Putri Dari Kekaisaran Iblis

Putri Dari Kekaisaran Iblis
Vol 1 Chapter 5 "Perjamuan ulang Tahun putri"


__ADS_3

Vol 1 Chapter 5


5 tahun berlalu, saat aku kembali ke dunia ini dan menjadi anak kaisar Demon.


Besok adalah ulang tahun ku yang ke 5 tahun, penobatan dan pada akhirnya putri harus keluar dari kandangnya untuk mencari teman di luar.


Setelah pesta ulang tahun yang ke 5 putri akan semakin banyak yang mendekatinya seperti bangsawan dan anak anak mereka yang coba mendekat.


Tentu saja setiap bangsawan memiliki, alasan masing masing.


Pagi yang cukup cerah dengan angin yang berhembus cukup kencang di sekitar putri, putri yang sedang berjalan-jalan di taman kekaisaran dengan pengawalan 2 kesatria terhebat.


"Mm, Mm, Mghhhhh", Suara gemuruh dari putri.


"Putri tolong perlahan melangkahnya", ucap kesatria dari belakang putri yang berjalan cepat agar tidak tertinggal langkah putri.


"Jika sulit mengikuti ku, pulang saja ke istana, aku bisa sendiri", sambil berlari meninggalkan kesatria di belakangnya putri melambaikan tangan.


"Putri.... Tunggu sebentar", dengan suara nafas yang tak teratur kesatria tertinggal jejak putri.


"Leonin bisakah kamu ubah diri ku sebagai orang lain".


{maksud mu mengubah penampilan mu?}.


"Iya maksud ku seperti itu", dengan suara yang sangat senang.


{Tentu saja, akan ku ubah diri mu putri}.


Cahaya menyelimuti putri, beberapa hal berubah menjadi berbeda, namun muka putri sama seperti biasanya, yang berubah hanya pakaiannya, putri sekarang menggunakan mantel dan tutupan kepala, mungkin itu bisa melabuhkan kesatria.


"Apa aku tidak akan di kenali orang lain jika seperti ini?", Sambil memainkan mantel nya dan melihat di sekitarnya putri bertanya tanya.


{Tenang saja, jika ada yang tahu aku bisa menghapus ingatannya}.


"Itu cukup keren Leonin, ajari aku tentang Sihir itu", dengan niat jahatnya putri ING menghapus ingatan Lady yang sering melihat putri menggunakan sihir sihir saat putri sedang berlatih di kamar.


"ngomong ngomong kenapa kamu baru memberi tahu ku tentang penghapus ingatan?", Mengusap kepala putri memikirkan tentang apa saja yang Leonin bisa.


{ingatlah, aku adalah pencipta mu dan seisinya, tentu saja aku bisa melakukan hal mudah itu, jika aku mau, aku bisa menghancurkan Kekaisaran Demon dan menggantinya menjadi kaisar Arabel}.

__ADS_1


"Ehh tidak perlu sampai segitunya, aku hanya penasaran, tapi kalo bisa kamu hanya menonton ku dan memberikan ku ilmu sihir dan sebagainya", sambil memohon putri berjalan dan tersenyum.


Tanpa di sadar putri memasuki lingkungan kumuh, di situ tempat para warga yang miskin dan tempat anak anak yang kehilangan orang tuanya, mereka hidup di tempat yang tak layak, dengan bau yang menyengat, banyak hama pengganggu, bahkan pakaian mereka sangat tidak layak, putri berfikir gimana nasib mereka saat musim dingin dan turun salju.


Putri memutuskan untuk melanjutkan perjalanannya di permukiman miskin.


Putri melihat warga kekaisaran yang mengalami hal yang mengerikan ini


Di sela sela waktu putri mencoba berkomunikasi dengan beberapa orang, namun mereka tidak terlalu menyambut orang asing.


Ini sangat menyedihkan bagi putri, kehidupannya yang nikmat di istana, namun melihat rakyatnya yang menderita di kawasan kumuh.


Bagi putri ini tidak adil, rasanya putri ingin melakukan sesuatu.


"Tolong.... Tolong...."


"Tolong kakakku... Siapapun tolong...."


"Kamu dengar Leonin?", Putri mencari sumber suara.


{iya aku mendengarnya, arah jam 3 di dalam gang ada 2 orang, sepertinya mereka Kaka adik, dan mereka perempuan dua duanya}.


"Tolong.... Tolong.... "


"kenapa dengan kakak mu", Putri yang baru sampai langsung menanyakan keadaannya.


"Siapa kamu?... ", Dengan sedikit menjauh anak itu berusaha menghindar.


"Aku... Aku.... Hmmm Putri..", dengan terpatah patah suara yang putri keluarkan.


"Putri?... Tidak mungkin putri ke sini", dengan cemas dan posisi yang semakin menjauh.


"Tidak... Tidak... Maksud ku aku pelayan putri, kamu tahu? Putri akan merayakan pesta ulang tahunnya besok, dengan senang hati putri mengundang kalian berdua ke istana", dengan cepat Putri berpura-pura .


"Bagaimana putri bisa mengenal kami?", Anak itu sangat curiga dengan Putri.


"Putri menyuruh ku untuk mengundang siapa saja yang menurut ku menarik, dan ku pikir Kalian menarik", putri sangat canggung, baru pertama kalinya dia mengobrol dengan yang seumuran.


"Apa maksudmu mu dengan menarik? Dan juga pelayan putri yang keluar sendirian di wilayah kumuh tanpa penjagaan, kamu sangat mencurigakan", dengan nada cemas anak itu melemparkan beberapa pertanyaan.

__ADS_1


"Aku ini sangat kuat lohh", putri mengeluarkan hawa energi sihirnya dan di sekitarnya seperti terhembus angin yang cukup kencang.


"He-hebat....", Anak yang tadinya khawatir tiba tiba mendekat.


"ini belum seberapa... Fuh fuh fuh...", Dengan sombong putri mengeluarkan Sihir fire Bower ke langit langit.


"Kamu sangat hebat", anak itu tercengang.


"Ngomong ngomong bisakah aku tahu tentang kondisi Saudara mu itu", sambil menunjuk putri melihat mata anak yang ketakutan tadi.


"Tentu saja, tolong sembuhkan kakak ku", dengan penuh harapan anak itu berharap Kakaknya bisa sembuh.


Putri yang sedang menyembuhkan kakak dari anak itu tiba tiba anak itu bertanya "apa kita seumuran, kau cukup keren bisa menggunakan sihir sepertinya kita seumuran".


Putri yang terkejut kehilangan konsentrasinya , namun putri kembali fokus menyembuhkan kakaknya sambil membalas pertanyaan anak itu "I-iya kita seumuran, aku dan putri kita berumur 5 tahun".


"Ukhuk ukhuk...", Suara batuk dari kakaknya, perlahan mata kakaknya terbuka.


"kakak....., Akhirnya kamu terbangun".


"Apa yang terjadi?...", Dengan melihat ke sekitar dia tampak bingung dengan kondisi saat ini.


"kita dapat undangan ke istana dari putri untuk merayakan pesta ulang tahun putri", dengan senang adiknya memberikan kabar itu ke kakaknya.


"Benarkah?... Itu kabar yang baik", senyum manis dari kakaknya.


"Baiklah aku akan pergi sekarang, aku ada urusan mendadak untuk saat ini, kalo boleh tau siapa nama Kalian?",


"Nama ku Lina, dan ini kakak ku Lana" sambil menunduk mereka memperkenalkan diri.


Putri mengeluarkan beberapa sihir dan membuat liontin Sihir emas kekaisaran dan memberikannya ke mereka "Datanglah ke kota, dan pakai liontin ini untuk memasuki para penjaga".


"Baiklah, terimakasih sudah menolong kami" melambaikan kedua tangan adik Kaka itu tersenyum saat putri menjauh dari kawasan itu.


Besok paginya yang cerah, pesta ulang tahun putri yang ke 5 sangat mewah, banyak tamu undangan yang berdatangan, tentu saja di sana banyak sekali para bangsawan, tapi putri mengundang beberapa anak warga biasa ke dalam ulang tahunnya, terutama ke kakak adik yang putri ajak dari lingkungan kumuh.


Saat mereka sampai, mereka sangat kumuh , putri melupakan satu hal, yaitu memberi tahu bahwa di dalam liontin itu dapat di pakai untuk membeli berapa barang dan tentunya itu cuku banyak, 10 ribu emas jika di hitung hitung.


Adik kakak dari kawasan kumuh sekarang tinggal di asrama dan itu di tanggung sang putri dari uang jajannya yang sehari 1000 koin emas, cukup banyak untuk seorang putri, setiap bulan ada 40 hari di dalam kekaisaran jika 1000 koin emas di kalikan 40 hari tentu saja sudah 40 ribu koin emas, jika di hitung hitung, putri mendapatkan uang jajannya saat putri di lahirkan, jika di hitung jumlah uang yang putri kumpulkan sudah sangat banyak.

__ADS_1


Bahkan putri berencana untuk memperbaiki kawasan kumuh dan memberikan mereka pekerjaan tentu saja semua dari uang putri, putri akan melakukan perdagangan dan mencakup banyak kekayaan "hahahaha", suara jahat sang putri.


__ADS_2