PUISI YANG TERLUKA

PUISI YANG TERLUKA
HISTERIS


__ADS_3

"zayn, kita mau kemana?" tanya zee


"pulang" jawab zayn dengan santai


"tapi ini bukan arah pulang ke rumah ku" ucap zevana tapi tidak dijawab oleh zayn.


zevana sedikit bingung kenapa zayn membawanya ke arah lain bukan ke arah jalan rumah nya dia terus bertanya tapi zayn hanya diam dan tersenyum.


zayn melihat kecemasan diwajah zevana bukannya memberitahu namun zayn malah tersenyum dia benar-benar gemas melihat ekspresi kekasihnya itu yang terlihat gelisah seperti takut di culik olehnya.


"tenang aja aku gak akan nyulik kamu kok, aku mau ngajak kamu jalan-jalan hari ini" ucap zayn mencoba menenangkan zevana


"tapi kita akan kemana?"tanya zevana


"kita ke dufan, gimana kamu setuju?" tanya zayn


zevana membulatkan matanya dia sangat terkejut akan dibawa ke tempat yang banyak permainan ekstrim, selama ini zevana hanya melihat dari tv tapi tidak pernah pergi kesana.


"iya aku setuju, tapi..." ucap zee mengatung


"kenapa?" tanya zayn


"aku pernah liat di tv kalau disana permainan nya ekstrim, aku takut zayn." ucap zevana dengan wajah cemas


Ya ampun kenapa dia sangat menggemaskan sekali dengan wajah nya yang terlihat cemas hanya karena takut naik permainan di dufan hahaha... rasanya aku ingin mencubit pipinya itu huh. zayn bicara didalam batinnya.


"kita sudah sampai ayo cepat kita naik biang lala dulu setelah itu baru mencoba yang ekstrim." ucap zayn dan hanyadi anggun oleh zevana.


saat di dalam bianglala zayn sangat menikmati pemandangan di atas dan melirik wajah zevana sesekali awalnya zevana terlihat menikmati tapi saat ketinggian sudah di puncaknya dia sangat ketakutan.


Zayn mengerutkan alisnya ketika melihat wajah zevana berubah jdi pucat.


"Hey are you okay?" tanya zayn


"zayn aku ingin turun, ini terlalu tinggi aku takut."ucap zevana sambil memegang tangan zayn dengan erat.


zayn merasakan tangan zevana yang sangat dingin karena ketakutan.


"hey look at me, jangan takut coba buka mata kamu dan lihat wajah aku jangan liat ke kiri atau kanan apa lagi kebawah." ucap zayn


zevana menuruti perkataan zayn dia mencoba membuka matanya perlahan dan hanya menatap wajah zayn yang terlihat senyum indah entah mengapa perasaan takut zevana perlahan hilang dan mulai tenang.

__ADS_1


"kamu harus berani jangan takut dan kalau kamu takut so kamu harus coba menghadapi nya rasa takut itu harus dilawan gak boleh kalah dengan rasa takut, Okay?" ucap zayn


"tapi kamu harus janji jangan pernah ninggalin aku, aku akan berani melawan rasa takut kalau bersama kamu tapi kalau tanpa kamu sepertinya mustahil." ucap zee


"zee kamu harus berani menghadapi sesuatu sendiri karena gak selamanya aku berada di sisi kamu dan aku gak mau melihat kamu jadi wanita lemah." ucap zayn


"kenapa kamu ngomong gitu, apa kamu akan ninggalin aku?" tanya zevana dengan mata berkaca-kaca


"hey bukan begitu maksud aku, aku kan gak mungkin 24 jam sama kamu terus pasti ada saat dimana aku gak bersama kamu so kamu juga harus tetap jadi gadis pemberani dan kuat kamu harus bisa menjaga diri kamu sendiri." ucap zayn


zevana masih diam entah mengapa ada rasa takut yang mendalam, takut kehilangan zayn padahal zayn hanya memintanya untuk jadi gadis pemberani meski tanpa zayn.


"sudah jangan dipikirkan lagi, bianglala nya sudah berhenti sekarang kita ke wahana lain." ucap zayn menarik tangan zevana.


"zayn apa itu?" tanya zevana menunjuk ke arah wahana tornado.


wajah zayn tiba-tiba saja memucat, dia paling tidak suka permainan tornado, dulu waktu SMP dia pernah menaiki wahana itu karena dipaksa teman-temannya dan setelah turun dari permainan tornado zayn langsung muntah-muntah sejak saat itu dia tidak ingin menaiki wahana tornado lagi.


"zee, kita kesana aja yuk" ajak zayn menunjuk wahana histeria.


"tidak mau, aku ingin mencoba permainan itu saja setelah itu baru kita naik yang kamu tunjuk tadi" jawab zevana dengan semangat.


duh..gimana nih kalo gue tolak nanti zee pasti mikir gue penakut padahal tadi gue kan nasehati dia biar gak jadi penakut bisa ancur harga diri gue dimata dia, tapi kalo gue terima masa iya dia harus ngeliat gue muntah setelah turun dari permainan itu. batin zayn


"kamu gak mau naik arumjeram dulu zee, itu seru banget loh." tawar zayn berharap zevana setuju namun nihil zevana langsung menggelengkan kepala nya.


"kamu kenapa kok pucet gitu, kamu takut ya? tanya zevana yang baru menyadari wajah zayn berubah pucat.


"nggak tuh masa aku takut naik kaya gituan, yaudah ayo naik" jawab zayn dengan nada yang dibuat sesantai mungkin.


Aaaa..aaaa...aaaa... teriakan mengema


tornado mulai diputar dari gerakan perlahan hingga kencang membolak balik tubuh semua orang membuat perut seperti di kocok, teriakan histeris terdengar melengking hingga permainan berhenti.


Huwek... huwekk...


zayn memuntahkan semua isi perut nya, sedangkan zevana merasa sangat pusing tapi tidak sampai muntah seperti zayn.


dua anak manusia itu duduk di dekat pohon seperti orang hilang mereka tidak perduli lagi dengan pengunjung lain yang menatap mereka dengan tawa.


"zee, kamu gapapa kan? huek..huekk" tanya zayn diselah selah muntahnya.

__ADS_1


"pala aku pusing zayn dan rasanya badan aku melayang, kamu kenapa muntah-muntah" ucap zee dan bertanya kembali kepada zayn


"nggak apa aku cuma mual aja abis naik itu perut aku kaya di kocok" dengan wajah pucat dan lemas


"maaf, harusnya aku gak paksa kamu untuk naik tornado"ucap zevana yang tak tega melihat zayn lemas dan pucat karena terlalu banyak muntah.


"hey ini bukan salah kamu kok, ayo kita lanjutin petualangan kita" ucap zayn dengan berusaha menguatkan tubuhnya.


"tapi kamu terlihat pucat" ucap zee


"aku gapapa kok tenang aja, udah ayo sekarang kita naik histeria aja" ucap zayn dan di angguki oleh zevana


1...2...3... Aaaaaa... Aaaaaa... jeritan terdengar melengking ketika bangku yang mereka naiki seperti di tarik ke atas setinggi tiang setelah itu di hempaskan ke bawah...


Setelah beberapa menit wahana histeria pun berhenti.


Huuwwwakk...huawakk... zevana terus menangis histeris.


"Zayn, jantung aku sepertinya ketinggalan di atas huwaak....huwaak..." zevana terus menangis.


Zayn menahan tawa di bibirnya, tingkah zevana benar-benar membuatnya semakin gemesss. Hahaha..


Kenapa kamu lucu banget sih zee, bikin hati aku cenat cenut dari tadi. Batin zayn


"Kok kamu malah senyum senyum gak jelas gitu liat aku nangis" tanya zevana


"Uhhh... gemesssin banget sih pacar aku yang satu ini" zayn mencubit pipi zevana dia sudah tidak bisa menahan tangannya yang dari tadi sudah sangat gemas.


"Awww, sakit tau" ucap zee dengan bibirnya yang manyun


"Maaf, kamu sih gemesin banget. Mana mungkin jantung kamu ketinggalan di atas dan kamu nya disi sama aku, emangnya kamu vampire bisa hidup tanpa jantung hahahaha..." tawa zayn terbahak bahak


"Ihhh nyebelin, bukannya ngehibur aku malah ngatain aku vampire" ucap zee dengan bibirnya yang semakin mayun


Zayn merasakan ada aura mencekam sebelum zevana benar-benar marah lebih baik dia mengajak zee ke wahana yang lain.


"Hey jangan cemberut gitu dong, yaudah maaf lebih baik sekarang kita naik arumjeram aja ya" zayn menaik turunkan alisnya dengan senyuman konyol.


dan hanya dijawab anggukan oleh zevana


Zayn dan zevana sudah memakai peralatan untuk naik arumjeram.

__ADS_1


Huuuuhhh...Hahaha... seru banget.. teriak keduanya.


Mereka menikmati arumjeram, tidak ada lagi wajah cemberut zevana atau wajah pucat zayn. Namun hanya ada tawa keceriaan karena mereka sangat menikmatinya.


__ADS_2