
Chen Li melindungi kepalanya agar bebatuan yang berjatuhan tidak mengenai dirinya. Dia tidak tahu apa yang membuat suara itu begitu marah.
“Chen Li, cepatlah keluar dari goa ini!” kata jiwa Chu Ehuang.
Chen Li ingin pergi keluar, tapi tidak bisa karena getarannya sangatlah kuat hingga membuatnya terjatuh.
“Tadi Qi hitam dan putih, dan sekarang suara yang sangatlah marah. Apakah keberuntunganku memang sangatlah buruk!” kata Chen Li sambil melindungi kepalanya.
“Kenapa mereka berdua memilih dirimu...” kata suara itu.
Secara perlahan amarah suara itu mulai mulai mereda, dia mulai tenang karena hampir membuat goa itu roboh, dan membuat Chen Li akan tertimpa oleh bebatuan. Entah apa yang membuat suara itu marah kepada Chen Li. Sehingga hampir membuat Chen Li terbunuh.
Karena Chen Li tidak mengetahui apa yang membuat suara itu sampai marah terhadap dirinya, dia mulai memberanikan diri untuk bertanya, sehingga dia bisa mengetahui apa kesalahannya.
“Nona suara, apa yang membuat kamu marah-marah?”
Suara itu tidak mengatakan apapun, dia hanya terdiam karena sangat tidak menyetujui dengan apa yang dilakukan oleh Qi hitam dan putih.
Qi hitam dan putih itu adalah telur dari suara itu yang masih belum menetas, dia mengeluarkan Qi hitam dan putih karena karakteristik dari telurnya itu. Telur itu adalah telur yang hanya ada setiap seribu tahun sekali. Oleh karena itu, suara itu benar-benar ingin merawatnya dan membesarkannya hingga menjadi sesosok yang sangat kuat di dunia ini.
Namun, telur itu dicuri dan ditinggalkan di goa ini. Orang yang mencurinya ingin menjadikan telur itu sebagai budak sekaligus pelayannya karena telur itu akan menjadi sangat kuat di masa depan, tetapi karena ada kesadaran ibunya yang ditinggalkannya membuat orang itu tidak berani untuk menetaskannya, dan dia akhirnya pergi meninggalkan telur itu di goa ini dengan harapan agar ada seseorang yang menemukannya.
Dan yang menemukannya dan takdirnya tidak lain adalah Chen Li. Qi hitam yang sebelumnya tertarik dan merasuki Chen Li, karena dia memiliki Qi hitam juga pada tubuhnya yang dimana Qi itu didapat dari teknik darkness domain. Sedangkan Qi putih yang juga ikut merasukinya karena mereka berdua bersaudara, atau bisa disebut kembar.
Suara yang sebelumnya tidak mengucapkan sepatah katapun, dia kemudian mulai berkata, “Mungkin kaulah takdirnya, jadi tolong jaga mereka berdua.”
Dengan ekspresi kebingungan, Chen Li tidak tahu apa yang dimaksud menjaga mereka berdua, karena tidak ada siapapun di sekitarnya.
“Takdir? Menjaga mereka? Apa maksudmu?”
Angin dan Qi mulai berhembus berkumpul di satu tempat. Setelah beberapa saat, Qi itu membentuk seorang yang mirip seperti manusia, dan dia adalah suara itu. Dia memiliki telinga pada kepalanya, dan berwajah cantik, dibelakangnya terlihat ada sembilan ekor, kedelapan ekor itu panjang sedangkan ekor yang kesembilan pendek. Ekor kesembilan masih dalam tahap pertumbuhan, dan setelah tumbuh, ekor tersebut akan sejajar dengan ekor yang lain. Itu adalah seekor siluman dari ras rubah.
Siluman memiliki banyak ras, dari ras singa, harimau, beruang, rubah, dan masih banyak lagi. Setiap ras tidak akan bercampur dengan ras lain, mereka hanya bersama dengan sesama rasnya, kecuali dalam keadaan genting seperti berperang.
Chen Li tidak mengetahui bahwa Qi hitam dan putih itu adalah telur, oleh karena itu dia kebingungan. Kemudian rubah itu menjelaskan kepada Chen Li tentang Qi hitam dan putih, dia berkata, “Qi hitam dan putih itu adalah telurku. Mereka berdua merasuki tubuhmu karena mengakui dirimu sebagai tuannya.”
Tentu saja Chen Li terkejut bahwa Qi hitam dan putih itu adalah telur, dan juga mengakui dirinya sebagai tuannya, dia lalu berkata, “Ti-tidak mungkin, Qi hitam dan putih ini hanyalah Qi, sama seperti yang Qi-qi yang lain.”
Karena Chen Li tidak percaya terhadap rubah itu. Rubah itu menyuruh Chen Li untuk pergi ke batu itu, dan sesampainya Chen Li di batu, dia menyuruh Chen Li untuk mengalirkan Qi-nya pada batu itu, dan batu itu meledak.
“Boom!”
__ADS_1
Muncul dua telur yang terbang ke atas dengan berwarna hitam dan putih. Diluar telurnya sedikit mengalir Qi hitam dan putih yang tingginya sekitar 15cm. Dengan apa yang dilihatnya, tentu saja Chen Li percaya dengan apa yang dikatakan oleh suara itu.
“Benar-benar ada telur, dan kenapa telur itu berada di dalam batu. Ini benar-benar tidak masuk akal!”
“Wow~ benar-benar ada telur!” jiwa Chu terkagum melihatnya karena dia juga tidak menyangka bahwa akan ada telur dari dalam batu.
Rubah itu tidak bisa menemukan telurnya karena telur itu disegel di dalam batu sehingga rubah itu tidak dapa mendeteksi atau mengetahui ada dimana telurnya itu.
“Tolong perlakuan telurku dengan sangat baik.”
Rubah itu memohon kepada Chen Li untuk menjaga telurnya. Tentu saja dia tidak dapat melakukan apa-apa karena tidak dapat mengetahui dimana telurnya berada, dia hanya bisa memohon kepada Chen Li untuk menjaganya. Itu sama halnya perasaan seorang ibu terhadap anaknya.
Karena Qi hitam dan putih memilih Chen Li sebagai tuannya, maka mau tidak mau rubah itu harus setuju dan percaya kepada Chen Li karena itu adalah pilihan anak-anaknya.
“Siapa namamu?” tanya rubah itu.
“Namaku Chen Li,” jawab Chen Li
“Baiklah Chen Li, jika dimasa depan kita bertemu, aku akan memperlakukanmu dengan sangat baik, sama seperti kau memperlakukan anak-anakku!”
“Oke,” jawab singkat Chen Li.
“Sampai jumpa!” rubah itu tersenyum ringan kepada Chen Li sebelum dia menghilang.
[Ding!]
[Deskripsi quest: Goa ini dulunya ditinggali oleh ‘Seseorang’. Dia menyembunyikan Goa ini berharap agar suatu saat di temukan oleh takdirnya]
[Syarat penyelesaian: ]
[1. Carilah apa yang ditinggalkan oleh ‘seseorang’ yang dulunya tinggal disini(Selesai)]
[2. Ada orang lain yang menemukan goa ini terlebih dahulu, anda harus bertarung dan mengalahkannya agar harta yang ada didalam goa tidak diambil olehnya (Selesai)]
[Tingkat quest: SS ]
[Hadiah: Teknik Control peringkat F (Dapat ditingkatkan), Lightning sword bintang 5, Tungku alkimia bintang 4, Pil Naga tingkat 6 (Menengah), Pil penyembuh tingkat 4 (Rendah), 75.000 exp]
[Batas waktu: - ]
[Apakah anda ingin menyelesaikan quest dan menerima hadiahnya?]
__ADS_1
[Iya/Tidak]
Chen Li terkejut membaca teknik yang sebelumnya bertanda tanya, dan lalu dia berkata, “Teknik mengendalikan!”
“Jadi... itu hanya teknik peringkat rendah, tetapi kenapa bisa bertanda tanya?”
“Meskipun tekniknya dapat ditingkatkan, tetapi itu pasti hanya akan sampai pada peringkat E, dan tidak akan dapat ditingkatkan lagi,” Chen Li menganggap teknik control itu hanyalah teknik peringkat rendah tanpa mengetahui deskripsinya terlebih dahulu.
“Yah, setidaknya aku mendapatkan Pil tingkat 6,” Chen Li bersyukur karena mendapatkan pil tingkat 6.
Chen Li merasa kecewa terhadap teknik tingkat rendah itu, dia lalu menekan tombol [Iya] pada [Panel quest] didepannya.
[Ding!]
[Anda berhasil menyelesaikan Quest tingkat SS]
[Anda mendapatkan hadiah!]
[Ding! Anda mendapatkan Teknik Control peringkat F (Dapat ditingkatkan)]
[Nama: Teknik Control]
[Peringkat: F (Dapat ditingkatkan)]
[Deskripsi: Jangan lihat dari nama dan tingkatnya, teknik ini sangatlah luar biasa bila telah meningkat. Teknik ini dapat mengendalikan monster, siluman dan iblis. Ada kemungkinan dapat menangkap beberapa macam monster, siluman dan iblis. Jika teknik peringkatnya makin tinggi, maka kemungkinan berhasil menangkapnya jadi makin tinggi.]
[Catatan: Hanya dapat menangkap dua ekor dengan level dibawah 10, karena peringkatnya masih rendah. Seiring meningkatnya peringkat teknik control, maka level monster yang dapat dikendalikan akan meningkat. 0/2]
[Apakah anda ingin mempelajari teknik ini?]
[Iya/Tidak]
Chen Li bingung sekaligus terkejut terhadap deskripsi teknik Control, dan dia lalu berkata, “Bukankah teknik ini sangatlah luar biasa!”
“Bukankah dengan begini aku dapat menjadikan mereka budakku...”
“Tunggu, jika teknik ini diketahui banyak orang, maka ini akan menyebabkan kekacauan di dunia game ini!”
“Aku harus berhati-hati saat menggunakan teknik ini...” Chen Li menekan tombol [Iya] pada [Panel sistem] didepannya.
[Selamat anda telah mempelajari teknik Control peringkat F]
__ADS_1