Reborn Into The Metaverse Martial Arts Game

Reborn Into The Metaverse Martial Arts Game
Chapter 06: Bercerita sewaktu hidup


__ADS_3

Lebih konyolnya lagi, jiwa itu juga ketakutan mendengar Chen Li mengatakan bahwa ada hantu.


“Hantu! Aaaahh! Dimana hantunya!!”


Chen Li menunjuk jiwa itu dan berkata, “Ka-kau hantunya... Hantunya bisa berbicara!”


“Kyaaak! Hantunya adalah aku!”


“Aaaah! Hantu!”


“Kyaak!”


“Aah!”


“kyak!”


Mereka tidak tahu bahwa ada kesalahpahaman diantara mereka berdua. Meskipun hanya kesalahpahaman, mereka masih saling terkejut dan ketakutan mendengar ada hantu.


......................


Setelah beberapa saat, mereka berdua berhenti terkejut dan ketakutan karena kelelahan.


“Hah, hah, Berhenti, berhenti. Jika di teruskan jantungku akan copot!" kata jiwa itu.


“Aah! Hantunya!” Chen Li terkejut lagi.


Jiwa itu kesal mendengar Chen Li yang menyebut dirinya hantu. Meskipun tidak sepenuhnya salah karena dirinya adalah jiwa yang mirip dengan hantu.


“Hei, sudah kubilang berhenti. Aku ini bukan hantu!”


Chen Li melihat jiwa itu dengan ekspresi datar karena tidak percaya dengan apa yang dikatakannya.


“………”


Jiwa itu juga berekspresi datar dan kemudian dia berkata.


“………”


“Jika kau terkejut lagi akan kubunuh kau. Aku dulunya juga hidup sama seperti dirimu, meskipun sekarang aku hanya sisa-sisa jiwa!”


“Namaku Chu Ehuang, aku...”


Sebelum menyelesaikan kata-katanya, jiwa itu melihat Chen Li yang sedang mengendap-endap pergi dari hadapan dirinya.


Jiwa itu kemudian menghentikan Chen Li.


“Woy, berhenti, mau pergi kemana kau!”


Chen Li yang terkejut karena ketahuan, dia langsung berekspresi wajah tak berdaya dan berkata.


“A-apa yang kau mau dariku?”


“Aku hanyalah anak kecil...”


Jiwa itu berekspresi datar karena melihat Chen Li yang tak berdaya, dan berkata, “Aku tidak akan melakukan apa-apa kepadamu.”


Chen Li yang mendengar bahwa jiwa itu mengatakan tidak akan melakukan apa-apa kepada dirinya, kemudian Chen Li bertanya, “Be-benarkah, kau tidak akan melakukan apa-apa padaku?"


Jiwa itu mengatakan dengan marah-marah, “Apa kau tuli, hah? sudah kubilang aku tidak akan melakukan apa-apa kepadamu!”


Chen Li kemudian menyuruh jiwa itu untuk tidak marah-marah lagi, “O...oke, berhentilah marah-marah.”

__ADS_1


“Hais~ aku ingin kau mendengar tentang cerita semasa hidupku, dan tentang buku hitam itu!” kata jiwa itu sambil menghela nafas.


“Kau pasti penasaran tentang buku hitam itu kan?”


Chen Li sangatlah penasaran tentang buku ini, yang peringkatnya masih tidak diketahui.


Dia mulai serius ingin mendengar tentang cerita jiwa itu, karena sepertinya jiwa ini adalah pemilik buku hitam. Chen Li kemudian berkata, “Baiklah ceritakan...”


‘Tidak akan sia-sia mendengar cerita tentangnya, dan buku hitam ini yang statusnya bertanda tanya,’ batin Chen Li.


“Baiklah,” Jiwa itu kemudian mulai menceritakan tentang dirinya sesama hidupnya.


1.000 tahun yang lalu ada lima kerajaan, yaitu, kerajaan Chu, kerajaan Long, kerajaan Qin, kerajaan Meng dan kerajaan Xi. Diantara kelima kerajaan itu, kerajaan Chu lah yang sangat kuat dan mendominasi.


Banyak para jenius berkumpul di kerajaan Chu, bahkan kerajaan lain tunduk kepada kerajaan Chu. Iblis, siluman dan monster tidak berani menyerang kerajaan Chu karena betapa kuatnya dan mendominasinya kerajaan Chu.


Akan tetapi, semenjak meninggalnya raja pertama, kekuatan kerajaan Chu perlahan semakin melemah. Telah banyak kultivator berbakat meninggalkan kerajaan Chu, karena kerajaan Chu telah melemah.


Namaku Chu Ehuang, aku lahir di kerajaan Chu dan ayahku adalah raja kerajaan Chu yang ke-21, ibuku adalah wanita paling cantik di kerajaan Chu, dan banyak yang menginginkan menjadi suaminya.


Aku satu-satunya seorang putri di kerajaan Chu. aku mempunyai 3 saudara, Kakak tertua dia disebut jenius yang hanya lahir 1.000 tahun sekali, karena di umur 8 tahun telah mencapai aura kuning lapisan 1.


Kakak kedua berbeda dengan kakak tertua yang jenius dalam kultivasi, kakak kedua jenius dalam hal strategi, karena strategi kakak kedua, kerajaan Chu telah banyak memenangkan peperangan dengan iblis, siluman dan manusia. Bahkan kami berhasil memukul mundur pasukan kerajaan Xi yang telah lama menjadi musuh bebuyutan kerajaan Chu.


Kakak ketiga jenius dalam politik, masalah internal dan eksternal telah banyak diselesaikan oleh kakak ketiga dan karenanya kerajaan Chu juga berhasil membuat perjanjian perdamaian dengan kerajaan lain, terutama kerajaan Xi.


Pada saat itu, itu adalah era keemasan bagi kerajaan Chu. Akan tetapi, itu sirna pada saat aku berumur 5 tahun disaat ulang tahunku.


Kerajaan Chu tiba-tiba diserang oleh iblis, siluman, monster bahkan juga manusia. Kami tidak menyangka bahwa mereka akan bekerjasama untuk menghancurkan kerajaan Chu. Mereka mengira bahwa kerajaan Chu akan kembali menjadi kuat seperti di masa lalu.


Iblis, siluman dan monster mulai menyerang dan membunuh warga-warga kerajaan Chu.


“Aahh!!”


“Tolong aku!”


“Ugh!”


“Kyaa!”


Kerajaan Chu dibantai habis-habisan tanpa bisa melawan balik. Mereka sangatlah ganas, bahkan sampai memakan warga kerajaan Chu.


Didalam istana kerajaan.


“Hiks, hiks,” tangis Chu Ehuang.


Ibuku melindungi aku dari serangan siluman.


“Larilah Huang'er, ibu akan melindungimu!”


Aku menangis karena ibu terluka, dia terluka karena melindungiku dari serangan siluman.


“Ibu... hiks!”


Sedangkan Ayahku juga menahan serangan iblis dan manusia, tetapi tidak bisa menahannya dan tangannya terpotong.


“Huang'er cepatlah lari sejauh mungkin!”


Dia menyuruhku untuk lari. Tapi aku ingin meninggalkan keluargaku begitu saja.


“A-ayah!!”

__ADS_1


Ketiga kakakku juga melawan iblis, siluman, dan juga manusia.


“Adik, pergilah dari sini!” kata kakak tertua.


“Kamu harus hidup bagaimanapun caranya!” kata kata kedua.


“Cepatlah lari! Aku akan menahan musuh, agar kamu bisa lari!”


“Hiks, kakak...”


Mau tidak mau aku harus lari karena keluargaku menyuruhku untuk lari.


Keluargaku dibunuh oleh iblis, siluman dan manusia dari kerajaan Xi. Semua yang berada di kerajaan Chu telah dibunuh oleh iblis, siluman dan monster, bahkan harta kerajaan Chu juga dirampas oleh mereka. Sedangkan aku berhasil selamat dari pembantaian itu berkat pengorbanan ayah, ibu, dan kakakku.


Aku melarikan diri ke hutan monster, tempat monster-monster tingkat tinggi berada. Meskipun aku tau kalau hutan monster sangatlah berbahaya, tapi ini adalah satu-satunya agar mereka yang membunuh keluargaku tidak bisa mengejar lagi.


Manusia, iblis, siluman. Mereka takut untuk menginjakkan kaki mereka di hutan monster itu, bahkan meskipun satu langkah saja. Hutan ini banyak monster tingkat tinggi, di pinggir saja hutan monster saja ada monster tingkat 6. Karena itu mereka takut untuk memasuki hutan monster.


“Ayah, ibu, kakak, aku takut... Hiks hiks,” Chu Ehuang menangis sambil bersembunyi di semak-semak.


Namun, aku tidak menyangka bahwa mereka masih mengejarku meskipun berada di hutan monster.


Aku bersembunyi di semak-semak, dan mendengar suara ranting pohon patah “Krak!” diinjak oleh seseorang, setelah aku melihat kearah suara itu.


Aku melihat seorang pria. Ternyata dia adalah orang yang mengejarku.


“Si-siapa kau!"


“Oh sepertinya aku ketahuan!”


Aku lari agar tidak tertangkap dan dibunuh oleh pria itu.


“Hiks, hiks, tolong aku ayah, ibu, kakak.”


“Mau lari kemana kau hah?!”


Aku dikejar oleh orang-orang dari pria itu dan aku terjatuh ke jurang yang sangat dalam di hutan monster itu “Gedebuk!”.


Akan tetapi aku berhasil selamat, dan menemukan buku hitam ini. aku kira ini hanyalah buku biasa tanpa berisi tulisan apapun, setelah darahku terjatuh ke buku ini, bukunya bersinar putih dan muncul tulisan di bukunya, namanya Teknik Darkness Domain.


Teknik ini sangatlah kuat, sampai-sampai tidak ada yang dapat menandinginya.


Saat menggunakan teknik ini, akan ada Medan kegelapan. Saat musuh berada di dalam medan kegelapan, kelima inderanya akan diblokir, dari indera penglihatan (mata), indera pendengar (telinga), Indera penciuman (hidung), Indera pengecap (lidah), dan indera peraba (kulit).


Jika telah berada di dalam medan kegelapan, maka kau hanya perlu menunggu kematianmu, bahkan jika kau menyerang menggunakan teknik terkuat, itu akan terkikis oleh kegelapan.


Teknik ini memiliki 3 tingkatan:


•Tingkat 1: Shadow Of Death. Selama ada bayangan, maka bayangan itu akan menjadi senjata pembunuh, entah itu bayangan sendiri, musuh, benda dan sebagainya. penggunanya juga bisa membuat kloning dirinya sendiri atau musuhnya sebanyak mungkin untuk digunakan sebagai senjata atau siasat. Pengguna juga dapat membuat klon sesuai imajinasinya.


•Tingkat 2: Black Fire. Api yang membakar segalanya dan tidak bisa dipadamkan oleh apapun. Hanya pengguna teknik ini yang hanya bisa memadamkannya. Saat menggunakan teknik ini akan mengorbankan indera penglihatan (mata), jadi tidak akan bisa melihat apapun, hanya bisa mengandalkan insting untuk bertarung.


•Tingkat 3: Moonlight Sword. Seperti namanya, teknik ini seperti sinar cahaya bulan di malam hari. Teknik ini sangat kuat dan mengerikan, bahkan bisa meratakan gunung dan menghancurkan kerajaan dalam sekali serang. Teknik ini hanya bisa digunakan di malam hari dengan cahaya bulan yang bersinar.


Aku mempelajari teknik tingkat 1 selama 10 tahun, teknik tingkat 2 selama 15 tahun dan teknik tingkat 3 selama 30 tahun. Aku mempelajari teknik ini di hutan monster, untuk membalaskan dendam keluargaku dan warga kerajaan Chu.


Setelah berhasil menguasai semuanya, aku keluar dari jurang itu dan hutan monster untuk balas dendam kepada mereka yang telah membunuh keluargaku dan yang menghancurkan kerajaan Chu.


Aku telah terbutakan oleh balas dendam dan amarah sehingga aku menjadi sesosok iblis, yang dipenuhi oleh kegelapan. Bahkan saat membunuh, aku tidak memiliki ego sama sekali.


Aku memulainya dari kerajaan Xi yang telah bersekutu dengan iblis dan siluman. Aku menyiksa semua manusia di kerajaan Xi selama 1 bulan dengan sangat kejam, menggunakan teknik pertama: Shadow of death.

__ADS_1


Selanjutnya aku pergi ke wilayah iblis dan siluman setelah mendapatkan informasi dari raja kerajaan Xi, siapa yang telah membunuh keluargaku. Aku membumi hanguskan seperempat wilayah iblis dan siluman, menggunakan teknik kedua dan ketiga.


__ADS_2