PUISI YANG TERLUKA

PUISI YANG TERLUKA
ZAYN & ZEVANA


__ADS_3

Hari ini jadwalku untuk libur kerja jadi aku ingin menghabiskan waktu di salah satu taman yang ada di kota ini namun sebelum pergi aku harus membersihkan rumah dan memasak untuk keluarga ku.


Aku harus cepat menyelesaikan pekerjaan rumah, uhh rasanya tidak sabar menghirup udara segar di taman kota.


Saat aku sedang mengepel lantai dekat kamar ibuku aku tidak sengaja mendengar percakapan mama dan kak zahra mereka berencana untuk shopping di salaha satu mall terbesar di kota ini


"zahra kamu mau nemenin mama shopping di mall xx kan?"


"Tentu aku mau mana mungkin seorang zahra menolak di ajak shopping"


"hahaha ya tuhan mama baru sadar anak kesayangan mama yang satu ini matre juga"


"gak matre ma cuma gak bisa ngontrol diri aja kalo denger kata shopping hahaha"


sesak sekali setiap kali melihat mama dan kak zahra menghabiskan waktu bersama tanpa menganggap ku ada sepertinya aku memang tidak pernah terlihat di hadapan mereka dan keberadaan ku di rumah ini tidaklah penting bagi semua orang.


Aku ingin cepat menyelesaikan pekerjaan rumah ini dan aku semakin tidak sabar untuk ke luar dari rumah yang tak pernah mengharapkan kehadiran diriku.


Setelah aku menyelesaikan pekerjaan rumah aku bergegas untuk pergi tanpa berpamitan pada ibuku aku masih kecewa mendengar percakapan mereka yang akan menghabiskan waktu bersama tanpa mengajak ku.


Aku mempercepat langkahku menuju taman karena aku butuh suasa yang baru untuk menyegarkan kepalaku yang penat dan menenangkan hati ku yang sesak setiap mengingat kehidupan ku ini yang tidak di inginkan oleh keluarga sendiri.


Sesampainya di taman aku merasa ada kedamaian yang ku dapat dengan memandang sekeliling taman bisa membuatku tenang di tambah udara yang begitu sejuk bisa menyegarkan pikiran ku.


🍁🍁🍁


sial gue lupa isi bensin motor dulu tadi, yah kenapa harus mati di daerah yang sepi sih mana jauh dari pom bensin terpaksa dah harus dorong motor sampe nemu pom bensin terdekat.


Aku merasa begitu lelah karena mendorong motor melewati jalan yang begitu panjang hingga saat aku melewati sebuah taman aku berniat untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan mencari pom bensin.


Aku tidak menyangka bisa bertemu gadis cantik yang beberapa hari ini selalu mengganggu pikiran ku tuhan begitu baik, tuhan sangat mengerti apa yang aku inginkan hingga tuhan mempertemukan aku dengan gadis yang aku rinduku'kan saat ini


*Gadis cantik itu sedang berdiri dan menikmati keindahan taman kota, dia terlihat begitu sederhana dan natural tidak ada lukisan alis ataupun merah lipstik yang menempel di bibir indah yang sungguh menggoda.


Kesederhanaan itu yang membuatku tertarik dan ingin mengenalnya lebih jauh bukan hanya itu tapi kesederhanaan yang begitu memikat membuat hasrat ingin memilikinya ntah jiwaku yang begitu playboy atau memang ini murni rasa dari hatiku namun yang aku tau saat ini aku hanya ingin bersama dengannya dalam setiap hal*

__ADS_1


setelah puas memandang'nya dari kejauhan aku mencoba menghampiri zee lebih dekat dan berbicara dengannya.


pikir ku saat itu mungkin jika aku sering bicara padanya akan ada kesempatan untuk memiliki zee seutuhnya, Maaf pikiran ku memang sedikit nakal tapi aku tidak sebejat yang kalian pikirkan saat ini.


mungkin kalian akan berfikir aku adalah playboy atau laki-laki brengsek tapi kalian harus tau aku hanyalah laki-laki normal yang memilik segudang hasrat saat melihat pujaan hatiku atau gadis sexy lainnya.


"Hay Cantik" dia langsung menoleh ke arah ku yang tepat berdiri disampingnya, terlihat jelas dia begitu terkejut melihat ku yang tiba-tiba hadir dan menyapanya


"lo? kenapa bisa disini?"


"dimanapun kamu berada aku akan selalu disamping mu jadi tidak perlu terkejut seperti itu nanti mata kamu copot lagi"


"ihh apaansih gak lucu tau"


"aku lagi gak ngelawak sayang tadi cuma ngasih tau aja biar matanya gak copot"


"Sayang? pala lo peyang! dasar cowok genit"


"Ihh pala aku gak penyang tau.!!dasar cewek galak untung aku sayang"


"Jangan gitu dong zee kamu kan udah bilang gak keberatan jadi temen aku masa sekarang kamu nyuruh aku jauhin kamu"


"makanya jangan genit bikin sirih tau"


"maaf itu udah bawaan lahir gak bisa diubah"


"Cih, sifat alami macam apa itu benar-benar tidak patut dicontoh"


"ya gak perlu dicontoh cukup di nikmatin aja"(mengedipkan mata).


Kenapa sih nih cowok sering banget ngedipin mata ke gue apa dia lagi cacingan ya.


"Gak usah kedap kedip mata lo nanti gue colok baru tau rasa"


"Jangan dong nanti aku bisa buta kalau aku buta nanti gak bisa ngeliat kecantikan kamu lagi bisa hancur duniaku tanpa melihatmu"

__ADS_1


"Cih, dasar raja gombal" kenapa lidahnya begitu lihai mengucapkan kata- kata manis seperti itu membuat pertahanan hatiku hancur saja.


"Aku tau kok jauh di dalam lubuk hati kamu sebenarnya kamu seneng kan di gombalin sama cowok setampan aku"


"Ihh apaan sih aku gak seneng kok malahan ngerasa sirih sama kamu"


"ciee ciee sekarang ngomongnya mulai aku kamu nih yeee asik udah dapet lampu ijo dong sekarang"


"ehh lampu ijo? msksudnya"


"maksudnya ada kesempatan untuk kita lebih dari temen kan?, zee kamu mau gak jadi pacar aku? aku tau mungkin ini terlalu cepat untuk kamu tapi dari pertama kali kita bertemu aku sudah jatuh cinta dengan kamu, zee kamu terlihat begitu apa adanya kamu tidak seperti gadis lain di luar sana yang selalu menggunakan make up tebal dan memakai pakaian sexy hanya untuk mendapat perhatian dari lawan jenis, karena itu aku memilih kamu aku suka dengan apa adanya diri kamu please izinin aku menjadi bagian dari hidupmu"


ahh malunya aku kenapa bisa wajahku merona seperti ini, dasar tukang gombal membuat ku jadi salah tingkah saja, Ya tuhan ada apa lagi dengan jantung ku ini kenapa jantungku berdetak begitu kencang apakah aku juga telah jatuh cinta padanya tanpa aku sadari? tuhan aku harus jawab apa? ini pertama kalinya ada laki-laki yang tidak menyerah dengan sikap ku yang terbilang jutek dan acuh pada laki-laki, tuhan apa aku harus memberinya kesempatan kali ini?.


"mmm gimana ya aku bingung jawabnya"


"bingung? yaudah kalau memang kamu tidak mau menjadi kekasih ku tidak apa aku tidak akan memaksa mu dan maaf aku sudah mengganggu mu untuk beberapa hari ini" melangkah menjauh dari ku namun dengan sigap aku menahan tangannya untuk pergi


"ehh tunggu aku kan belum jawab kenapa mau pergi aja"


"kalau jawaban kamu NO lebih baik biarin aku pergi zee karena aku gak akan kuat dengar kata itu dari bibir indahmu"


Cih, dalam keadaan seperti ini dia masih sempat saja membuat gombalan


"Aku mau jadi..."


"kamu serius? ini gak mimpikan" zayn langsung menyelak omongan ku sebelum aku selesai bicara


"Mmm aku serius, aku mau kita jalanin hubungan ini seperti air yang mengalir"


"Terimakasih zee kamu udah mau menerima aku sebagai kekasihmu dan mulai sekarang kita resmi pacaran, bolehkah aku peluk kamu? aku tidak bisa menjawab, aku hanya mampu menganggukan kepala dengan pipi yang sudah merah merona


Zayn memeluk ku begitu erat dan membuat jantung ku berdetak begitu kencang seperti lomba maraton aku juga bisa merasakan detak jantung zayn yang tidak kalah cepat dengan jantung ku.


Untuk pertama kalianya dalam hidup ku ada laki-laki yang memeluk ku dengan begitu erat dan aku merasakan kedamain yang begitu tenang di dalam dekapannya.

__ADS_1


Tuhan jangan biarkan kedamaian ini berlalu begitu cepat bisakah kau hentikan waktu saat ini untuk ku? aku benar-benar tidak ingin waktu ini segera berlalu.


__ADS_2