PUISI YANG TERLUKA

PUISI YANG TERLUKA
TERHARU


__ADS_3

zayn mengajak zevana ke halaman belakang, zevana mengerutkan keningnya dia tak mengerti kenapa zayn mengajaknya ke arah halaman belakang padahal zevana berfikir zayn akan mengajaknya menghadiri pesta temannya tapi dugaannya ternyata salah.


Zee menghentikan langkahnya dan menahan tangan zayn, dia merasa bingung tapi zayn hanya tersenyum manis kepadanya.


"Babe kenapa ke arah sana itu kan menuju halaman belakang" tanya zee kepada zayn


"Aku ada kejutan untuk kamu" jawab zayn dengan tersenyum manis dan melanjutkan langkah mereka menuju halaman belakang


Zevana terkejut dan menutup mulupnya dengan kedua tangannya dia tak menyangka melihat halaman yang bisa saja menjadi tempat paling romantis yang pernah dia lihat, Zevana memeluk erat zayn dan menangis karena terharu dia tidak pernah di perlakukan seperti ini sebelumnya bahkan dengan keluarganya sendiri, airmatanya terus menetes dia sangat beruntung memiliki zayn dalam hidupnya, biasanya dia menangis karena bersedih tapi malam ini dia menangis karena bahagia.


Zayn mengatupkan kedua tangannya ke pipi zevana dan zayn menghapus air mata zevana dengan lembut.


"Terimakasih zayn" kata zevana kepada zayn


"Kamu gak perlu bilang terimakasih karena kamu memang layak di perlakukan seperti seorang putri raja" kata zayn dengan lembut


"Aku beruntung memiliki kamu dalam hidup ku dan aku sangat bersyukur karena tuhan karena dia mengirimkan kamu sebagai sumber kebahagian yang aku cari selama ini, kebahagian yang tidak pernah aku dapatkan dari siapapun sebelumnya dan berkat kamu sekarang aku tahu gimana rasanya di cintai dan di perdulikan, aku tau gimana rasanya menangis karena bahagia bukan karena terasingkan dan tenggelam dalam kesedihan" ucap zevana yang masih meneteskan air mata di pipi.


"Aku gak tau seberapa berat kehidupan kamu dan seberapa dalam kesedihan kamu sebelum aku datang tapi yang harus kamu tau selama jantung ini masih berdetak aku akan berusaha untuk membahagiakan kamu dan akan aku pastikan air mata yang mengalir dari mata kamu hanya airmata kebahagian" ucap zayn sambil menghapus airmata zevana, zayn memeluk erat zevana dan tanpa di sadari zayn juga menitikan air mata.


"Udah sekarang kita dinner jangan nangis lagi nanti make up nya luntur" ucap zayn mencoba menghibur zevana, zee tertawa mendengar ucapan zayn.


🍃🍃🍃🍃🍃


"Zevana kok belum pulang juga sih padahal ini udah jam 8 lewat 30 menit pasti keluyuran tuh anak mana di telpon hp nya gak aktif, gue laper lagi tapi makan apa?gue kan gak bisa masak awas aja loe zee kalau pulang" ucap zahra dengan kesal dia kelaparan tapi tidak ada makanan di meja sebenarnya zahra bisa membeli makanan siapsaji tapi dia tidak mau kalau harus pakai uang miliknya sendiri


dia lebih memilih menahan lapar daripada harus mengeluarkan uang miliknya, zahra type orang yang suka menghamburkan uang untuk shopping pakaian dan perawatan kecantikan tapi dia tidak suka menghamburkan uang untuk membeli makanan walaupun untuk dirinya sendiri, zahra suka makan makanan mewah tapi dengan menggunakan uang zevana.


dia selalu bergantung pada zevana, zahra tidak pernah membantu membersihkan rumah semuanya dia serahkan me zevana alasannya selalu mengatakan "Sibuk kuliah atau takut perawatan kukunya yang mahal jadi rusak karena membereskan rumah" tapi zevana hanya mengalah dia tidak ingin berdebat tentang itu bahkan jika dia berdebat dengan zahra maka orang tuanya akan membela zahra jadi percuma saja berdebat hanya membuang waktu dan energi


bukan hanya bergantung tentang pekerjaan rumah tapi zahra juga bergantung pada zevana soal uang, zevana di tugaskan orang tuanya bekerja untuk membantu memenuhi kebutuhan zahra seperti perlengkapan untuk kuliah bahkan tak jarang zahra meminta uang tabungan zevana untuk pergi kesalon.


🍃🍃🍃🍃🍃

__ADS_1


Saat mereka selesai menyantap makanan zayn langsung mengeluarkan kotak perhiasan yang sudah di belinya tadi siang


"Aku ada sesuatu untuk kamu" kata zayn kepada zevana


"Apa itu?" tanya zee kepada zayn


"buka aja" jawab zayn dengan senyuman manis miliknya


"Kalung, ini untuk aku?" ucap zee yang tak menyangka akan dapat hadiah perhiasan kalung dari zayn


"Iya itu untuk kamu, sini aku pasangin" zayn memasangkan kalung di leher zevana


kalung itu terlihat manis terpajang di leher panjang milik zevana


"Thanks" kata zevana dengan mata berkaca


"No no no don't cry again" ucap zayn dengan cepat agar zevana tidak menangis lagi


"Kenpa?aku kan pengen nangis" ucap zee dengan nada suara menahan tangis


zevana tertawa mendengar ucapan zayn yang sedikit tidak masuk akal, mana mungkin air mata zee bisa membuat rumahnya banjir bukan? hahaha.


Tuhan izinkan aku untuk selalu melihatnya tertawa bahagia seperti ini jangan biarkan air mata yang berhaga itu jatuh karena kedihan, biarkan zevana bahagia. (kata hati zayn)


"Woyy malah ngelamun lagi" ucap zevana dengan menepuk pundak zayn


"Aku gak ngelamun cuma lagi mikir aja" jawab zayn


"mikirin apa?" tanya zee


"mikirin masa depan kita" jawab zayn dengan cengengesan


"Ada ada aja kamu tuh, yaudah anterin aku balik ya ini udah malem takutnya kak zahra dan orang tua aku nyariin, hp aku mati jadi gak sempet ngasih kabar" kata ku pada zayn

__ADS_1


"Okay Putri Raja" ucap zayn sambil mengedipkan sebelah matanya


zevana hanya tersenyum dan menggelengkan kepala melihat tingkah kekasihnya yang tidak bisa di tebak siapapun.


🍃🍃🍃🍃🍃


Sampai di depan rumah zayn turun dari mobil untuk membuka pintu mobil zevana, sedangkan dari depan pindu zahra melihat zevana kembali bersama zayn zahra sangat terkejut ditambah penampilan zevana yang memakai gaun mewah berwarna pink


"gila zayn sama zevana" ucap zahra yang masih tak percaya pria yang di incernya selama ini adalah kekasih adiknya sendiri


tapi zahra tidak patah hati ataupun benci kepada zayn karena dia hanya mengincar kekayaan zayn saja agar bisa menjadi sumber mata uang nya tapi ternyata itu semua tidak akan bisa karena zayn adalah kekasih zevana walaupun dia sering bicara cetus dan suka semena mena kepada zevana tapi dia tidak akan menyakiti adiknya dengan merebut kekasih zevana, sebenarnya zahra memiliki kekasih bernama michael tapi pacarnya tinggal di singapore mereka ldr sudah 2 tahun namun di kampus zahra mengaku single agar banyak pria yang mendekatinya dan bisa dimanfaatkan oleh zahra


Saat zevana melangkah masuk, zahra buru buru masuk kedalam dan pura-pura duduk di sofa sambil memainkan hp miliknya


"kamu dari mana aja dan kenapa pake gaun kaya gitu, dapet dari mana tuh gaun tadi aku juga denger suara mobil siapa itu yang ganter" zahra menyerang zevana dengan banyak pertanyaan dia berpura-pura seolah tidak tau apapun.


"Aku tadi abis pulang kerja di jemput sama zayn dan dia ngajikin aku dinner terus dia juga beli'in gaun ini untuk aku" jawab zevana sedikit gugup mengatakan kepada zahra


"Zayn?kaya pernah denger nama itu" ucap zahra yang sengaja ingin mendengar langsung dari mulut adiknya itu


"kaka pasti kenal dia kok karena zayn itu temen kampus kaka" jawab zee


"Zee kamu pacaran sama zayn?" tanya zahra langsung to the point


zevana menganggukan kepalanya dan terlihat jelas senyuman yang terukir di wajah zevana


"Bagus deh kalau gitu oh ya zayn itu TAJIR jadi kalau punya pacar TAJIR JANGAN DI SIASIAIN"ucap zahra penuh penekanan


mata zevana terbelalak mendengar apa yang baru saja kakanya ucapkan tadi


"Ohh ya gue laper buatin gue nasgor ya" ucap zahra setelah itu fokus kembali ke layar hp


"Okay kak, oh ya kak mama dan papah belum pulang?" ucap zevana

__ADS_1


"belum besok mungkin" jawab zahra


zevana menganggukan kepalanya


__ADS_2