Reborn Into The Metaverse Martial Arts Game

Reborn Into The Metaverse Martial Arts Game
Chapter 36: Desa pemula di selatan


__ADS_3

Desa pemula bagian selatan.


Di desa pemula bagian selatan ini adalah desa pemula yang tidak ingin para player masuki dan tempati. Hanya sedikit para player baru yang memilih desa ini ketimbang desa pemula lainnya, karena desa ini sering kali diserang oleh monster, sehingga para player tidak ingin menempatinya.


Banyak player baru yang mati karena berada di desa pemula bagian selatan ini, karena tingkat kesulitan di desa pemula ini berbeda dengan desa-desa pemula yang lain. Bahkan ada yang memposting di internet, bahwa tidak akan ada seseorang yang dapat bertahan sehari saja di desa pemula bagian selatan ini.


Akan tetapi, berbeda dengan Chen Li yang telah berkali-kali berada di desa pemula ini, bahkan di desa ini sudah menjadi tempat ‘Bermain’ bagi Chen Li.


Pertama kali Chen Li bermain game metaverse martial art ini, dia dipindahkan ke desa pemula bagian timur karena dia sendiri yang memilihnya. Dia tidak tahu apapun tentang karakteristik desa pemula lainnya, okeh karena itu dia menganggap bahwa semua desa pemula itu sama. Namun, setelah seminggu dia bermain, dia menyadari bahwa desa pemula lainnya berbeda, terutama di esa pemula bagian selatan.


Karena dia sangat penasaran tentang desa pemula bagian selatan, dia pergi ke sana saat mendengar rumor bahwa di desa pemula ini sangatlah berbahaya. Dan sesampainya di sana, ternyata rumor itu sangatlah benar dan bahkan tidak dilebihkan-lebihkan sekalipun.


Player pemula lainnya yang telah berada di desa pemula bagian selatan ini duluan telah menyerah dan pergi ke desa pemula lain, sehingga hanya tersisa Chen Li sendiri yang berada di desa pemula bagian selatan ini.


Meskipun tingkat bertahan hidup hanya 1%, Chen Li dapat bertahan di desa pemula bagian selatan ini karena kegigihannya. Meskipun sering kali dia mati, dan levelnya tertinggal jauh dari player pemula lainnya, dia tetap terus berada di desa pemula bagian selatan ini dan terus menerus melawan monster yang tak terhitung jumlahnya.


Melawan monster, membunuh monster, di bunuh oleh monster, hidup kembali dan dibunuh lagi, sehingga dia memiliki pengalaman yang tidak dimiliki oleh player lain. Dia adalah player yang dapat bertahan hidup di desa pemula ini, yang kemungkinan bertahan hidup hanya 1%.


Setelah Chen Li menjadi yang terkuat di game metaverse martial art ini, para player mendengar rumor bahwa dia adalah player yang dapat bertahan hidup di desa pemula bagian selatan sendirian. Sehingga para player berbondong-bondong pindah ke desa pemula ini, tetapi Chen Li telah banyak membunuh monster di desa ini, dan monster yang menyerang desa pemula ini telah berkurang banyak.


Player lain yang berbondong-bondong ke sana, hanya mendapatkan sisa-sisa dari Chen Li, dan itu tidak beda jauh dari mendapatkan sampah.

__ADS_1


Banyak yang bertanya-tanya bagaimana Chen Li dapat bertahan hidup dan melawan monster yang tak terhitung jumlahnya di desa pemula ini yang dimana tingkat bertahan hidup hanya 1%, dan pada akhirnya tidak ada mengetahui bagaimana caranya. Padahal kegigihan Chen Li yang dapat bertahan hidup, dan tidak gampang menyerah, itulah cara bagaimana Chen Li bertahan.


Sehingga player sepakat bahwa yang dapat bertahan di desa pemula bagian selatan ini sebelum monster banyak berkurang, itu hanyalah Chen Li saja.


Kenapa setelah Chen Li bereinkarnasi tidak pergi ke desa pemula bagian selatan, tetapi kenapa malah pergi ke desa pemula bagian barat? Karena dia tidak ingin mati lagi, karena kali ini adalah kehidupan yang nyata, bukan bermain game yang dimana bisa berkali-kali hidup kembali. Dia meningkatkan level terlebih dahulu agar memiliki kekuatan untuk melawan monster-monster di desa pemula ini.


“Seperti yang aku kira. Monster-monster banyak berkeliaran di luar dan dalam desa, dan juga jumlahnya banyak. Pilihanku tepat untuk tidak datang ke desa pemula ini setelah bereinkarnasi,” Chen Li melihat monster-monster berada di desa pemula bagian selatan ini. Ada yang bertarung sesama monster, bahkan juga ada yang memakan sesamanya.


“Kenapa banyak sekali monster-monster disini!” jiwa Chu Ehuang yang melihatnya sontak terkejut. Dia tidak menyangka bahwa di desa itu akan menjadi sarang bagi monster.


Monster tidak memiliki kecerdasan, oleh karena itu monster mengandalkan insting buasnya. Meskipun siluman juga mengandalkan insting mirip seperti monster, tetapi siluman memiliki kecerdasan.


Tingkatan monster-monster yang berada di desa pemula ini lumayan tinggi, diantaranya adalah tingkat 5 dan 6 yang mendominasi desa pemula ini. Sehingga itu adalah penyebab susah untuk bertahan hidup di desa pemula ini. Namun, kali ini Chen Li telah kuat yang dimana dia telah hampir mencapai level 100, dan memiliki teknik-teknik peringkat tinggi. Jika Chen Li harus melawan monster tingkat 5 dan 6, maka dia harus siap penuh dengan luka dan sekarat, karena dia masih belum cukup untuk mengalahkan monster tingkat 5 keatas dengan level dan kultivasi yang tidak begitu tinggi.


“Grr!” salah satu monster tingkat 4 menyadari keberadaan Chen Li sehingga dia melirik kepadanya dan secara perlahan menghampirinya.


“Gawat!” Chen Li menyadari bahwa salah satu monster yang menghampiri dirinya, menyadari tentang keberadaannya, sehingga Chen Li dengan cepat menggunakan teknik ‘Disappear in the shadow’ agar monster itu tidak lagi menyadari tentang keberadaannya.


Setelah Chen Li menggunakan tekniknya untuk bersembunyi dari monster yang menghampirinya. Monster itu kebingungan, dia menoleh-noleh mencari Chen Li, tetapi dia tidak menemukan siapapun.


Karena monster itu telah pergi, Chen Li mulai berpindah-pindah dari bayangan ke bayangan lain. Dia sebelumnya menunggu monster itu karena dia mengira bahwa dengan insting monster itu, mungkin Chen Li akan ketahuan, meskipun dia telah memakai tekniknya itu.

__ADS_1


“Aku pikir aku akan ketahuan...” kata Chen Li sambil berpindah dari bayangan ke bayangan lainnya.


Meskipun di saat Chen Li bermain game, dan telah banyak menggunakan teknik ‘Disappear in the shadow’ dan tidak ada yang menyadari saat dirinya menghilang ke dalam bayangan. Namun, dia kali ini memastikannya lagi karena takut ada perubahan pada tekniknya itu. Ternyata masih tidak ada perubahan, sama seperti teknik di kehidupan sebelumnya saat bermain game metaverse martial art.


Chen Li telah sampai di dekat desa pemula, dia menyadari bahwa tidak ada yang berubah sama sekali, seperti di game, dari banyaknya monster, hancurnya desa dan perumahan, gerbang desa yang telah roboh, dan banyak lagi. Namun, satu hal yang berbeda, yaitu saat Chen Li menggunakan kesadaran spiritualnya, dia merasakan ada perasaan yang tidak mengenakkan di dalam desa.


Chen Li tidak tahu apa itu, karena ada banyak kabut di tempat yang berbeda itu. Sehingga kesadaran spiritualnya tidak dapat melihat dibalik kabutnya. Dia tidak menghiraukannya karena mengira bahwa itu akan menjadi sesuatu yang berbahaya dan tidak masuk akal, sama seperti dirinya yang tiba-tiba bereinkarnasi dan kesadaran spiritualnya telah menjangkau sejauh 1 kilometer.


“Chen Li, sebaiknya kamu jangan sekali-kali mendekati kabut itu,” kata jiwa Chu Ehuang yang juga merasakan perasaan berbahaya pada di balik kabut itu.


“Aku tahu. Tapi apakah kamu tahu apa yang berada di balik kabut itu?” tanya Chen Li kepada jiwa Chu Ehuang.


“Aku tidak tahu. Tetapi perasaanku mengatakan bahwa jangan mendekatinya. Ingatlah, kadang merasa tidak mengenakkan itu adalah sesuatu yang akan ada datangnya bahaya. Sebaiknya kamu bergerak dengan hati-hati,” kata jiwa Chu Ehuang.


...****************...


Ada apakah di balik kabut itu?


Apakah itu bahaya yang sedang mengintai Chen Li, atau malah sebaliknya?!


Jangan lupa LIKE, dan GIFT-nya yah...

__ADS_1


__ADS_2