
Pagi ini aku merasa lebih baik dari hari kemarin seperti janji ku pada ibu aku akan membersihkan rumah hari ini.
Bukan hanya membersihkan rumah tapi aku juga harus memasak untuk semua orang di rumah ini, kaka ku menelpone untuk memberi tahu bahwa mereka akan kembali ke rumah pagi ini pukul 00:9am jadi aku harus masak sebelum mereka sampai
walaupun mereka tidak berlaku adil dengan ku namun aku tetap menyayangi mereka setulus hati ku tidak pernah terbesit sedikit'pun untuk membenci mereka karena bagiku mereka kehidupan ku walau mereka sering membuat ku menangis dan selalu mengasingkan ku dari rumah ini
"akhirnya semuanya beres, rumah sudah bersih dan makanan sudah siap oh ya ampun aku lupa hari ini aku akan melamar pekerjaan di restoran seafood dekat danau"
"aku harus telpon ibu dulu sebelum pergi"
drrrrtt...drrrrttt...drrtttt...
(menghubungi)
"Hallo adapa zee?"
"ma aku ingin pergi keluar untuk melamar pekerjaan, bolekah aku pergi sekarang"
"silakan saja pergi tapi sebelum itu bersihkan rumah dan masaklah pastikan rasanya tidak terlalu asin ataupun manis"
"mama tenang saja semuanya sudah beres, aku sudah memasak dan membersihkan rumah"
"bagus kalau gitu,sekarang kamu bisa pergi"
"Baiklah terimakasih dan ma bolehkah aku meminta satu hal lagi pada mu?"
"apa itu katakan cepat"
"tolong doakan aku agar mendapat pekerjaan"
"baiklah semoga kau di terima kerja"
"Terimakasih ma"
Tuuttt...tuuttt...tuutt...
(terputus)
Aku sungguh senang nendengar mama mendoakan ku walaupun harus di minta terlebih dahulu terimakasih tuhan aku harap doa mama memberkati ku dan aku bisa mendapat pekerjaan amiinnn.
Aku menaiki kendaraan umum untuk menuju tempat interview ku itu, dan sedikit berjalan di area tempat umum seperti danau yang di penuhi pasangan yang sedang menikmati pemandangan sambil menikmati jajanan kaki lima di area tersebut, aku menghirup udara yang begitu segar dan masih bersih dari polusi udara, sedang kan tempat yang ku tuju berada di sebrang dari tempat ku berdiri saat ini aku melihat beberapa orang yang sedang menunggu untuk interview.
Setelah menggu sekitar 15 menit kini giliran ku untuk melakukan interview, jantung ku berdegup kencang aku sangat gugup ini adalah interview pertama ku.
tok...tok...tok
"permisi pak"
"silakan masuk, dan duduklah"
__ADS_1
"baik pak"
"perkenalkan diri mu"
"nama saya zevana, umur saya 18 tahun saya baru lulus SMA tahun ini dan selebih nya bapak bisa lihat di cv saya"
"apa alasan kamu untuk berkerja disini"
"saya ingin membantu ekonomi keluarga saya pak dan tidak ingin menjadi beban keluarga hanya dengan berdiam diri di rumah"
"selamat kamu saya terima bekerja disini saya harap kamu bekerja dengan giat dan tidak mengecewakan saya"
"terimakasih pak untuk kesempatan nya saya janji akan bekerja dengan giat dan tidak mengecewakan bapak"
"baiklah sekarang kamu bisa pergi, dan bisa mulai bekerja besok"
"baik pak terimakasih, saya permisi"
Aku tidak menyangka akan di terima kerja begitu mudahnya mungkin ini berkat doa ibu
Terimakasih ibu sudah mendoakan ku
Aku ingin segera pulang ke rumah dan menyampaikan kabar baik ini pada ayah dan ibu pasti mereka sangat senang mendengar kabar ini.
Saat aku menunggu di halte tiba-tiba ada seorang pria tampan duduk di sebelah ku dan menyapa ku seakan akan kami sudah kenal begitu lama sebenarnya aku merasa sedikit sirih dengan sikapnya.
"Hay lagi nunggu juga ya"
"Hmm"
"Apa maksud lo?, apa lo pikir gue ini bisu"
"Maaf, lo hanya menjawab Hmm saat gue bertanya makanya gue berpikir seperti itu"
"Cih, menyebalkan sekali gue peringati ya jangan mudah menyimpulkan sesuatu yang belun pasti tentang orang lain"
"Ya ampun galak banget sih, nih gue peringatin juga ya kalau jadi cewek itu jangan galak-galak nanti cepet tua loh"
"Bodo"
"Bodo apa?"
"BODOAMAT"
"hahaha dasar pemarah"
"Cih nyebelin"
"tuh bus nya udah datang yuk naik"
__ADS_1
"Hmm"
"sini duduk sebelah gue aja gak ada tempat lain tuh udah penuh"
"Hmm"
"Ohh ya kita udah ngobrol dari tadi tapi belum kenalan, kenalin nama gue zayn"
"Hmm"
"Kok cuma Hmm"
"Terus gue harus gimana?"
"Ya kasih tau juga dong nama lo, gila lo cantik-cantik tapi agak lambat nyambungnya"
"Kurang ajar ngatain gue lambat nyambungnya, nama gue zevana puas lo?!!."
"Belum masih kurang"
"Apa?"
"Kurang puas kalau cuma tau nama lo"
"Terus lu mau tau apa lagi tentang gue?"
"Semuanya, tapi jangan kasih tau apapun lagi untuk sekarang tau nama lo aja udah cukup bagi gue tapi nanti kalau tuhan mempertemukan kita lagi di tempat yang sama atau tempat yang berbeda baru lo bisa kasih tau lebih tentang diri lo"
"Cih, siapa juga yang mau ngasih tau tentang gue dan inget ya gue gak berharap bisa ketemu lagi sama lo"
"Ok liat aja nanti tuhan mau kita bertemu kembali atau tidak"
"minggir gue mau turun"
"pak berhenti saya turun disini"
Hari ini aku sangat bahagia karena mendapat pekerjaan tapi itu tidak berlangsung lama hari ku berubah menjadi sedikit menyebalkan karena bertemu cowok aneh itu, siapa namanya ohh ya zayn ah aku sedikit kesal kalau ingat dia yang menganggap ku bisu
Aku ingin cepat sampai di rumah saja sekarang dan tidak sabar memberi tahu kedua orang tua ku tentang pekerjaan ku
Setiba di rumah aku melihat pintu yang sudah terbuka ternyata mereka sudah sampai di rumah tapi dimana mereka?, aku mencar di ruang makan ternyata mereka sedang makan bersama dengan penuh semangat aku menghampiri mereka.
"ma, yah aku di terima kerja"
"wah selamat ya semoga kamu bisa menghasilkan uang yang banyak agar bisa membantu ayah untuk membayarkan uang kuliah kaka mu itu"
"Iya benar kata ayah mu itu, kamu harus mencari uang yang banyak untuk kebutuhan kuliah kaka mu itu"
Ahh Aku sedikit kecewa dengan respond kedua orang tua ku itu, lagi lagi hanya memikirkan tentang kaka ku saja tapa memperdulikan perasaan ku sama sekali
__ADS_1
Aku sudah mengalah tidak melanjutkan pendidikan ku hanya untuk melihat kaka ku yang kuliah dan sekarang aku juga harus bekerja untuk biyaya kuliahnya
Tuhan ini tidak adil sama sekali tidak ada yang memikirkan ku seditpun sungguh menyakitkan ah sudahlah tidak ada gunanya aku mengeluh karena tidak akan ada yang berubah, baiklah tuhan tolong kuat kan aku dan maaf karena aku mengelu lagi