kualahan harus melayani pelanggan yang tiada habisnya belum lagi semua waiters harus membersihkan restaurant sebelum tutup dan kembalik ke rumah
waktu menjukan pulul 10 malam dan aku masih sibuk mengepel lantai sedangkan beberapa waiters sudah ada yang pulang karna tugas mereka sudah selesai hanya ada aku dan reno saja di tempat ini sedangkan bos ku sudah pulang dari siang
__ADS_1
"belum selesai zee"
"belum ren tempat ini besar banget jadi butuh waktu lebih lama"
"yaudah sini saya bantuin kamu pel bagian kanan saya pel bagian kiri"
"loh gak usah ngerepot kamu kan udah selesai tugasnya"
"udah jangan cerewet cepet pel bagian sana ini udah malem kamu gak takut pulang kemaleman sendiri"
"takut sih tapi mau gimana lagi"
kami sangat serius membersihkan lantai setelah 15 menit kami selesai membersihkan seluruh ruangan
"akhirnya selesai juga"
"Iya makasih banyak ya ren udah bantuin aku"
"santai aja lain kali kalau butuh bantuan jangan sungkan bilang aja ke saya"
"Ok siip"
"kamu butuh ojek online gak? aku bisa jadi ojek mendadak untuk kamu"
"hahaha gak perlu aku pulang sendiri aja"
"yakin nih? bus jam segini udah gak narik lagi, kamu mau pulang jalan kaki mending aku anter aja mau gak?"
"boleh deh"
Reno membonceng ku dengan kecepatan yang tinggi walaupun begitu aku tidak takut karena dia sangat lihai membawa motor seperti di bonceng oleh pembalap profesional itu yang ku rasakan saat di bonceng reno
mengantar ku pulang sampai depan rumah lalu langsung berpamitan untuk pergi
Yatuhan badanku seperti remuk rasanya sangat lelah dan badan ku pegal semua
rumah ku sudah sepi seperti nya semua orang sudah tidur, aku pun menuju kamar ku seharian aku sangat merindukan kamar ku mungkin efek terlalu cape jadi aku merindukanya hahahaha
Terimakasih tuhan kau membuat hari ku ini berjalan dengan lancar meski sedikit ada hambatan tapi kau tidak membiarkan hambatan itu membuat ku kecewa hari ini
__ADS_1