PUISI YANG TERLUKA

PUISI YANG TERLUKA
Demam


__ADS_3

"zevana kenapa kamu belum beresin rumah, dasar anak tidak tau diri hanya bisa bermalas-malasan saja cepat bangun dan rapihkan semua ini jangan sampai ada debu sedikitpun yang menempel di lantai" mama berteriak dan memaki kepadaku tanpa bertanya terlebih dahulu mengapa aku belum membersihkan rumah dan kenapa aku bangun lebih siang dari hari sebelum nya pagi hari itu


"Maaf ma aku sedang merasa tidak enak badan tubuhku rasanya menggigil namun suhu badanku sangat panas, maa bolehkah aku tidak membersihkan rumah untuk hari ini saja badanku sangat lemas aku mohon ma"


"jika kamu tidak membersihkan rumah lalu siapa yang akan membersihkan rumah ini, apa kamu mau mama yang beres-beres rumah? mama ini sudah tua tidak bisa terlalu cape atau jangan-jangan kamu berharap mama cepat mati ya biar gak ada lagi yang marah-marahin kamu"


"bukan seperti itu ma tapi aku sungguh sedang sedang sakit jika mama tidak percaya,mama bisa menyentuh dahi ku yang panas ini agar mama percaya pada ku"


"yasudah kamu kamu tidak perlu membereskan rumah hari ini tapi besok kamu harus membersihkan nya"


"terimakasih ma aku berjanji akan membersihkan rumah besok, maa aku tubuh ku sangat lemas bisakah mama membawa ku ke dokter agar aku cepat sembuh"


"kenapa kamu mudah banget sakit sih kamu itu kan tau keluarga kita itu tidak punya banyak uang, kaka kamu masih butuh banyak biyaya untuk kuliahnya, dan kamu kan juga tau kalau laptop kaka mu itu sudah rusak jadi mama ingin membelikan laptop baru untuk kaka mu hari ini ,bukannya membantu untuk nambahin buat beli laptop kamu malah mau ngurangin uang yang ada udah sana beli obat warung aja nanti juga sembuh, mama mau pergi beli laptop dulu kamu jaga rumah"


aku hanya bisa terdiam mendengarkan perkataan yang menusuk hatiku, ntah bagaimana bisa seorang ibu membedakan anak-anak nya dan bahkan tidak memperdulikan kondisi ku yang sedang sakit


Air mata ku menetes begitu deras mengingat ucapan ibu yang telah melahirkan ku begitu nusuk di hati membuat ku berfikir apa aku hanya menjadi beban di keluarga ini?apa aku tidak berharga dimata mereka?


 


RINDU KASIHMU IBU


 

__ADS_1


Setiap pagi aku rindu caramu yang membangunkan ku dengan lembut


saat mata ku masih melihat kabut.


Aku rindu suara mu yang merdu saat memanggil ku dengan penuh kasih sayang


Aku merindukan setuhan yang penuh cinta dari tangan mu yang mengusap kepalaku


sambil mengatakan, "bangunlah nak waktunya untuk sarapan".


kau dekat dengan ku namun aku tidak bisa merasakan kehadiran mu itu terasa sangat asing, bahkan sering kali aku bertanya pada diriku sendiri dalam kegelapan


Apakah aku ini putri mu?


kau tidak pernah menyayangi ku


ntah aku yang salah mengartikan sikap mu


atau aku yang memang tidak berharga lagi untukmu bisakah kau menjawab itu ibu?


Ibu aku ini juga putrimu


apakah aku begitu tidak berharga seperti putrimu yang lainnya?

__ADS_1


Ibu aku sungguh rindu dekapan mu


rasanya aku ingin menangis begitu kencang dan berlari kepangkuanmu lalu memeluk mu


ingin ku katakan padamu,


"ibu jangan lepaskan teruslah memeluk ku dengan erat, ibu aku tidak ingin jauh dari mu tolong tetaplah bersama ku dengan kasih sayang mu yang begitu dalam untuk ku"


tapi apalah dayaku itu hanyalah angan-angan yang mungkin tidak bisa ku gapai


meski begitu percayalah padaku ibu


aku tetap menyayangi mu,aku selalu berdoa untuk mu agar tuhan selalu melindungi mu


Aku menyayangi mu ibu...


Zevana 15/03/2019


 


Itu puisi yang ku tulis saat hatiku begitu pilu melihat perubahan sikap ibu ku yang mulai acuh tak acuh pada ku, hari dimana aku tersadar bahwa aku tidak lagi berharga untuk ibuku atau lebih tepatnya untuk semua orang


Semakin hari rumah itu berubah menjadi seperti neraka bagiku tidak ada kedamaian dan ketenangan yang aku dapat hanya ada kedihan kepiluan dan kesendirian.

__ADS_1


Awalnya aku fikir tidak akan tahan tinggal di rumah seperti itu bagaimana bisa aku bertahan di dalam rumah yang tidak pernah menganggap ku ada tapi ajaibnya aku masih tinggal di rumah yang tidak pernah ada kebahagian untuk ku sampai saat ini.


__ADS_2