Reinkarnasi Menjadi Dewi Es

Reinkarnasi Menjadi Dewi Es
Episode 5


__ADS_3

Zhao terbangun dari mimpi nya. Ia keringat bercucuran di dahi nya. Zhao melihat ke sekeliling, Ia melihat pelayan Rao yang melihat nya dengan wajah khawatir.


"Tuan putri... Setelah meminum obat apakah Tuan putri sedikit lebih enak kan?" Tanya pelayan Rao.


"Hmmm... Tapi kurasa sakit nya bertambah.... uukkhh aku pusing kepala ku juga sakit... setidak nya aku bilang iya saja ya" Batin Zhao.


"Iya" Jawab Zhao.


"Syukurlah jika begitu Tuan putri" Ucap pelayan Rao lega.


"Oh ya , Tuan putri butuh apa? apa Tuan putri lapar? Atau saya baca kan cerita?" Ucap pelayan Rao.


"Ah, tidak perlu kak... Emm ya sudah , boleh antar aku bertemu ayah". Pinta Zhao.


"Dengan senang hati, Tuan putri". Ucap pelayan Rao tersenyum Zhao ikut tersenyum.


Mereka berjalan keluar kamar dan menuju tempat Raja Hao bekerja. Mereka tidak tahu pelayan Yan mengawasi mereka.


...<<<<<<<<<<•>>>>>>>>>>...


Sesampai nya di tempat kerja Raja Hao. Zhao duduk di sofa, dengan wajah nya yang pucat.


Jantung nya ber debar kencang.


"Ayah... Apakah sudah di ketahui siapa pelaku..."


Ucapan Zhao terpotong oleh ucapan ayah nya.


"Tidak perlu tahu.... lagi pula kau juga akan melakukan apa jika pelaku nya ketemu" Ucap Raja Hao.


"Astaga aku kan cuma tanya... Dasar!" Batin Zhao kesal.


"Eh.. iya juga ya" batin Zhao mengetahui ada sesuatu yang berbeda.


"Kak Rao , kak Jou di mana? Kenapa dari tadi tidak kelihatan?" Tanya Zhao.


"Ohh.. Kak Jou sedang ada urusan di keluarga nya" Jawab pelayan Rao.


"Ohh..." Ucap Zhao. Karena tak ingin banyak tanya Zhao hanya terdiam.

__ADS_1


"Tuan putri lapar tidak?" Tanya pelayan Rao.


"Tidak, terimakasih" Jawab Zhao.


...oooooooooo0oooooooooo...


Di sisi lain pelayan Yan mengendap endap masuk ke kamar Zhao. Ia membuka pintu lemari perlahan lahan dan mengambil perhiasan Zhao.


Tiba tiba ada salah satu pelayan yang sedang menyapu lantai di dekat kamar Zhao dan melihat pelayan Yan sedang membuka buka lemari Zhao.


"Yan! kau sedang apa!? Akan aku lapor kan jika kau membuka buka lemari Tuan putri!" Ancam pelayan tersebut.


"Hei , hei tenang lah, sini ku beri sesuatu" Ucap pelayan Yan. Pelayan tersenyum berjalan ke arah pelayan Yan.


pelayan tersebut tersenyum saat melihat perhiasan yang di pegang pelayan Yan.


"Ini untuk mu... Jaga rahasia ini ya!?" Ucap pelayan Yan.


"Oke... tenang saja aku akan menjaga rahasia ini... hehehe" Ucap pelayan tersebut, lalu pelayan Yan menyerah kan satu perhiasan milik Zhao.


Lalu pelayan tersebut kembali menyapu. Sedangkan pelayan Yan ke luar seperti tidak terjadi apa apa.


...********************...


"Hm" Jawab Raja Hao singkat.


"Kak Rao antar aku ke taman bunga!?" Pinta Zhao sembari tersenyum dengan wajah pucat nya.


"Baik Tuan putri" Jawab pelayan Rao tersenyum sedih melihat Zhao.


Sesampai nya di taman bunga, Zhao tidur an di karpet yang di siap kan di sana. Pelayan Rao memijat kaki Zhao. Zhao menatap ke awan.


Awan nya putih, dan langit nya yang biru. Cuaca nya juga cerah. Zhao mengangkat tangan nya , jari jari kecil nya berusaha menutupi matahari.


Zhao membayang kan ia bermain di atas awan. Dan bermain perahu di langit. Zhao mengantuk , Ia ketiduran. Pelayan Rao yang melihat nya membiar kan Zhao tidur di taman.


Karena jika di bawa ke kamar takut nya Zhao akan bangun. Pelayan Rao merasakan angin yang berhembus sepoi sepoi. Ia berpikir bahwa angin lah yang membuat Zhao ter tidur.


...(:)...

__ADS_1


Sore telah tiba. Pelayan Rao yang menunggu sore dengan tiduran di samping Zhao , kini membangunkan Zhao.


"Tuan putri..." Panggil pelayan Rao membangun kan Zhao.


"Engg" Zhao menggeliat.


"Loh aku tertidur di sini ya?" Tanya Zhao.


"Iya Tuan putri... Saya ingin memindah kan Tuan putri ke kamar , namun takut Tuan putri bangun" Jawab pelayan Rao tersenyum.


"Oh.. Terimakasih" Ucap Zhao.


"Tuan putri tidak perlu mandi dulu saja ya..."


Zhao mengangguk.


Setelah masuk ke istana , Zhao berpikir an untuk membaca buku.


"Kak Aku ingin membaca buku sebentar apa kah boleh?" Tanya Zhao.


"Baik saya akan mengantar Tuan putri ke ruang baca" Ucap pelayan Rao.


"Terimakasih kak"


"Sudah tugas saya Tuan putri"


Sesampai di ruang baca Zhao mengambil buku untuk belajar sihir.


" Kak Apa aku boleh belajar sihir?" Tanya Zhao.


"Maaf Tuan putri saya rasa bukan saya yang harus memutuskan nya" Jawab pelayan Rao tidak enak.


"Hmm."


Zhao mulai membuka halaman demi halaman. Ia menemukan 1 kertas dengan tulisan Yunani. Ia tidak bisa membaca nya.


"Kak kakak bisa tolong bacakan ini tidak?" Ucap Zhao.


"Saya bisa sedikit sedikit Tuan putri" Ucap pelayan Rao.

__ADS_1


^^^*Bersambung....^^^


Terimakasih.....


__ADS_2