Reborn Into The Metaverse Martial Arts Game

Reborn Into The Metaverse Martial Arts Game
Chapter 21: Batu?


__ADS_3

[Deskripsi: Goa ini dulunya ditinggali oleh ‘Seseorang’. Dia menyembunyikan Goa ini berharap agar suatu saat di temukan oleh takdirnya!]


[Syarat penyelesaian: ]


[1. Carilah apa yang ditinggalkan oleh orang yang dulunya tinggal disini.]


[2. ???????????]


[Tingkat Quest: ???]


[Hadiah: ???]


[Batas waktu: - ]


[Apakah anda ingin menerimanya?]


[Iya/Tidak]


“Huh? Kenapa bisa ada perubahan Quest? Dan kenapa ada banyak tanda tanya!” Chen Li melihat [Panel Quest] didepannya. Dia tidak percaya bahwa quest yang menurutnya ampas malah berubah menjadi sesuatu hal yang tidak pernah dikira olehnya.


“Aku memang pernah mengalami perubahan Quest. Tapi itu bukan quest tingkat F melainkan tingkat D,C,B!”


“Sebaiknya aku periksa saja!” Chen Li melompat masuk ke Goa tersembunyi itu.


Goanya tidak begitu dalam. Tapi, goanya memberikan perasaan yang menyeramkan dan berbahaya.


Chen Li melangkah ke depan. Setelah tiga langkah, tiba-tiba ada suara yang bergema dari dalam goanya.


“Siapa kau?” kata suara yang dari dalam goa itu.


“Hiik! Apa apakah ada hantu!” jiwa Chu Ehuang terkejut sekaligus takut mendengar suara itu.


“Hm? hanya seorang bocah lemah?”


“Pergilah dari sini jika kau tidak ingin mati!” suara itu mengintimidasi Chen Li dengan aura membunuh yang sangat kuat. Auranya bahkan membuat angin berhembus dari dalam goa dengan sangat kencang.


“Ugh!” Chen Li hampir terhempas akibat angin dari dalam goa itu, tapi dia berhasil menahannya.


[Ding!]


[Deskripsi: Goa ini dulunya ditinggali oleh ‘Seseorang’. Dia menyembunyikan Goa ini berharap agar suatu saat di temukan oleh takdirnya!]


[Syarat penyelesaian: ]


[1. Carilah apa yang ditinggalkan oleh ‘seseorang’ yang dulunya tinggal disini.]

__ADS_1


[2. Ada orang lain yang menemukan goa ini terlebih dahulu, anda harus bertarung dan mengalahkannya agar harta yang ada didalam goa tidak diambil olehnya]


[Tingkat Quest: SS]


[Hadiah: Teknik ????, Lightning sword bintang 5, Tungku alkimia bintang 4, Pil ???, Pil penyembuh tingkat 4 (Rendah), 75.000 exp]


[Batas waktu: - ]


[Apakah anda ingin menerimanya?]


[Iya/Tidak]


“Tingkat SS! Tidak kusangka Quest tingkat rendah akan berubah jadi tingkat SS!” kata Chen Li sambil melihat [Panel Quest] didepannya.


“Hadiahnya masih ada tanda tanya!”


“Hadiahnya pasti tingkat tinggi!”


“Sebelum itu... Jika Quest-nya tingkat SS, maka musuhnya pasti sangat kuat!”


Meskipun musuhnya sangat kuat. Tapi Chen Li masih bertekad untuk melawannya. Dia masuk jauh lebih dalam ke goanya. Dengan aura yang mengintimidasi dan angin kencang dari dalam goa, dia berjalan secara perlahan masuk kedalam karena tidak kuat menahannya.


Setelah beberapa waktu akhirnya Chen Li sampai di dalam goanya. Dia melihat seorang pria berdiri penuh dengan luka pada sekujur tubuhnya. Pedangnya hancur hanya tersisa gagangnya saja.


Pria itu tampak seperti sehabis melawan seseorang yang kuat. Padahal aura dari yang dikeluarkan pria itu berwarna Kuning.


Setelah dia menyadari kedatangan Chen Li, dia lalu berbalik dan berkata, “Bocah, bukankah aku menyuruhmu untuk pergi dari si-”


“Ugh!” pria itu memuntahkan darah dari mulutnya. Lukanya tidak hanya pada sekujur tubuhnya, tapi juga organ bagian dalamnya juga terluka.


‘Sial! Kenapa dia sangat kuat sekali!’ batin pria yang penuh luka itu.


Chen Li bingung karena pria itu terluka parah hampir mati. Dia tidak melihat siapapun selain pria yang terluka, bahkan meskipun memakai kesadaran spiritual, dia masih tidak melihat atau merasakan seseorang selain pria didepannya itu.


“Kenapa kau bisa terluka?” tanya Chen Li.


“Cih, sial! Bocah, apa yang kau tanyakan, pergilah dari sini, kau sangat menggangu!” pria itu kesal dan marah-marah kepada Chen Li. Karena baginya Chen Li sangatlah mengganggu pertarungannya.


[Panel quest] tiba-tiba muncul lagi didepan Chen Li.


[Ding!]


[Deskripsi: Goa ini dulunya ditinggali oleh ‘Seseorang’. Dia menyembunyikan Goa ini berharap agar suatu saat di temukan oleh takdirnya!]


[Syarat penyelesaian: ]

__ADS_1


[1. Carilah apa yang ditinggalkan oleh ‘seseorang’ yang dulunya tinggal disini.]


[2. Ada orang lain yang menemukan goa ini terlebih dahulu, anda harus bertarung dan mengalahkannya agar harta yang ada didalam goa tidak diambil olehnya]


[Tingkat Quest: SS]


[Hadiah: Teknik ????, Lightning sword bintang 5, Tungku alkimia bintang 4, Pil Naga tingkat 6 (Menengah), Pil penyembuh tingkat 4 (Rendah), 75.000 exp]


[Batas waktu: - ]


“Huh? Teknik apa ini? Kenapa masih bertanda tanya!” kata Chen Li sambil melihat [Panel quest] didepannya.


“Apa mungkin butuh beberapa persyaratan untuk mengungkapkan teknik ini?”


Chen Li masih bingung karena teknik yang berada di hadiah untuk penyelesaian quest masih bertanda tanya. Tapi saat dia melihat hadiah lain yang sebelumnya bertanda tanya dia terkejut.


“Apa! Bintang 6!”


“Tidak kusangka dibalik Quest ampas ada sesuatu yang luar biasa!”


“Jika aku jual, ini mungkin akan mahal. Tapi aku tidak membutuhkan uang karena uangku tidak terbatas, hehehe...”


“Lebih baik aku mengonsumsinya saja, agar Level-ku meningkat banyak...”


Jiwa Chu Ehuang menyadari bahwa ada sesuatu yang aneh pada sebuah batu yang dilihat oleh pria itu, dia kemudian memberitahu Chen Li.


“Hm... Aku merasa seperti ada sesuatu yang aneh di sana!” kata jiwa Chu Ehuang sambil menunjuk sebuah batu dan menepuk pundak Chen Li karena dia fokus pada [Panel quest]


Chen Li yang mendengar bahwa ada sesuatu yang aneh, dia kemudian menutup [Panel Quest] dan melihat ke arah yang ditunjuk oleh jiwa Chu Ehuang.


Itu hanyalah batu, sama halnya batu-batu yang lain. Tapi batu itu secara perlahan mulai mengeluarkan Qi pada luar batunya, dan terlihat bahwa batu itu bukanlah batu biasa pada umumnya.


Qi pada batu itu berwarna hitam dan putih bagaikan saling berlawanan, seperti api dan air, baik dan jahat. Qi-nya semakin pekat pada batu itu, hingga hampir menutupi batunya.


“Qi hitam dan putih!” Chen Li terkejut melihatnya.


“Sial! Apakah aku akan benar-benar mati kali ini!” kata pria itu.


Pria itu menghunuskan pedangnya yang hanya tersisa gagangnya saja pada batu itu. Dengan Qi-nya yang semakin pekat, tiba-tiba Qi hitam pada batu itu menyerang pria yang penuh luka. Dia terpental jauh dan terbentur pada ujung Goa.


“Bruk!” suara pria itu terbentur.


“Ahh!” pria itu kesakitan karena terbentur.


Meskipun sekarat, pria itu masih berdiri untuk melawan batu dengan Qi hitam dan putih itu. Dia berdiri sambil gemetaran karena lukanya yang parah, bahkan dia tidak bisa mengangkat kedua tangannya lagi. Semangatnya begitu gigih untuk melawan batu itu, Tapi...

__ADS_1


Sebelumnya Qi hitam yang menyerangnya. Kali ini Qi putih menyerang dari arah batu itu. Qi putihnya melesat ke arah pria itu, dan dia berakhir mati karena tidak bisa menahan serangan dari Qi putih.


__ADS_2