Reborn Into The Metaverse Martial Arts Game

Reborn Into The Metaverse Martial Arts Game
Chapter 23: Tidak ada petunjuk


__ADS_3

“Che-Chen Li!!” teriak jiwa Chu Ehuang sambil menangis melihat Chen Li dirasuki oleh Qi hitam dan berteriak kesakitan.


Tubuh Chen Li sampai terbang karena dirasuki oleh Qi hitam itu. Qi hitam sampai-sampai menutupi tubuh Chen Li. Anggota tubuhnya tidak terlihat sedikitpun karena Qi hitam yang sangat pekat menutupi Chen Li sambil berteriak kesakitan.


“Aaaah!!”


“Sakit...”


Suara chen Li sedikit demi sedikit mulai menghilang, hingga menyisakan suara Qi hitam.


......................


Setelah beberapa saat. Qi hitam telah sepenuhnya merasuki tubuh Chen Li tanpa sisa sedikitpun.


Chen Li yang sebelumnya terbang, secara perlahan mulai turun ke bawah. Dia pingsan karena Qi hitam yang merasuki tubuhnya. Luka pada bagian luar dan dalam juga telah pulih sepenuhnya.


[Ding!]


[Tingkat kemahiran teknik Darkness domain mulai meningkat... 3%... 11%... 18%... 25%... 32%... 40%... 48%...]


[Tingkat kemahiran teknik darkness domain telah mencapai 48%]


[Lanjutan teknik darkness domain telah terbuka, Tingkat 1: Shadow of death]


“Chen Li apakah kau masih hidup... Huhu...” tangis jiwa Chu Ehuang sambil mengangkat kepala Chen Li dan menaruhnya di pangkuannya. Dia bisa memegang Chen Li karena Chen Li adalah pewaris teknik darkness domain, dan selain pewaris teknik darkness domain tidak akan ada yang bisa melihatnya ataupun menyentuhnya.


Jiwa Chu Ehuang berhenti menangis karena melihat Chen Li masih bernafas. Dia merasa lega karena Chen Li masih hidup. Karena dia hanya miliki Chen Li satu-satunya di dunia ini.


......................


Beberapa saat kemudian.


Chen Li secara perlahan mulai membuka matanya. Pertama kali dia lihat adalah wajah jiwa Chu Ehuang, karena Chen Li berada di pangkuannya jiwa Chu Ehuang.


“Apakah aku masih hidup...” kata Chen Li.


“Ya, kamu masih hidup,” kata jiwa Chu Ehuang.


“………”


“Sepertinya aku tidak jadi mati...” kata Chen Li sambil bercanda.


“Ya, kau tidak jadi- Dasar sialan! Kamu membuatku khawatir, aku pikir kamu akan mati!” kata jiwa Chu Ehuang sambil marah-marah kepada Chen Li.


“Eh, ah, ma-maaf,” Chen Li meminta maaf kepada jiwa Chu Ehuang karena membuatnya khawatir.


“Syukurlah. Aku pikir kamu benar-benar akan mati, huhuhu...” air mata jiwa Chu Ehuang mengalir karena bersyukur Chen Li masih hidup.


Chen Li bangun dari pangkuan jiwa Chu Ehuang untuk duduk agar dia dapat memahami apa yang telah terjadi pada dirinya. Dia lalu bertanya pada jiwa Chu Ehuang apa yang telah dilakukan oleh Qi hitam pada dirinya.

__ADS_1


Karena Chen Li tidak merasakan perasaan apapun selain kekuatannya yang meningkat. Dia juga tidak menyadari bahwa tingkat kemahiran teknik darkness domain telah mencapai 48%.


“Apa yang terjadi padaku saat dirasuki oleh Qi hitam?” tanya Chen Li kepada jiwa Chu Ehuang karena hanya dia satu-satunya yang menyaksikan apa yang telah terjadi padanya.


“Em... Saat kamu dirasuki oleh Qi hitam itu, kamu terbang dan kesakitan. Bahkan tubuhmu sampai tidak terlihat lagi karena Qi hitam yang sangat pekat. Qi hitam merasuki tubuhmu sampai tidak tersisa sedikitpun. Setelah itu kamu turun kebawah dan...”


“Dan apa?" tanya Chen Li karena penasaran.


“...Dan lukamu tiba-tiba sudah sembuh,” jawab jiwa Chu Ehuang.


“Hanya itu?” Chen Li bertanya lagi.


“Ya,” jawab jiwa Chu Ehuang dengan singkat.


Chen Li masih memikirkan tentang Qi hitam yang merasuki dirinya. Tapi dia tidak menemukan jawaban apapun, karena tidak ada hal aneh pada dirinya, kecuali dia bertambah kuat.


‘Apa yang terjadi padaku...’ pikir Chen Li.


Chen Li lalu melihat batu itu yang sebelumnya mengeluarkan Qi hitam dan putih. Kali ini batu itu hanya mengeluarkan Qi putih.


Qi putih juga semakin pekat, mulai mendekati Chen Li dan merasuki tubuhnya juga. Namun, Chen Li tidak merasakan sakit apapun, bahkan dia juga masih sadar.


“Eh, eh. Chen Li apakah kamu baik-baik saja?" tanya jiwa Chu Ehuang yang panik karena Chen Li di rasuki oleh Qi putih.


“Aku baik-baik saja. Ini tidak sakit sama sekali!” jawab Chen Li.


Qi putih terus menerus merasuki Chen Li sampai tidak tersisa sedikitpun.


......................


“Padahal Qi hitam dan putih yang merasuki tubuhku ini sangatlah kuat!”


“Biasanya pasti terjadi sesuatu...”


“Apakah memang tidak terjadi apa-apa pada tubuhmu, Chen Li?” tanya jiwa Chu Ehuang.


“Tidak,” jawab Chen Li dengan singkat.


Chen Li bingung dengan apa yang terjadi. Hanya Qi hitam yang membuat dirinya bertambah kuat, sedangkan Qi putih tidak memberi efek apapun.


Karena Chen Li merasa ada beberapa hal yang aneh. Dia berdiri dan berjalan menghampiri batu yang sebelumnya mengeluarkan Qi hitam dan putih.


Chen Li menyentuh, mengangkat dan mengelilingi batu itu. Tapi tidak terjadi sesuatu pada batunya, bahkan batu itu sama seperti batu pada umumnya.


“Ini benar-benar sangatlah aneh dan membingungkan!”


“Ya, kamu benar. Bukankah batu ini sebelumnya sangatlah kuat. Tapi kenapa sekarang batu ini tidak merespon apapun. Sama halnya seperti batu biasa.”


Chen Li dan jiwa Chu Ehuang masih menunggu dan memperhatikan batu itu, dia mengira mungkin akan terjadi sesuatu. Tapi setelah 1 jam dia menunggu, tidak terjadi apapun. Batu itu tetap seperti biasanya.

__ADS_1


“Aah! Apa yang sebenarnya Qi hitam dan putih itu lakukan pada tubuhku!” kata Chen Li sambil kesal terhadap Qi hitam dan putih yang telah merasuki dirinya.


“Karena tidak terjadi apapun lagi. Haruskah kita keluar dari Goa ini?” tanya jiwa Chu Ehuang.


“Ya, ayo keluar!” kata Chen Li sambil kesal.


Karena Chen Li kesal, dia lalu berbalik untuk pergi dari dalam goa ini. Setelah beberapa langkah, dia teringat dengan Quest-nya yang masih belum diselesaikan.


Ini adalah Quest tingkat tinggi yang dimana hadiahnya sangatlah besar. Bahkan teknik pada hadiah itu masih belum terungkap, yang dimana itu membuat Chen Li semakin ingin menyelesaikan Quest itu.


Chen Li masih belum menyelesaikan persyaratan yang pertama yaitu mencari apa yang ditinggalkan oleh seseorang itu. Dia terus mencari di dalam goa ini, dan berakhir tidak menemukan apapun. Bahkan dia juga tidak menemukan petunjuk tentang apa yang ditinggalkan oleh seseorang itu.


Hanya satu petunjuk yang dia temukan, yaitu batu dengan Qi hitam dan putih. Tapi setelah Qi hitam dan putih merasuki Chen Li, batu itu tidak mengeluarkan hal-hal aneh lagi, sama seperti sebelumnya.


“Didalam goa ini, hanya batu ini yang aneh. Selain batu ini tidak ada hal aneh lainnya. Apalagi pria yang telah mati itu, dia memasuki goa ini pasti ada sesuatu...”


“Oh iya, pria itu!" Chen Li menoleh kepada pria yang mati itu.


“Hm? Kenapa dengan pria yang telah mati itu?” tanya jiwa Chu Ehuang yang penasaran.


“Bukankah dia yang pertama kali menemukan goa ini. Jadi mungkin dia memiliki beberapa petunjuk,” jawab Chen Li.


“Hm... Benar juga ya,” kata jiwa Chu Ehuang.


Chen Li berjalan ke arah pria yang telah mati itu. Jiwa Chu Ehuang mengikutinya sambil gentayangan dari arah belakang Chen Li.


Pria itu tergeletak di tanah sambil berlumuran darah pada tubuhnya. Pedangnya masih berada pada tangan kanannya yang dimana pedang itu hanya tersisa gagangnya saja.


“Ugh...” Chen Li melihat pria yang mati dan berlumuran darah merasa ingin muntah.


Chen Li tidak pernah mengira bahwa pria yang penuh ambisi, berani dan semangat itu akan mati dengan sangat mengenaskan. Chen Li beruntung karena dirinya masih hidup berkat Qi hitam yang tidak menyerangnya. Namun, dia juga tidak tahu apakah Qi hitam dan putih yang merasuki tubuhnya itu adalah berkah atau kutukan.


Maka dari itu, Chen Li harus menyelesaikan Quest-nya untuk mengungkap tentang Qi hitam dan putih yang sepertinya terkait dengan Quest yang dijalankannya.


Chen Li menggeledah pria yang mati itu. Namun, dia tidak menemukan apapun pada pria itu.


“Padahal pria ini sangatlah kuat. Tapi dia tidak membawa apapun. Apakah memang tidak ada petunjuk apapun...” kata Chen Li sambil kesal.


“Sepertinya hanya Qi hitam dan putih itu yang hanya ada disini. Sebaiknya kita pergi keluar daripada membuang-buang waktu di goa ini!” kata jiwa Chu Ehuang. Dia tidak mengetahui tentang Quest Chen Li karena dia hanyalah seorang NPC.


‘Apakah memang harus pergi saja, dan meninggalkan Quest ini?’ pikir Chen Li.


‘Tidak. Ini adalah Quest yang tidak aku ketahui, jadi aku harus menyelesaikannya!’


Chen Li mencari-cari lagi disekitar goa agar menemukan petunjuk. Namun, hasilnya masih sama, dia tidak menemukan petunjuk apapun.


Setelah beberapa saat, tiba-tiba ada suara yang menggema di Goa.


“………”

__ADS_1


“Hm? Apa yang dilakukan seorang bocah disini...” kata suara itu. Suara itu adalah suara dari seorang wanita.


“Tunggu... Kenapa, Kenapa... bisa...,” suara itu sangatlah marah hingga goanya hampir roboh. Goanya bergetar seperti terjadi gempa bumi, bahkan tanah dan batu yang menempel di atas mulai berjatuhan.


__ADS_2