Reinkarnasi Menjadi Dewi Es

Reinkarnasi Menjadi Dewi Es
Episode 8


__ADS_3

Pintu terbuka. Terlihat seorang pria masuk ke kamar Zhao. Pria tersebut tak lain adalah ayah nya.


"hidup sang surya kerajaan Polivin, Apa ada yang bisa saya bantu Yang Mulia?" Ucap pelayan Rao.


Zhao ber pura pura tidur.


"Kapan orang itu pergi? huh ganggu saja" Ucap Zhao dalam hati.


"Oh tidak ada" Ucap Raja Hao. Raja Hao kembali pergi.


Zhao tidak mau membuka mata nya lagi, Karena ia sudah ber pura pura tidur. Jika Zhao membuka mata nya sekarang, pelayan Rao akan bertanya tanya.


Zhao perlahan lahan mulai ter tidur di temani cerita yang di baca kan pelayan Rao.


Di dalam mimpi Zhao bertemu Naga, naga tersebut berwarna biru dan tubuh nya seperti terbuat dari kristal es.



( Gambar naga es )


"huh kenapa dewa memilih bocah ingusan seperti dia untuk menjadi pemilik ku?!" Ucap naga es Kesal.


"heh Naga Sialan memang nya siapa yang kau sebut bocah ingusan?" Ucap Zhao yang sama sama kesal nya.


"Kau, toh kau kan masih bocah. Dan jangan memanggil ku Naga sialan aku ini utusan dewa" Ucap Naga es sombong.


"Utusan dewa? Utusan dewa hahahaa kau bercanda ya?" Zhao tertawa mendengar nya.


"Tidak percaya ya sudah. Aku di kirim untuk menjadi pelindung mu alias kau jadi pemilik ku, tapi mana mungkin aku mau dengan bocah ingusan" Ucap Naga Es.


"Heh heh Naga es bodoh , aku ini hanya bereinkarnasi menjadi seorang bocah mengerti?"


"iya Aku nengerti, aku juga tidak bodoh tau. Aku bisa saja menghancur kan mu sekarang juga"


"Coba saja"

__ADS_1


"Sialannn!!!"


Grooaaaarrr


Grrrtt grrtt


"Eeh? dewa memasang pelindung di sekitar tubuh mu ya? huuuhh" Naga es jengkel.


"Jadi kenapa tidak menyerang ku wahai naga es yang agung?" Ucap Zhao dengan nada mengejek.


"Huh"


gooaarr gooaar gooaarr


Naga es melempar kan banyak serangan kepada Zhao. Tetapi mantra pelindung tersebut tidak pecah sedikit pun.


"Baiklah baiklah aku minta maaf" Ucap Naga es.


"Nah gitu, Oh ya siapa nama mu?" tanya Zhao.


"Zhao, Zhao Polivin" ucap Zhao tersenyum.


"Jadi Zu kau datang ke mimpi ku kenapa?" tanya Z h a o


"Dewa m e n y u r u h k u"


"ooh"


kriik kriik kriiik kriik kriik


"Jadi Gimana?" ucap Zhao memecah ke heningan.


"Mana ku t a h u" balas naga es.


"Oh iya kau punya....."

__ADS_1


*****


"Tuan putri sudah waktu nya bangun" Pelayan Rao membangun kan Zhao.


"Ah iya" Zhao terbangun , ia masih menguap beberapa kali.


"Tuan putri tidak perlu mandi dulu, Tuan putri belum sehat sepenuh nya" " maaf tuan putri saya balum bisa m e m b u k t i k a n bahwa yang salah adalah kak Yan" ucap Pelayan Rao.


"Saya akan mengambil kan makanan untuk tuan putri lalu tuan putri minum obat nya ya!?"


"iya"


"Kepala ku masih pusing sekali , badan ku sakit semua ukhh" ucap Zhao dalam Hati.


**beberapa hari setelah meminum obat yang di beri t a b i b ke ra ja aan.


"kenapa pusing ku bertambah*?" ucap Zhao dalam hati.


"Tuan putri tidak apa?"


"oh tidak aku tidak apa apa"


Zhao mulai kehilangan kesadaran , Zhao pingsan.


"Tuan Putri, tuan putri kenapa?!"Ucap pelayan Rao. Pelayan Rao berlari ke arah tempat kerja Raja Hao.


"hah hah hah Ya-Yang Mulia, Tuan Putri pingsan"


"aku kesana"


Se sampai di kamar Zhao. Raja Hao mengecek obat obat an nya. ia memasuk kan seperti sumpit dari perak. Saat sumpit tersebut di angkat. Raja Hao ter kejut karena sumpit perak tersebut sebagian jadi berwarna hitam.


"Panggil tabib yang kemarin!!!" Perintah Raja Hao.


"Racun nya ada di obat nya ternyata Sialan" gumam Raja Hao.

__ADS_1


^^^*Bersambungggg^^^


__ADS_2