
Vol 1 Chapter 6
Angin berhembus kencang, cuaca di luar kini hujan yang sangat kencang, semua tau kalo ini pertanda sang pencipta marah.
"Oky Leonin, apa kamu sekarang marah?", Tanya putri dengan nada menuduy Leonin.
{Aku tidak marah, apa yang membuat ku marah?}.
"Lalu mengapa banyak orang mengatakan jika kamu sedang marah", putri menunjuk ke luar jendela yang berarti menunjukkan cuaca yang sedang kacau di luar.
{Jika kau mau, kau bisa mengubah cuacanya}.
"Ehhhhh..... Apa yang kamu bilang Leonin?".
{Aku bilang kamu bisa mengubah cuacanya}.
"Kamu mengijinkan ku untuk melakukannya?", Suara bahagia dari sang putri dengan senyum nya yang kekanak-kanakan.
"lalu sekarang aku harus apa Leonin".
{Cari tau sendiri}.
__ADS_1
"Ehhhhh.... Katanya kamu mengijinkan", muka putri yang cemberut.
{Aku bilang mengijinkan, bukan berarti aku memberikan caranya}.
"Tapi kamu kan sang pencipta, ayolah.... Pencipta univers yang baik hati", beberapa kata di keluarkan putri untuk menggoda Leonin.
{Baiklah, setelah kamu berhasil untuk mengurus wilayah kumuh, dan menjadikan tempat yang layak huni}.
"Tentu saja aku bisa, itu adalah rencana ku sekarang", nada putri yang bersemangat untuk melakukan perubahan di wilayah kumuh.
°°°°°
Di waktu yang sama di tempat yang berbeda, kekaisaran Humaniora merencanakan untuk melakukan penyerang Langsung kepada Iblis.
Semua berawal dari kaisar Goiro dari kekaisaran Humaniora, dia adalah orang yang tamak serakah dan juga suka menindas rakyat kecil.
Bagi kaisar, kebangkitan Humaniora adalah tujuan utama dari beberapa rencana yang ada.
Semua akan berjalan sesuai dengan rencana mereka, apapun yang terjadi itu adalah kekacauan yang besar dan hancurnya beberapa bangsawan dan runtuhnya beberapa kekaisaran.
°°°°°
__ADS_1
Cuaca saat ini sangat tidak bersahabat, di luar sudah banyak salju, hal pertama seorang penguasa tempat adalah bersantai, kira kira begitulah yang putri pikiran.
"Apa semua sudah siap Lady", putri yang sedang berbaring di sofa sambil menggerakkan tangan kecilnya.
"Saat semua siap aku akan memberi tau mu putri", Ledy yang sedang sibuk di meja kerjanya, dia yang bersedia untuk membantu putri untuk mengurus wilayah kumuh dan memikirkan beberapa rencana.
putri berusaha menolaknya namun Lady teguh akan pendiriannya, karena dia besar di wilayah itu, dan saat putri ingin membuat wilayah itu menjadi lebih baik lagi, Lady sangat gembira.
karena di sana banyak saudaranya dan beberapa temannya meninggal di sebabkan kelaparan, dan beberapa sakit karena keracunan makanan.
Lady Sangat senang jika dia di beri tanggung jawab untuk mengurus wilayah itu.
Putri juga sangat percaya dengan Lady, bagi putri menyerahkan tugas itu ke Lady bukan masalah besar.
Luis pulang dari dataran tinggi di pemukiman pegunungan, Luis sedang mencari obat herbal dalam jumlah banyak, karena permintaan putri dia bergegas secepatnya.
Luis adalah guru sihir sekaligus orang yang di percayai oleh Putri tentang obat obatan.
Saat semua rencana sudah tersusun, putri akan langsung melakukan perubahan di wilayah kumuh, tentu saja orang yang tinggal di sana juga di berikan tempat tinggal baru dan beberapa kerjaan yang di bawa pengawasan putri.
Tentu saja kaisar ayah sang putri sudah mengijinkan putri untuk melakukan apapun di wilayah tersebut.
__ADS_1
Bagi kaisar ini adalah pelajaran untuk sang putri agar bisa mengatur wilayah, untuk pertama adalah wilayah kumuh.