Putri Dari Kekaisaran Iblis

Putri Dari Kekaisaran Iblis
Vol 1 Chapter 13


__ADS_3

Vol 1 Chapter 13


Di dalam sarang naga.


"Bisakah aku menemui pemimpin Naga", Semua Naga terkejut dengan perkataan putri.


"Apa yang ingin kau lakukan?", Salah satu naga mendekati putri dan kepalanya menghampiri putri.


Saat naga itu melihat ke kedua bola mata putri, naga itu seperti memasuki alam bawah sadar, dan menemui Yui sang pencipta.


Naga itu bingung dengan apa yang terjadi dengannya, naga itu memasuki ruang gelap dan di temani Yui.


Yui sangat bersinar di dalam, di kegelapan Yui seperca cahaya yang menuntun ke jalan ketaatan.


Yu menceritakan semuanya ke Naga yang terpanggil, dan menberi tau bahwa anak yang berdiri di depan para naga adalah utusan Yui.


Tak lama kemudian naga itu kembali sadar, dan terlihat terkejut mengeluarkan nafas tak karuan seperti di kejar kejar.


"Apa yang kamu lakukan, cepat ambil semua info yang kau dapat dari melihat anak itu", Ras naga memiliki sekill untuk mengambil semua informasi dari musuh dari melihat kedua matanya.


Namun yang terjadi, naga itu yang terpanggil dan memasuki alam bawah sadar.


"Kenapa kau terdiam, cepet lakukan", salah satu naga tidak sabar dengan sikapnya yang tiba tiba terdiam setelah melihat kedua mata putri.


"Baiklah kalo kamu tidak bisa, biar aku yang lakukan", naga itu mendorong naga yang tadi dan terlempar cukup jauh.


Naga satunya melihat kedua mata putri.


Putri hanya terdiam sambil menunggu pemimpin mereka datang.


Dan naga itu mengalami hal serupa seperti naga sebelumnya.


Itu membuat pemimpin naga curiga, dan akhirnya dia datang sendiri ke depan putri.


"Aku.. akulah pemimpin mereka, apa yang kamu mau lakukan?", Sambil berjalan dengan suara langkah yang berisik, mungkin karena badannya yang besar dan memiliki kedua sayap yang menyentuh dinding dinding goa.


"Aku memiliki pesan untuk mu, kemari lah dan sentuh tangan ku", tangan putri yang kecil tidak bisa di bandingkan dengan tangan naga.


Naga itu hanya mengeluarkan kukunya, bahkan tangan putri tidak setara dengan kuku naga, ukurannya tidak bisa di samakan.


Dalam itungan sekejap, naga itu terpanggil ke alam bawah sadar dna bertemu dengan Yui.


Saat di dalam kegelapan dan Yui yang menyinari kegelapan tersebut, naga itu mengenali penciptanya.


Naga itu bersujud dan memohon ampun kepada sang pencipta Yui.


"Hai makhluk ku, makhluk yang membantu ku sadari pembentukan dunia ini, aku sang pencipta mu meminta bantuan mu untuk membantu putri kecil yang menghampiri mu", tangan Yui yang membuka dan di arahkan ke naga, Yui memberikan anugerah dan memasang ingatan ke pada naga bahwa putri akan menjadi pemimpin ras naga selanjutnya.


Naga itu terdiam dan berkata "Apapun perintah mu, aku siap melayani mu yang maha agung".


Naga tertua terbangun dan kembali sadar.


Di saat itu, di depan banyak naga, naga tertua menundukkan kepalanya di depan putri dan berkata, "nyawa ini milik mu dan gunakanlah sebaik mungkin".


Semua naga terheran heran, ada naga yang mengikuti keputusan tertua dan ada yang menolak.


Naga yang menolak adalah naga yang membenci ras lainnya.


Naga akhirnya terbagi menjadi dua pihak.

__ADS_1


Naga yang mengikuti tertua dan ada naga pemberontak.


°°°°°


Sementara itu di sisi goa, Tiga raja dan dua elf sedang menunggu putri.


"Apa Dewi baik baik saja?", Tanya elf ke tiga raja.


"Apa yang kamu khawatirkan? Dia itu Dewi kita, tentu saja dia akan baik baik saja", jawab Hori.


"Kita tidak pernah tau apa yang di pikirkan dia, kita sebagai bawahnya hanya bisa mengikuti perintahnya", menyela percakapan Moyi mencoba menenangkan para elf.


"Aku tau, kita hanya makhluk kecil yang mudah di hancurkan dengan keinginannya", kedua elf itu murung.


"Tidak juga, ingatlah bagaimanapun dewi tetaplah makhluk hidup seperti kita, dan Dewi juga terlahir sebagai iblis", Orici terbangun dan mencoba melihat keadaan.


"Mau ke mana kau?", Tanya Hori.


"Aku hanya ingin melihat keadaan di sekitar", Orici melanjutkan pemeriksaannya.


Sudah cukup lama putri di dalam, apa putri baik baik saja.


Orici memikirkan keadaan putri, Orici juga khawatir.


°°°°°


Di waktu yang sama di kekaisaran Humaniora.


Beberapa bangsawan dari kekaisaran Demon terdahulu mengadakan pertemuan rahasia.


Mereka adalah bangsawan yang terpaksa tunduk karena perintah kaisar, ayah putri.


Karena pengakuan kalah dan kaisar terdahulu menyerahkan diri, bangsawan lainya tidak terlalu di awasi oleh kekaisaran Humaniora.


Namun setelah kabar putri masih selamat, semua Bangsawan bertekad untuk membangun kembali kekuatan kekaisaran.


Di dalam pertemuan itu, bangsawan bertukar informasi dan memulai merencanakan balasan.


Kaisar di tahan di penjara bawah tanah dengan penjagaan yang ketat.


Semua Bangsawan berdoa untuk sang putri, agar kembali dan memimpin pasukan untuk melawan balik kekaisaran Humaniora.


...


....


.....


Beberapa hari berlalu, di kekaisaran Humaniora datang sosok prajurit penjaga gerbang.


Prajurit itu menghadap ke kaisar dan berkata, di depan terlihat beberapa pasukan kekaisaran Demon.


"Sial, pantas saja bangsawan mereka kurang satu", kaisar geram dengan kelalaiannya.


"Kaisar, sepertinya di pasukan kekaisaran Demon itu di pimpin oleh sang Putri", sambil terengah-engah menyampaikan pesan itu kekaisaran prajurit itu sampai tak sadar kalo kaisar menghampirinya.


Mulut kaisar menghampiri dan mendekati kuping sebelah kanan prajurit dan berbisik "katakan lebih jelas".


"PASUKAN KEKAISARAN DEMON DI PIMPIN SANG PUTRI TERDAHULU", prajurit itu mengubah nada bicaranya dan menjadi besar.

__ADS_1


"Lihatlah... Sang putri sudah tidak sabar menjadi istri ku hahahaha, dan sepertinya dia membawa tontonan yang menarik" kaisar itu kembali ke tempat duduknya.


"Siapkan pasukan dan berikan serangan yang dahsyat, pastikan tidak ada satupun yang melukai calon istri ku hahahah", kaisar memerintahkan seluruh pasukan kekaisaran untuk bersiap menyerang.


..


...


.....


Bangsawan bingung harus apa, mereka tidak menyangka kalo putri langsung menyerang.


Itu semua di luar rencana, semua di luar rencana yang mereka siapkan.


Bangsawan tidak yakin dengan kemenangan.


Dengan beberapa info, bangsawan memulai rencan baru dan menyiapkan beberapa pasukan dari belakang untuk menyerang pasukan humaniora dari belakang.


Mereka berpura-pura menjadi musuh, namun sebaliknya mereka akan membantu putri dari belakang.


..


...


....


Semua pasukan sudah siap, pertempuran yang tidak seimbang akan di mulai.


Pasukan yang di pimpin putri sangalat sedikit.


Di bandingkan pasukan kekaisaran Humaniora, mungkin lima kali lipatnya.


Putri juga berfikir ini tidak mungkin menang.


Bangsawan yang mengikuti arahan putri juga bingung apa yang di rencanakan anak Umur 16 tahun ini.


"Ayah apa kita akan kalah?", Anak perempuan dari Bangsawan itu bertanya kepada ayahnya, tapi ada sang putri di sampingnya.


"Ayah tidak Tau nak", bangsawan itu bimbang.


"Aku tidak memaksa Kalian untuk ikut dengan ku, aku menyuruh Kalian menunggu di balik hutan, namun Kalian memkasa untuk ikut", putri membalikkan badannya dan pergi dari tenda perkumpulan, putri bergegas memimpin pasukan.


"Pergilah anak ku, biarkan ayah yang menjaga putri, kalian tidak boleh mati di sini, tolong lindungi putri jika terjadi apapa ayah akan mencoba membuat putri tertidur dan bawalah menjauh", bangsawan itu mencoba mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan sang putri.


°°°°


Rencana apapun yang PUTRI buat, percayalah akna satu hal.. kemenangan yang akan di berikan putri.


..


...


....


Sebelumnya di desa elf


"Aku tidak bisa membawa kalian semua ke Medan perang, aku berharap kalian menunggu ku di sisi hutan, dan tolong temukan saudara ku Reina", putri memberikan sedikit petunjuk kepada elf.


"Baiklah Dewi, saya akan cepat menemukan saudara mu", elf langsung pergi ke sisi hutan yang putri beri tau.

__ADS_1


REINA Saudara kandung putri saat berada di kekaisaran Humaniora



__ADS_2