
Vol 1 Chapter 8 "Pertemuan"
Setelah kejadian keributan, kesatria menemani Lady untuk mendaftar di guild.
"Kau yakin ingin mendaftar?, Kamu akan menghadapi bahaya yang cukup banyak lohh", Kesatria itu bertanya tanya kenapa orang lemah seperti Lady ingin menjadi petualangan, yang jelas jelas itu sangat berbahaya.
"Aku ingin menghidupi anak ku yang di tinggal Ayah nya", Lady terpaksa berbohong karena dia tidak mungkin berkata kalau dia sedang menjaga putri kekaisaran Demon.
"Baiklah kalo itu mau mu, Aku akan pergi dulu ke tempat latihan, jika ada masalah kamu bisa memanggil ku di pos penjaga, atau kau bisa menyebut nama ku agar kesatria melindungi mu", kesatria dengan rambut emas itu pergi meninggalkan Lady.
"Dia sepertinya sangat muda, aku lupa menanyakan umur nya", Lady bergegas pulang dengan kartu guild di tangannya.
Lady berniat untuk mencari tanaman obat dan menggambil misi yang mudah, seperti menghantarkan barang atau mencari barang, di bisa membawa putri saat misi tersebut, jadi Putri tidak akan sendirian di penginapan.
Sebenarnya kekuatan putri itu besar, namun putri tidak pernah menunjukkan ke siapapun selain keluarga dan orang istana, itu juga hanya 5% dari kekuatan putri.
Putri yang sekarang sangat merindukan Leonin, Leonin menghilang cukup lama, udah berbulan bulan Leonin menghilang tanpa kabar.
°°°°°
"Kamu baik baik saja putri?", Sedikit khawatir Lady menanyakan keadaan putri saat jalan menuju guild.
"Tidak usah memanggil ku putri lagi Lady, aku sekarang hanya sosok rakyat biasa", helaan nafas keluar, suaranya yang melemah dan wajah putri yang sedikit sedih.
__ADS_1
"Apapun yang terjadi, kamu tetaplah putri kerajaan ku", senyum Lady membuat putri kembali tersenyum.
"Terimakasih Lady, kamu masih tetap menemaniku".
"Kita akan berjuang untuk merebut kembali apa yang sudah di rebut oleh mereka", dengan nada semangat Lady bersuara sedikit kencang hingga orang di sekitarnya mendengarnya.
"kita akan berjuang Hehehe".
Perjalanan menuju guild hingga menerima misi, putri dan Lady menjalani misi itu berdua tanpa orang lain yang menemani.
Misi itu jauh di tengah hutan, mungkin ada beberapa monster di dalamnya, putri yang berumur 9 tahun belum tentu bisa melawannya.
Langkah harus mereka ambil, sebagai latihan untuk bertahan hidup dan menggumpul kan kekuatan untuk merebut kembali Kekaisaran.
Di tiap harinya putri dan Lady terus menerus mencari tanam obat, walaupun sesekali mengambil misi menaklukkan goblin dan monster kelas E sebagai latihan putri.
Angin yang cukup kencang tiba tiba menutupi pandangan putri, dan ada cahaya yang sangat terang sampai mata tidak bisa melihat apapun selain sinar putih.
Beberapa menit setelah itu, muncul anak laki laki yang sekiranya umur 10 Tahun, lebih tua satu tahun dari putri.
Anak laki laki itu berpakaian aneh dan tidak seperti penduduk dari kekaisaran manapun.
Dan anak laki laki itu seperti orang yang kebingungan.
__ADS_1
Putri menghampirinya lalu mengatakan beberapa hal seperti, dari mana asal mu, siapa kamu, dan kenapa kamu tiba tiba muncul di depan ku.
Namun laki laki itu pun bingung, karena bahasa mereka berbeda.
Putri tidak mengerti bahasa laki laki itu dan laki laki itu tidak mengerti bahasa putri.
Putri tidak peduli dengan keadaan anak laki-laki itu, putri meminta izin kepada Lady untuk membawa anak itu ke dalam penginapannya.
Dengan sedik uang yang di dapatkan hari itu, putri mengajak anak laki laki itu untuk membeli makan.
Setelah makan tiba tiba anak laki-laki berkata "Terimakasih untuk makanannya".
Putri terkejut, bukannya tadi mereka tidak saling mengerti dengan ucapan masing-masing.
Akhirnya laki laki menceritakan kronologinya dan kejadian yang menimpanya saat itu.
Dia adalah anak laki laki berumur 10 tahun yang berasal dari Jepang, dia juga menceritakan saat dia membuka lemari ada hembusan angin yang kencang, saat memasukinya tiba tiba sudah berada di depan putri.
"Perkenalkan nama ku Yuyaa, aku anak laki laki yang berumur 10 tahun dari Jepang", Yuyaa mengenalkan diri dengan sang putri.
"Perkenalkan nama ku Arabel Demilion, aku adalah sang put... Maksud ku rakyat biasa".
"Hmmm... ".
__ADS_1
"Senang mengenal mu Arabel", Jawab Yuyaa.