PUISI YANG TERLUKA

PUISI YANG TERLUKA
Musuh Baru


__ADS_3

Mentari menyelinap masuk kedalam kamarku membangunkan ku dengan cahayanya yang menyilaukan mata, seakan menusuk nusuk mataku, ku buka mataku lalu merenung sejenak mengumpulkan nyawaku yang masih terpisah dari raga.


Ku dengar hp ku berdering beberapa kali kulihat notif 5x panggilan tak terjawab dari zayn dan 100 pesan di WA darinya juga.


PESAN WA dari zayn :


"Good morning cantik" dengan emot mata love


"Kamu pasti masih tidur ya makanya gak angkat panggilan dari ku" dengan emot sedih


"Yaudah Gapapa nanti kalo kamu udah bangun jangan lupa hubungi aku kembali" dengan emot mendipkan mata sebelah


"Ohh ya zee kamu tau tadi malam aku mimpiin kamu, dalam mimpiku kamu menggunakan gaun berwarna gold yang begitu bekilau ditambah mahkota yang menghiasi rambut mu membuat mu terlihat begitu menabjukan, kamu sangat cantik seperti seorang putri kerajaan"


"di mimpiku kita sedang merayakan anniversary yang ke 5 untuk pernikahan kita, disana juga ada seorang gadis kecil yang lucu memanggil ku dengan sebutan daddy" dengan emot di berkati


"Sebelum akhirnya aku terbangun dari tidur ku, aku sedikit kecewa karena ternyata itu hanya mimpi" dengan emot tertawa


"Sudah dulu ya, aku harus berangkat kuliah sekarang dan jangan lupa menghubungi ku saat kau bangun dan selesai membaca pesan dari ku" dengan emot mengedipkan mata


"I Love You Zee" dengan emot kiss

__ADS_1


Aku tersenyum membaca pesan dari zayn setidaknya pesan dari zayn berhasil membuat hariku menjadi bersemangat, dalam hati kecil ku aku mengucap kan kata amiin setiap membaca pesan dari zayn dengan harapan kebahagiaan itu menjadi nyata.


Tanpa menunggu lama aku langsung menghubungi zayn, namun tak ada jawaban mungkin zayn sedang sibuk ada jam kuliah, mencoba berfikir positive tinking.


Lalu aku bersiap untuk berangkat bekerja setelah siap untuk berangkat kerja, aku melihat rumah ku begitu sepi tak ada satupun anggota keluarga ku, aku mengerutkan keningku "kamana semua orang kenapa begitu sepi" tanyaku dengan menengok kiri dan kanan mencoba menemukan seseorang namun nihil ternyata memang tidak ada orang di rumah ku,


Lalu aku berjalan menuju ruang makan ku buka tudung saji berharap menemukan makanan untuk ku santap tapi ternyata tidak ada apapun selain sebuah kertas memo kecil, Kubaca sebuah memo di atas meja makan yang berisi :


"Mama dan papa pergi keluar kota untuk urusan bisnis dan aku ada acara camping dari kampus jadi tidak pulang malam ini"


Hufft... aku menghembuskan nafas dalam dalam seperti ingin menghilangkan beban yang ada dalam hidupku, sebenarnya aku sudah sering sendirian tapi aku selalu takut karena setiap aku sendiri dirumah semua berubah menjadi sunyi dan mengerikan seakan kesunyian mencengkram rasa ketakutan ku.


Jadi aku akan sendiri lagi dirumah, Hmm Aku benci suasana ini dimana aku harus merasa kesepian, "I hate alone" ucap ku dengan lesu.


"Zayn, apa lu udah siapin buat kemah nanti malam?" tanya Lyra dengan semangat


Lyra adalah teman zayn dari SMA, lyra menyukai zayn sejak mereka masih di bangku SMA bahkan alasan dia kuliah di tempat yang sama dengan zayn itu karena dia ingin dekat dengannya, lyra terlalu teropsesi dengan zayn tak jarang membuat zayn merasa sirih dekat dengannya lyra itu kenapa zayn sering kali mencoba menjauhi lyra meski lyra masih saja mengikutinya kemanapun


"Sepertinya gue gak bisa ikut kemah ra karena gue ada urusan" jawab zayn dengan santai


"Ada urusan apa zayn, bukannya tugas kuliah udah selesai?" tanya lyra penuh curiga

__ADS_1


"bukan urusan kuliah ra tapi urusan hati" ucap zayn sambil menepuk dadanya


"Apa?" ucap lyra tak percaya


"kok kaget gitu sih, Biasa kali cogan jatuh cinta hahaha" ucap zayn bergaya sok tampan dengan menaik turunkan kedua alisnya.


"Siapa nama cewek itu zayn?" tanya lyra penuh selidik dia ingin tau siapa gadis yang berani mengusik ketenangannya.


sebenarnya lyra ingin sekali menangis dan memaki zayn karena sudah membuat hatinya terluka dengan mengatakan tentang wanita lain tapi sekuat tenaga lyra menahan amarahnya dan rasa cemburunya itu, Zayn menyadari perubahan mimik wajah lyra yang sedikit kesal tapi zayn berpura-pura tidak tau atau bahkan tidak perduli dengan perasaan lyra karena yang ada di pikiran zayn hanya zevana kekasih pujaan hatinya itu.


"Sini gue bisikin" ucap zayn, lyra menghampiri zayn lebih dekat dan mendekatkan telinganya pada mulut zayn


"RAHASIA.!!" Bisik zayn pada lyra dengan tertawa terbahak -bahak


"Zaynnnnn ngeselinnn ihh" lyra memukul bahu zayn karena geregetan dengan zayn yang membuatnya semakin penasaran dengan sosok perempuan yang di cintai zayn.


"Udah ya gue duluan kalo gitu" ucap zayn dan berlalu pergi menjauh dari lyra.


siapa yang udah berani ngerebut zayn dari gue, liat aja gue akan cari tau tentang cewek yang zayn maksud, gue gak akan biarin siapapun merebut zayn dari gue karena zayn cuma milik gue seutuhnya dan selamanya!!.


ucap lyra penuh dengan rasa kesal sambil menatap punggung zayn yang sudah mulai menghilang tak terlihat.

__ADS_1


"gue harus susun rencana untuk milikin zayn, gue gak akan biarin lo jauh dari gue zayn dan gak boleh ada yang milikin lo selain gue" ucap lyra dengan penuh ambisi.


__ADS_2